MG Kenalkan Mobil Listrik Murah Pertama di Dunia dengan Baterai Semi-Solid
Senin, 21 Juli 2025 - 10:11 WIB
loading...
MG Kenalkan Mobil Listrik Murah Pertama di Dunia. FOTO/ CNC
A
A
A
BEIJING - Pada acara media yang digelar pada 17 Juli, General Manager Divisi Merek MG, Chen Cui, mengonfirmasi bahwa versi terbaru MG4 akan menjadi mobil listrik murah pertama di dunia yang menggunakan teknologi baterai semi-solid.
BACA JUGA - Viral Pemilik MG 4 EV Tak Boleh Cas Mobil di Diler, Ini Penjelasan MG Indonesia
Teknologi baterai semi-solid merupakan inovasi yang sebelumnya hanya digunakan pada model konsep atau kendaraan berperforma tinggi.
Baterai ini dipasok oleh QingTao Energy dan hanya mengandung 5 persen elektrolit cair. Menurut MG, baterai ini telah lulus berbagai uji keamanan termasuk uji penetrasi 360 derajat dan mampu menawarkan jarak tempuh 537 km menurut standar CLTC.
Kerapatan energinya mencapai 180 Wh/kg. Lebih lanjut, dalam cuaca dingin sekitar -7°C, baterai ini mempertahankan kapasitas 13,8 persen lebih banyak daripada baterai LFP konvensional.
MG4 terbaru diperkirakan akan dibanderol antara 80.000 hingga 120.000 yuan (sekitar RM51.400 hingga RM77.100), bersaing ketat dengan pesaing utamanya di segmen mobil listrik kompak, BYD Dolphin.
Chen juga menyatakan bahwa jika MG4 dibanderol dengan harga yang sama dengan Dolphin, tidak ada alasan bagi konsumen untuk tidak memilih model dari MG.
Secara mekanis, MG4 menggunakan baterai 70 kWh yang menggerakkan motor listrik 120 kW yang terletak di gardan belakang, menjadikannya model berpenggerak roda belakang (RWD).
Sebagai perbandingan, BYD Dolphin hadir dengan penggerak roda depan dan motor 70 kW untuk varian dasar, sementara varian yang lebih tinggi mendapatkan unit 150 kW – membuat MG4 sedikit lebih unggul dalam hal dinamika berkendara dan performa.
MG4 baru ini juga lebih besar dari pendahulunya dan pesaing terdekatnya. Mobil ini memiliki panjang 4.395 mm dan lebar 1.842 mm, dengan jarak sumbu roda 2.750 mm.
Dengan dimensi ini, model ini menawarkan keunggulan dalam hal ruang kabin dan kapasitas kargo dibandingkan dengan BYD Dolphin yang lebih pendek dan ramping.
Interiornya juga mendapatkan peningkatan signifikan dengan diperkenalkannya sistem kokpit MG×Oppo, hasil kolaborasi antara MG dan Oppo, yang mengintegrasikan fungsi ponsel pintar ke dalam antarmuka mobil.
Selain itu, mobil ini juga mendukung perintah suara, navigasi menggunakan gestur tangan, dan sinkronisasi aplikasi seluler.
Produksi model ini telah dimulai di pabrik SAIC di Nanjing menjelang peluncuran resminya pada 5 Agustus.
BACA JUGA - Viral Pemilik MG 4 EV Tak Boleh Cas Mobil di Diler, Ini Penjelasan MG Indonesia
Teknologi baterai semi-solid merupakan inovasi yang sebelumnya hanya digunakan pada model konsep atau kendaraan berperforma tinggi.
Baterai ini dipasok oleh QingTao Energy dan hanya mengandung 5 persen elektrolit cair. Menurut MG, baterai ini telah lulus berbagai uji keamanan termasuk uji penetrasi 360 derajat dan mampu menawarkan jarak tempuh 537 km menurut standar CLTC.
Kerapatan energinya mencapai 180 Wh/kg. Lebih lanjut, dalam cuaca dingin sekitar -7°C, baterai ini mempertahankan kapasitas 13,8 persen lebih banyak daripada baterai LFP konvensional.
MG4 terbaru diperkirakan akan dibanderol antara 80.000 hingga 120.000 yuan (sekitar RM51.400 hingga RM77.100), bersaing ketat dengan pesaing utamanya di segmen mobil listrik kompak, BYD Dolphin.
Chen juga menyatakan bahwa jika MG4 dibanderol dengan harga yang sama dengan Dolphin, tidak ada alasan bagi konsumen untuk tidak memilih model dari MG.
Secara mekanis, MG4 menggunakan baterai 70 kWh yang menggerakkan motor listrik 120 kW yang terletak di gardan belakang, menjadikannya model berpenggerak roda belakang (RWD).
Sebagai perbandingan, BYD Dolphin hadir dengan penggerak roda depan dan motor 70 kW untuk varian dasar, sementara varian yang lebih tinggi mendapatkan unit 150 kW – membuat MG4 sedikit lebih unggul dalam hal dinamika berkendara dan performa.
MG4 baru ini juga lebih besar dari pendahulunya dan pesaing terdekatnya. Mobil ini memiliki panjang 4.395 mm dan lebar 1.842 mm, dengan jarak sumbu roda 2.750 mm.
Dengan dimensi ini, model ini menawarkan keunggulan dalam hal ruang kabin dan kapasitas kargo dibandingkan dengan BYD Dolphin yang lebih pendek dan ramping.
Interiornya juga mendapatkan peningkatan signifikan dengan diperkenalkannya sistem kokpit MG×Oppo, hasil kolaborasi antara MG dan Oppo, yang mengintegrasikan fungsi ponsel pintar ke dalam antarmuka mobil.
Selain itu, mobil ini juga mendukung perintah suara, navigasi menggunakan gestur tangan, dan sinkronisasi aplikasi seluler.
Produksi model ini telah dimulai di pabrik SAIC di Nanjing menjelang peluncuran resminya pada 5 Agustus.
(wbs)
Lihat Juga :