Saat Penjualan Mobil Baru Tidak Tumbuh, Pedagang Mobkas Justru Tawarkan Garansi 5 Tahun!

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 14:00 WIB
loading...
Saat Penjualan Mobil...
Mobil bekas tidak lagi jadi pilihan terpaksa, tapi pilihan cerdas di kondisi ekonomi seperti ini. Foto: Sindonews/Muhamad Fadli Ramadan
A A A
BSD - Ada anomali di jantung industri otomotif Indonesia. Di saat showroom mobil baru terasa sepi dengan penjualan yang anjlok 10,1%, arena jual beli mobil bekas justru sedang berpesta pora, tumbuh subur hingga 10% pada semester pertama 2025.

Fenomena ini adalah cerminan paling jujur dari realita ekonomi bangsa. Mimpi memiliki mobil baru kini semakin terasa seperti kemewahan yang tak terjangkau.

Namun, di tengah kelesuan ini, para pemain cerdas di pasar mobil bekas tidak hanya berpangku tangan; mereka melancarkan sebuah revolusi baru yang siap mengubah total persepsi publik tentang mobil "second".

'Penyakit' Pasar Mobil Baru

Mengapa pasar mobil baru begitu lesu darah? Sekretaris Umum Gaikindo, Kukuh Kumara, memaparkan diagnosisnya dengan gamblang. Beban ekonomi yang berat memaksa konsumen kelas menengah—tulang punggung utama penjualan—untuk mencari alternatif.

“Kalau mau beli (mobil baru), ekonominya juga lagi berat. Mereka pilihannya jadi mobil bekas. Satu, mobil bekas kan nggak ada BBNKB (Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor),” ujar Kukuh di Jakarta, Senin (25/8).

Pernyataan ini menggarisbawahi dua "penyakit" utama: daya beli yang melemah dan harga mobil baru yang terasa semakin mahal akibat beban pajak.

Obat Cerdas dari Para Pedagang 'Bekas'
Saat Penjualan Mobil Baru Tidak Tumbuh, Pedagang Mobkas Justru Tawarkan Garansi 5 Tahun!

Di tengah penyakit ini, para pedagang mobil bekas justru datang membawa obat. Mereka tidak lagi hanya menjual mobil, tetapi juga menjual sebuah komoditas yang paling dicari oleh pembeli: ketenangan pikiran.

Focus Motor, salah satu pemain besar yang baru saja membuka showroom raksasa baru di Tangerang, meluncurkan sebuah gebrakan yang belum pernah ada sebelumnya di Indonesia: garansi 5 tahun untuk mobil bekas.

“Kami yakin inovasi garansi lima tahun ini akan menjadi game changer di industri mobil bekas,” ujar Agustinus, Chief Executive Officer Focus Motor Group, di Tangerang, Rabu (27/8).

Ini adalah langkah yang berani dan strategis. Selama ini, momok terbesar membeli mobil bekas adalah ketakutan akan mendapatkan "kucing dalam karung"—mobil dengan kerusakan tersembunyi yang biayanya bisa lebih mahal dari harga mobil itu sendiri.

Dengan menawarkan garansi jangka panjang yang bahkan menyaingi garansi mobil baru, mereka secara efektif menghapus ketakutan tersebut.

Di Balik Janji Garansi 5 Tahun

Tentu, janji sebesar ini harus didukung oleh fondasi yang kuat. Azka, Chief Operating Officer Focus Motor Group, membongkar rahasia di balik keberanian mereka.

“Sebelum kita jual sudah melakukan pemeriksaan pada 151 titik, makanya kita berani kasih garansi 5 tahun. Ini bukan hanya tentang menjual mobil, tapi juga tentang membangun kepercayaan,” ujar Azka.

Langkah ini mengubah total proposisi nilai. Mobil bekas tidak lagi dipandang sebagai pilihan "terpaksa", melainkan sebagai pilihan cerdas yang didukung oleh jaminan kualitas yang serius.

Perang Baru Telah Dimulai

Pada akhirnya, anomali di pasar otomotif ini adalah awal dari perang baru. Bukan lagi perang antara merek mobil, melainkan perang antara pengalaman membeli mobil baru versus pengalaman membeli mobil bekas.

Di saat pasar mobil baru terasa semakin arogan dengan harga yang tinggi dan proses yang rumit, pasar mobil bekas kini tampil lebih rendah hati, lebih cerdas, dan lebih berempati terhadap kecemasankonsumen.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Densu Jadi Wajah Baru...
Densu Jadi Wajah Baru Caroline.id, Strategi Kepercayaan di Tengah Pasar Mobil Bekas yang Makin Sengit
Mau Beli Mobil Baru...
Mau Beli Mobil Baru atau Bekas? OLX Kini Sediakan Keduanya dalam Satu Platform
Rayakan 10 Tahun, Otospector...
Rayakan 10 Tahun, Otospector Luncurkan Otos.id: Ribuan Mobil Bekas Bergaransi 1 Tahun.
Harga Suzuki XL7 Bekas...
Harga Suzuki XL7 Bekas Masih Stabil, Bisa Jadi Pilihan Menarik untuk Keluarga
Bisa Perpanjang SIM...
Bisa Perpanjang SIM dan STNK, ACC Carnival Hadir di Samarinda
Wuling Confero Bekas...
Wuling Confero Bekas Mulai Rp70 Jutaan, Alternatif MPV Keluarga Tahun Muda
MUF Hadirkan MOBEX 2026,...
MUF Hadirkan MOBEX 2026, Bursa Mobil Bekas dengan Akses Digital
Kolaborasi Pelaku Industri,...
Kolaborasi Pelaku Industri, Mitra Bisnis dan Konsumen Perkuat Ekosistem Otomotif
MUF Gelar Mobil Bekas...
MUF Gelar Mobil Bekas Expo Jelang Lebaran, Catat Tanggalnya
Rekomendasi
UI Kembangkan RehatPod,...
UI Kembangkan RehatPod, Solusi Isi Ulang Energi bagi Masyarakat Urban
Gen Z Berekspresi, 510...
Gen Z Berekspresi, 510 STUDIOS Bawa Tren Self-Photo ke Lampung Selatan
Substitute Wife of the...
Substitute Wife of the Tycoon Tayang di V+Short, Microdrama China yang Penuh Intrik Keluarga
Berita Terkini
Rapor Penjualan Wuling...
Rapor Penjualan Wuling 1 Dekade Terakhir, Mampukah Aira Mengembalikan Takhta?
Tesla Cybercab, Mobil...
Tesla Cybercab, Mobil Listrik Tanpa Setir Mulai Mengaspal
Perempuan Indonesia...
Perempuan Indonesia 27 Tahun Jadi Sopir Bus di Jepang: Bagaimana Ia Lolos Seleksi Ketat Tokyu Bus?
Modifikator Indonesia...
Modifikator Indonesia Ini Dapat Penghargaan Tertinggi IMI, Ini Sosoknya!
Ironi Polestar: Dirakit...
Ironi Polestar: Dirakit di Amerika, tapi Tetap Dilarang Karena Software China
Hyundai Hadirkan Powertrain...
Hyundai Hadirkan Powertrain Lengkap di GIIAS 2026
Infografis
Penjualan Mobil Murah...
Penjualan Mobil Murah LCGC Anjlok, Daya Beli Kelas Menengah Terancam?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved