Mencari Bintang di Ujung Barat Indonesia: Misi Toyota Menanam DNA Kepemimpinan dan Inovasi di Tanah Rencong
Sabtu, 09 Agustus 2025 - 13:17 WIB
loading...
Program TEY secara proaktif akan memburu talenta-talenta tersembunyi di seluruh pelosok negeri, memberikan mereka panggung, pendampingan, dan kesempatan yang setara untuk bersinar. Foto: TMMIN
A
A
A
ACEH - Di ujung paling barat Nusantara, di tanah yang kaya akan sejarah dan semangat, sebuah misi penting tengah berlangsung. Ini bukan sekadar kunjungan biasa. Tapi sebuah pencarian. Pencarian akan bintang-bintang masa depan Indonesia, yang tersebar dari ruang-ruang kelas di Banda Aceh hingga ke sekolah di titik nol kilometer, Pulau Weh.
Pekan ini, Toyota Indonesia menjejakkan kaki di Nanggroe Aceh Darussalam, membawa dua agenda besar yang berfokus pada satu tujuan: menanamkan benih kepemimpinan unggul dan menyalakan api inovasi lingkungan di kalangan generasi muda.
Resep itu dikenal sebagai Toyota Production System (TPS), sebuah filosofi kerja untuk mencapai efisiensi dan kualitas tingkat dewa dengan meminimalkan pemborosan.
Di USK, resep ini tidak hanya diajarkan sebagai teori. Toyota telah membangun sebuah "dapur simulasi" canggih bernama Lean Manufacturing Laboratory (LML), satu dari hanya 10 yang ada di Indonesia. Di sinilah para mahasiswa bisa merasakan langsung bagaimana DNA Toyota bekerja.
“TPS adalah sistem produksi asli yang dikembangkan oleh Toyota untuk mencapai produksi yang efisien dan berkualitas. Laboratorium ini merupakan bagian dari inisiatif kami, didukung dengan pelatihan dosen dan kurikulum, agar mahasiswa tidak hanya paham teori, tetapi siap terjun ke industri dengan pola pikir perbaikan berkelanjutan,” ungkap Nandi Julyanto di hadapan para mahasiswa.
Tak hanya itu, Nandi juga membagikan 7 Nilai Utama Kepemimpinan Toyota: Integritas, Visioner, Menghargai, Kepemilikan, Inovatif, Kerja Sama, dan yang paling unik, keberanian untuk Mengutarakan Berita Buruk Lebih Dulu.
“Secara keseluruhan, 7 Nilai Utama ini memberikan kerangka kerja yang kuat untuk kepemimpinan. Nilai-nilai ini membantu menciptakan budaya perusahaan yang positif dan mendorong inovasi,” tegasnya.
Berlayar ke Titik Nol: Perburuan Ide Cemerlang Dimulai
Misi pencarian bintang tidak berhenti di kampus. Perjalanan berlanjut menyeberangi lautan, menuju SMAN 2 Sabang di Pulau Weh—pulau terluar di ujung barat Indonesia. Di sinilah babak baru program legendaris Toyota Eco Youth (TEY) diluncurkan dengan semangat yang lebih membara: “TEY Mencari Bintang.”
Selama ini, kompetisi inovasi lingkungan sering kali hanya riuh di kota-kota besar. Namun, Toyota percaya bahwa ide-ide paling cemerlang justru bisa lahir dari tempat-tempat yang paling dekat dengan alam, termasuk di wilayah 3T (terpencil, terluar, dan terdepan).
“TEY Mencari Bintang bukan sekadar kompetisi, tetapi sebuah gerakan edukatif yang mengajak para pelajar sebagai agen perubahan di lingkungannya,” ujar Nandi Julyanto dengan penuh semangat di hadapan siswa-siswi SMAN 2 Sabang.
Program ini secara proaktif akan "memburu" talenta-talenta tersembunyi di seluruh pelosok negeri, memberikan mereka panggung, pendampingan, dan kesempatan yang setara untuk bersinar. Para siswa disuguhi video-video inspiratif dari para pemenang TEY sebelumnya, membuktikan bahwa ide sederhana dari halaman sekolah bisa membawa perubahanbesar.
Pekan ini, Toyota Indonesia menjejakkan kaki di Nanggroe Aceh Darussalam, membawa dua agenda besar yang berfokus pada satu tujuan: menanamkan benih kepemimpinan unggul dan menyalakan api inovasi lingkungan di kalangan generasi muda.
Di Jantung Kampus: Membedah 'Resep Rahasia' Raksasa Otomotif
Suasana di Universitas Syiah Kuala (USK) terasa berbeda. Ratusan pasang mata mahasiswa tertuju pada satu sosok di atas panggung: Nandi Julyanto, Presiden Direktur PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN). Ia tidak sedang menjual mobil, melainkan membagikan sesuatu yang jauh lebih berharga: "resep rahasia" yang menjadikan Toyota pemimpin global.Resep itu dikenal sebagai Toyota Production System (TPS), sebuah filosofi kerja untuk mencapai efisiensi dan kualitas tingkat dewa dengan meminimalkan pemborosan.
Di USK, resep ini tidak hanya diajarkan sebagai teori. Toyota telah membangun sebuah "dapur simulasi" canggih bernama Lean Manufacturing Laboratory (LML), satu dari hanya 10 yang ada di Indonesia. Di sinilah para mahasiswa bisa merasakan langsung bagaimana DNA Toyota bekerja.
“TPS adalah sistem produksi asli yang dikembangkan oleh Toyota untuk mencapai produksi yang efisien dan berkualitas. Laboratorium ini merupakan bagian dari inisiatif kami, didukung dengan pelatihan dosen dan kurikulum, agar mahasiswa tidak hanya paham teori, tetapi siap terjun ke industri dengan pola pikir perbaikan berkelanjutan,” ungkap Nandi Julyanto di hadapan para mahasiswa.
Tak hanya itu, Nandi juga membagikan 7 Nilai Utama Kepemimpinan Toyota: Integritas, Visioner, Menghargai, Kepemilikan, Inovatif, Kerja Sama, dan yang paling unik, keberanian untuk Mengutarakan Berita Buruk Lebih Dulu.
“Secara keseluruhan, 7 Nilai Utama ini memberikan kerangka kerja yang kuat untuk kepemimpinan. Nilai-nilai ini membantu menciptakan budaya perusahaan yang positif dan mendorong inovasi,” tegasnya.
Berlayar ke Titik Nol: Perburuan Ide Cemerlang Dimulai
![Mencari Bintang di Ujung Barat Indonesia: Misi Toyota Menanam DNA Kepemimpinan dan Inovasi di Tanah Rencong]()
Misi pencarian bintang tidak berhenti di kampus. Perjalanan berlanjut menyeberangi lautan, menuju SMAN 2 Sabang di Pulau Weh—pulau terluar di ujung barat Indonesia. Di sinilah babak baru program legendaris Toyota Eco Youth (TEY) diluncurkan dengan semangat yang lebih membara: “TEY Mencari Bintang.”
Selama ini, kompetisi inovasi lingkungan sering kali hanya riuh di kota-kota besar. Namun, Toyota percaya bahwa ide-ide paling cemerlang justru bisa lahir dari tempat-tempat yang paling dekat dengan alam, termasuk di wilayah 3T (terpencil, terluar, dan terdepan).
“TEY Mencari Bintang bukan sekadar kompetisi, tetapi sebuah gerakan edukatif yang mengajak para pelajar sebagai agen perubahan di lingkungannya,” ujar Nandi Julyanto dengan penuh semangat di hadapan siswa-siswi SMAN 2 Sabang.
Program ini secara proaktif akan "memburu" talenta-talenta tersembunyi di seluruh pelosok negeri, memberikan mereka panggung, pendampingan, dan kesempatan yang setara untuk bersinar. Para siswa disuguhi video-video inspiratif dari para pemenang TEY sebelumnya, membuktikan bahwa ide sederhana dari halaman sekolah bisa membawa perubahanbesar.
(dan)
Lihat Juga :