Ironi Solusi Polusi: SPKLU Mobil Listrik Ternyata Sembunyikan Bom Waktu Debu Berbahaya
Jum'at, 22 Agustus 2025 - 12:53 WIB
loading...
A
A
A
Puncaknya bisa mencapai: 200 µg/m³ pada titik terdekat dengan unit pengisi daya.
Angka ini menunjukkan bahwa di area mikro sekitar SPKLU, tingkat polusi partikel halus bisa jauh lebih tinggi daripada sumber polusi tradisional di sekitarnya.
Kipas inilah yang bertindak seperti penyedot debu raksasa, mengaduk dan menyemburkan kembali partikel-partikel halus yang sudah mengendap di tanah ke udara, tepat di tempat para pengguna mobil listrik berdiri menunggu.
Dr. Michael Jerrett, salah satu peneliti studi tersebut, memberikan peringatan keras mengenai bahayanya.
"Partikel-partikel ini sangat kecil, mereka bisa menyelinap ke dalam paru-paru dan bahkan masuk ke aliran darah, berpotensi menyebabkan masalah serius, seperti pada jantung atau saluran pernapasan," tegasnya.
Angka ini menunjukkan bahwa di area mikro sekitar SPKLU, tingkat polusi partikel halus bisa jauh lebih tinggi daripada sumber polusi tradisional di sekitarnya.
Musuh dalam Selimut: Kipas Pendingin
Lantas, dari mana datangnya debu berbahaya ini? Jawabannya ternyata sangat mekanis. Proses pengisian daya super cepat menghasilkan panas yang luar biasa, sehingga unit SPKLU membutuhkan kipas pendingin yang sangat kuat.Kipas inilah yang bertindak seperti penyedot debu raksasa, mengaduk dan menyemburkan kembali partikel-partikel halus yang sudah mengendap di tanah ke udara, tepat di tempat para pengguna mobil listrik berdiri menunggu.
Dr. Michael Jerrett, salah satu peneliti studi tersebut, memberikan peringatan keras mengenai bahayanya.
"Partikel-partikel ini sangat kecil, mereka bisa menyelinap ke dalam paru-paru dan bahkan masuk ke aliran darah, berpotensi menyebabkan masalah serius, seperti pada jantung atau saluran pernapasan," tegasnya.
Lihat Juga :