Nissan Akan Jualan Mobil dari Pabriknya di China Tahun Depan
Senin, 07 Juli 2025 - 23:20 WIB
loading...
A
A
A
Perangkat lunak otomotif N7 menggunakan teknologi AI dari perusahaan-perusahaan China. Untuk memfasilitasi ekspor, Nissan perlu mengubah spesifikasi perangkat lunak karena adanya pembatasan pada produk AI buatan China di beberapa negara. Untuk mengembangkan perangkat lunak bagi pasar ekspor, Nissan telah berinvestasi di IAT Automobile Technology, pengembang asal China.
China telah menjadi yang terdepan dalam elektrifikasi otomotif, dan Nissan yakin bahwa kendaraan listrik dengan harga kompetitif yang diproduksi di China akan menarik pesanan dari luar negeri.
Selain itu, Nissan berencana untuk memperkenalkan kendaraan listrik dan kendaraan hibrida plug-in lainnya di pasar China, termasuk truk pikap listrik pertamanya pada akhir tahun ini.
Kesulitan Nissan saat ini sebagian disebabkan oleh penundaan peluncuran model baru. Pada bulan Mei, perusahaan meluncurkan rencana pemulihan bisnis yang mencakup pemutusan hubungan kerja 20.000 orang dan menggabungkan 17 pabrik menjadi 10.
Perusahaan juga berupaya membangun sistem pasokan yang optimal, memposisikan kendaraan listrik sebagai produk inti untuk masa depan.
China telah menjadi yang terdepan dalam elektrifikasi otomotif, dan Nissan yakin bahwa kendaraan listrik dengan harga kompetitif yang diproduksi di China akan menarik pesanan dari luar negeri.
Selain itu, Nissan berencana untuk memperkenalkan kendaraan listrik dan kendaraan hibrida plug-in lainnya di pasar China, termasuk truk pikap listrik pertamanya pada akhir tahun ini.
Kesulitan Nissan saat ini sebagian disebabkan oleh penundaan peluncuran model baru. Pada bulan Mei, perusahaan meluncurkan rencana pemulihan bisnis yang mencakup pemutusan hubungan kerja 20.000 orang dan menggabungkan 17 pabrik menjadi 10.
Perusahaan juga berupaya membangun sistem pasokan yang optimal, memposisikan kendaraan listrik sebagai produk inti untuk masa depan.
(wbs)
Lihat Juga :