Xiaomi Bakal Jadi Lawan Terberat BYD

Minggu, 06 Juli 2025 - 11:31 WIB
loading...
Xiaomi Bakal Jadi Lawan...
Xiaomi SU7 . FOTO/ SindoNews
A A A
BEIJING - Kehadiran Xiaomi YU7 akan menghantam keras perusahaan rintisan kendaraan listrik China termasuk BYD.

BACA JUGA - Xiaomi Berambisi Kuasai Pasar Merek Mobil Listrik China

Pada bulan April, produsen mobil yang berkantor pusat di Shenzhen meluncurkan SUV andalannya, yang disebut BYD Tang L.

Tang L RWD dilengkapi baterai blade LFP 100,5 kWh, yang mampu menyediakan jarak tempuh CLTC sejauh 670 km. Dilengkapi platform pengisian daya BYD 1000V, dan baterainya memiliki pengganda pengisian daya sebesar 8,4C.

BYD Tang L juga mendukung pengisian daya dual gun, yang memungkinkan Anda untuk mencolokkan dua kabel pengisian daya secara bersamaan (yang bukan hal baru dalam jajaran BYD ), sehingga memberikan tingkat pengisian daya maksimum 1000 kW . SUV ini dapat mengisi daya dari 10% hingga 70% dalam 6 menit dan dari 0 – 100% dalam 29,7 menit. Mobil ini juga dapat menempuh jarak 370 km CLTC dalam 5 menit.

Xiaomi YU7 memiliki baterai LFP 96,3 kWh dari CATL, yang menawarkan jarak tempuh CLTC sejauh 835 km. Baterai ini memiliki pengisian daya 800V, dan baterainya memiliki pengganda pengisian daya 5,2C. Baterai ini dapat diisi daya dari 10% hingga 80% dalam 21 menit dan menambah jarak tempuh sejauh 465 km dalam 15 menit.

Dalam hal pengemudian berbantuan, BYD Tang L dilengkapi sistem ADAS DiPilot 300 (God's Eye B) yang didukung oleh Nvidia Drive Orin X, yang menawarkan 254 TOPS (triliun operasi per detik).

Xiaomi YU7 dilengkapi dengan Xiaomi Assisted Driving Pro ADAS, yang didukung oleh Nvidia Drive AGX Thor dengan 700 TOP. Di atas kertas, Xiaomi adalah pemenangnya. Namun, banyak pengulas yang sangat diplomatis ketika berbicara tentang Xiaomi ADAS, dengan mengatakan bahwa masih ada ruang untuk perbaikan dan bahwa sistem ini cukup "konservatif". Pendapat favorit saya berasal dari pengulas mobil Sean dari Telescope, yang mengujinya pada SU7 Ultra, dan menggambarkannya sebagai "Hal terakhir yang Anda inginkan saat mengendarai mobil bertenaga 1500 hp adalah dibunyikan bip karena memperlambat lalu lintas. Dan hari ini, saya dibunyikan bip."
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Persoalan Dana Talangan...
Persoalan Dana Talangan Membebani Industri Otomotif China
Teknologi Chery Super...
Teknologi Chery Super Hybrid Bikin Biaya Mobilitas hanya Rp13 Ribuan Sehari
JAECOO Catat 20.000...
JAECOO Catat 20.000 Pengiriman J5 EV di Indonesia, Ini Target Selanjutnya
Fakta Baru Pasar Mobil...
Fakta Baru Pasar Mobil Eropa: Mobil Bensin Turun, EV dan Merek China Melesat
Skoda Kodiaq RS 6 Habis...
Skoda Kodiaq RS 6 Habis Terjual dalam Waktu 6 Menit, Apa Keistimewaanya?
Standar Keselamatan...
Standar Keselamatan Kendaraan Listrik Baru China Lebih Ketat!
Menguji Performa BYD...
Menguji Performa BYD M6 DM Terabas Jalanan Ibu Kota Jateng hingga Tol Semarang-Salatiga
Janji Tesla 10 Tahun...
Janji Tesla 10 Tahun Lalu Diwujudkan Xiaomi: Robot Charger EV Otomatis
Huawei, Oppo, vivo,...
Huawei, Oppo, vivo, Xiaomi, dan Honor Dituduh Contek Teknologi iPhone
Rekomendasi
Jatuhkan Denda ke 97...
Jatuhkan Denda ke 97 Pindar, Putusan KPPU Dinilai Tidak Sah
Dampak Pembiayaan PNM...
Dampak Pembiayaan PNM Diakui, Kini Melayani 23 Juta Nasabah Perempuan Prasejahtera
Mencicipi Lima Abad...
Mencicipi Lima Abad Jakarta dari Meja Makan, Warisan Kuliner Peranakan di Kota Tua
Berita Terkini
Mau Beli Mobil Baru...
Mau Beli Mobil Baru atau Bekas? OLX Kini Sediakan Keduanya dalam Satu Platform
Persoalan Dana Talangan...
Persoalan Dana Talangan Membebani Industri Otomotif China
Mengemudikan Mobil Manual...
Mengemudikan Mobil Manual Lebih Menyehatkan Otak Dibandingkan Otomatis
Mantan Karyawan Apple...
Mantan Karyawan Apple dan Audi Kembangkan Kendaraan Listrik Terinspirasi dari Armada Bulan
Toyota dan Nissan Sebut...
Toyota dan Nissan Sebut Mobil yang Diproduksi di AS Berkualitas Lebih Rendah dari Jepang
Minat Mobil Bekas Menurun,...
Minat Mobil Bekas Menurun, Opsi Pilihan Mobil Baru Naik
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved