Biaya Kepemilikan Wuling New Air ev, Ternyata Ramah Kantong!
Sabtu, 09 Agustus 2025 - 11:14 WIB
loading...
Wuling Air ev. Foto/ SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Mobil listrik semakin populer di Indonesia, salah satunya Wuling New Air ev. Biaya kepemilikan Mobil listrik Wuling New Air ev lebih terjangkau dibanding mobil konvensional, membuatnya jadi pilihan cerdas.
Pemerintah memberikan berbagai kemudahan, seperti pajak rendah, untuk mendukung kendaraan listrik. Biaya kepemilikan mobil listrik Wuling New Air ev pun semakin ekonomis dengan adanya kebijakan ini.
Dengan konsumsi listrik yang efisien, Wuling Air ev mampu menempuh jarak jauh dengan biaya minimal. Biaya kepemilikan mobil listrik Wuling New Air ev termasuk salah satu yang termurah di kelasnya.
Biaya Pengisian Daya Listrik
Wuling New Air ev memiliki efisiensi energi yang baik, dengan jarak tempuh 200–300 km per pengisian penuh, tergantung varian. Biaya listrik per kilometer diperkirakan Rp 118–Rp 150/km, jauh lebih murah dibanding BBM konvensional.
Untuk pengisian daya penuh (300 km), biayanya sekitar Rp45.000 (asumsi tarif listrik Rp 1.700/kWh). Dalam setahun, estimasi biaya pengisian daya mencapai Rp4,4 juta, jauh lebih hemat dibanding mobil bensin.
Biaya Pajak Kendaraan
Pemerintah memberikan insentif pajak untuk mobil listrik, termasuk PKB 0% di beberapa daerah. Di Jakarta, biaya PKB sekitar Rp 388.500, sementara di luar Jakarta bisa lebih murah atau bahkan gratis.
Keunggulan Wuling New Air ev
1. Harga yang Terjangkau, Sesuai untuk Pembeli Pemula
Wuling New Air ev tersedia dalam dua varian, yaitu:
Jangkauan Lite Standar (200 km): Rp 184 jutaan
Jangkauan Lite dan Pro Long range (300 km): Rp 195 – 252 jutaan.
Harga ini menjadikan New Air ev sebagai pilihan yang menarik meskipun dibandingkan dengan mobil LCGC bensin.
2. Cocok untuk Perkotaan
Dengan ukuran kecil, kendaraan ini sangat ideal untuk diparkir di jalan sempit, lingkungan rumah yang padat, hingga pusat perbelanjaan kota. Kendaraan ini menjadi pilihan populer bagi kalangan muda, pengemudi ojek online EV, serta ibu rumah tangga yang membutuhkan mobil yang praktis untuk penggunaan sehari-hari.
3. Biaya Pengisian Tenaga Listrik yang Hemat
Mengisi ulang baterai New Air ev memerlukan biaya sekitar Rp 20.000 hingga Rp 30.000 menggunakan listrik rumah lewat fasilitas home charging. Bandingkan dengan mobil bensin yang membutuhkan ratusan ribu rupiah setiap minggu.
4. Teknologi yang Mudah Digunakan
Memiliki fitur-fitur seperti keyless entry, layar sentuh ganda, perintah suara dalam Bahasa Indonesia, serta sistem vehicle monitoring system yang memudahkan melihat status kendaraan melalui ponsel pintar.
5. Tampilan yang Khas dan Terkini
Desain dua pintu khas mobil Jepang membuat Wuling New Air ev tampil menonjol dan menarik perhatian saat berada di jalan raya. Tersedia dalam berbagai pilihan warna cerah kekinian yang menarik.
Banyak pengguna yang membagikan pengalaman baik, terutama dari segi kemudahan penggunaan, kenyamanan, serta biaya operasional yang sangat murah.
Wuling New Air ev bukan sekadar mobil, melainkan jawaban atas kebutuhan mobilitas di masa depan yang sudah tersedia saat ini.
Sesuai untuk kamu yang tinggal di kota besar dan membutuhkan kendaraan yang efisien, hemat, serta tidak menghasilkan emisi. Jika tren ini terus berlanjut, tidak menutup kemungkinan New Air ev akan menjadi simbol kendaraan listrik di Indonesia.
Pemerintah memberikan berbagai kemudahan, seperti pajak rendah, untuk mendukung kendaraan listrik. Biaya kepemilikan mobil listrik Wuling New Air ev pun semakin ekonomis dengan adanya kebijakan ini.
Dengan konsumsi listrik yang efisien, Wuling Air ev mampu menempuh jarak jauh dengan biaya minimal. Biaya kepemilikan mobil listrik Wuling New Air ev termasuk salah satu yang termurah di kelasnya.
Biaya Pengisian Daya Listrik
Wuling New Air ev memiliki efisiensi energi yang baik, dengan jarak tempuh 200–300 km per pengisian penuh, tergantung varian. Biaya listrik per kilometer diperkirakan Rp 118–Rp 150/km, jauh lebih murah dibanding BBM konvensional.
Untuk pengisian daya penuh (300 km), biayanya sekitar Rp45.000 (asumsi tarif listrik Rp 1.700/kWh). Dalam setahun, estimasi biaya pengisian daya mencapai Rp4,4 juta, jauh lebih hemat dibanding mobil bensin.
Biaya Pajak Kendaraan
Pemerintah memberikan insentif pajak untuk mobil listrik, termasuk PKB 0% di beberapa daerah. Di Jakarta, biaya PKB sekitar Rp 388.500, sementara di luar Jakarta bisa lebih murah atau bahkan gratis.
Keunggulan Wuling New Air ev
1. Harga yang Terjangkau, Sesuai untuk Pembeli Pemula
Wuling New Air ev tersedia dalam dua varian, yaitu:
Jangkauan Lite Standar (200 km): Rp 184 jutaan
Jangkauan Lite dan Pro Long range (300 km): Rp 195 – 252 jutaan.
Harga ini menjadikan New Air ev sebagai pilihan yang menarik meskipun dibandingkan dengan mobil LCGC bensin.
2. Cocok untuk Perkotaan
Dengan ukuran kecil, kendaraan ini sangat ideal untuk diparkir di jalan sempit, lingkungan rumah yang padat, hingga pusat perbelanjaan kota. Kendaraan ini menjadi pilihan populer bagi kalangan muda, pengemudi ojek online EV, serta ibu rumah tangga yang membutuhkan mobil yang praktis untuk penggunaan sehari-hari.
3. Biaya Pengisian Tenaga Listrik yang Hemat
Mengisi ulang baterai New Air ev memerlukan biaya sekitar Rp 20.000 hingga Rp 30.000 menggunakan listrik rumah lewat fasilitas home charging. Bandingkan dengan mobil bensin yang membutuhkan ratusan ribu rupiah setiap minggu.
4. Teknologi yang Mudah Digunakan
Memiliki fitur-fitur seperti keyless entry, layar sentuh ganda, perintah suara dalam Bahasa Indonesia, serta sistem vehicle monitoring system yang memudahkan melihat status kendaraan melalui ponsel pintar.
5. Tampilan yang Khas dan Terkini
Desain dua pintu khas mobil Jepang membuat Wuling New Air ev tampil menonjol dan menarik perhatian saat berada di jalan raya. Tersedia dalam berbagai pilihan warna cerah kekinian yang menarik.
Banyak pengguna yang membagikan pengalaman baik, terutama dari segi kemudahan penggunaan, kenyamanan, serta biaya operasional yang sangat murah.
Wuling New Air ev bukan sekadar mobil, melainkan jawaban atas kebutuhan mobilitas di masa depan yang sudah tersedia saat ini.
Sesuai untuk kamu yang tinggal di kota besar dan membutuhkan kendaraan yang efisien, hemat, serta tidak menghasilkan emisi. Jika tren ini terus berlanjut, tidak menutup kemungkinan New Air ev akan menjadi simbol kendaraan listrik di Indonesia.
(wbs)
Lihat Juga :