Lama Vakum, Merek Otomotif China Ini Siap Luncurkan Mobil EV Tercepat di Dunia
Minggu, 31 Agustus 2025 - 15:25 WIB
loading...
Mobil tercepat di dunia. FOTO/ CNET
A
A
A
BEIJING - Produsen otomotif China semakin berani menantang merek-merek Barat dalam hal performa kecepatan dalam beberapa tahun terakhir.
Yang terbaru adalah nama yang cukup mengejutkan, sebuah perusahaan peralatan rumah tangga yang terkenal dengan produk penyedot debunya, Dreame Technology, kini berniat memproduksi mobil tercepat di dunia.
Dreame, yang dijuluki "Apple of China", didirikan pada tahun 2017 dan sejauh ini menawarkan serangkaian produk seperti penyedot debu nirkabel, robotika, pembersih udara, pengering rambut, mesin pemotong rumput robotik, dan pembersih kolam renang otomatis.
Meskipun dikenal di sektor peralatan listrik rumah tangga, perusahaan ini telah memperluas pengaruhnya ke Amerika Serikat dan pasar internasional lainnya.
Dalam pernyataan resmi di media sosial Tiongkok, Dreame mengumumkan pembentukan divisi otomotifnya, Dreame Auto, dengan tujuan menantang nama-nama besar seperti Bugatti dan Koenigsegg.
Berbeda dengan Xiaomi atau Huawei yang memulai dengan kendaraan pintar sehari-hari, Dreame terus menyasar segmen hiper-eksklusif.
Meskipun mungkin terdengar terlalu berani, Dreame sebenarnya tidak memulai dari nol. Dengan memanfaatkan ekosistem rantai pasokan kendaraan listrik Tiongkok yang matang, perusahaan ini berpotensi bermitra dengan pemasok atau produsen otomotif yang sudah ada.
Hingga saat ini, Dreame telah mengajukan lebih dari 6.000 paten, beberapa di antaranya terkait dengan teknologi otomotif. Bahkan, unit otomotif barunya dilaporkan mempekerjakan sekitar 1.000 orang, termasuk para ahli dari industri otomotif.
Menurut laporan media Tiongkok, mobil hiper-listrik ini diperkirakan akan diperkenalkan paling cepat pada tahun 2027. Teaser resminya menampilkan siluet bergaya Bugatti, tetapi belum jelas apakah desain tersebut mewakili model aslinya.
Untuk menempatkan tujuan Dreame dalam konteksnya, rekor kecepatan kendaraan produksi resmi saat ini dipegang oleh SSC Tuatara dengan kecepatan 474,8 km/jam (295 mph) pada tahun 2022.
Bugatti Chiron Super Sport 300+ juga mencatat kecepatan 490,48 km/jam, tetapi tidak diakui karena tidak diuji dalam dua arah.
Pada bulan Agustus 2025, rekor EV dipecahkan oleh BYD YangWang U9 Track Edition, yang mencapai 472,41 km/jam, melampaui Rimac Nevera.
Para pesaing masa depan juga menanti. Koenigsegg, Hennessey, dan Bugatti masing-masing sedang mengembangkan proyek baru dengan tujuan menembus batas kecepatan 500 km/jam.
Bagi Dreame, upaya ini dianggap sebagai langkah besar keluar dari zona nyaman mereka. Apakah mereka benar-benar dapat bersaing dengan raksasa hypercar dunia masih harus dilihat, tetapi proyek ini jelas menunjukkan keyakinan Tiongkok dalam mengangkat merek lokal ke panggung global.
Yang terbaru adalah nama yang cukup mengejutkan, sebuah perusahaan peralatan rumah tangga yang terkenal dengan produk penyedot debunya, Dreame Technology, kini berniat memproduksi mobil tercepat di dunia.
Dreame, yang dijuluki "Apple of China", didirikan pada tahun 2017 dan sejauh ini menawarkan serangkaian produk seperti penyedot debu nirkabel, robotika, pembersih udara, pengering rambut, mesin pemotong rumput robotik, dan pembersih kolam renang otomatis.
Meskipun dikenal di sektor peralatan listrik rumah tangga, perusahaan ini telah memperluas pengaruhnya ke Amerika Serikat dan pasar internasional lainnya.
Dalam pernyataan resmi di media sosial Tiongkok, Dreame mengumumkan pembentukan divisi otomotifnya, Dreame Auto, dengan tujuan menantang nama-nama besar seperti Bugatti dan Koenigsegg.
Berbeda dengan Xiaomi atau Huawei yang memulai dengan kendaraan pintar sehari-hari, Dreame terus menyasar segmen hiper-eksklusif.
Meskipun mungkin terdengar terlalu berani, Dreame sebenarnya tidak memulai dari nol. Dengan memanfaatkan ekosistem rantai pasokan kendaraan listrik Tiongkok yang matang, perusahaan ini berpotensi bermitra dengan pemasok atau produsen otomotif yang sudah ada.
Hingga saat ini, Dreame telah mengajukan lebih dari 6.000 paten, beberapa di antaranya terkait dengan teknologi otomotif. Bahkan, unit otomotif barunya dilaporkan mempekerjakan sekitar 1.000 orang, termasuk para ahli dari industri otomotif.
Menurut laporan media Tiongkok, mobil hiper-listrik ini diperkirakan akan diperkenalkan paling cepat pada tahun 2027. Teaser resminya menampilkan siluet bergaya Bugatti, tetapi belum jelas apakah desain tersebut mewakili model aslinya.
Untuk menempatkan tujuan Dreame dalam konteksnya, rekor kecepatan kendaraan produksi resmi saat ini dipegang oleh SSC Tuatara dengan kecepatan 474,8 km/jam (295 mph) pada tahun 2022.
Bugatti Chiron Super Sport 300+ juga mencatat kecepatan 490,48 km/jam, tetapi tidak diakui karena tidak diuji dalam dua arah.
Pada bulan Agustus 2025, rekor EV dipecahkan oleh BYD YangWang U9 Track Edition, yang mencapai 472,41 km/jam, melampaui Rimac Nevera.
Para pesaing masa depan juga menanti. Koenigsegg, Hennessey, dan Bugatti masing-masing sedang mengembangkan proyek baru dengan tujuan menembus batas kecepatan 500 km/jam.
Bagi Dreame, upaya ini dianggap sebagai langkah besar keluar dari zona nyaman mereka. Apakah mereka benar-benar dapat bersaing dengan raksasa hypercar dunia masih harus dilihat, tetapi proyek ini jelas menunjukkan keyakinan Tiongkok dalam mengangkat merek lokal ke panggung global.
(wbs)
Lihat Juga :