Hyundai Memproduksi Kulit Sintentis dari Tumbuhan Mirip dengan Aslinya
Selasa, 02 September 2025 - 09:24 WIB
loading...
Hyundai memproduksi kulit. FOTO/ CARSCOOPS
A
A
A
SEOUL - Hyundai CRADLE menjalin kemitraan strategis dengan perusahaan rintisan biomaterial yang berbasis di New York, untuk memproduksi kulit sintetis berbahan dasar tumbuhan khusus untuk interior mobil.
Material ini unik karena bahan-bahan dari biji-bijian seperti gandum, kedelai, dan jagung diproses untuk meniru struktur fibril kulit hewan, selain memberikan tekstur alami dan menarik tanpa membunuh hewan.
Produk ini juga mengeluarkan aroma kulit asli, fitur yang jarang ditemukan pada kebanyakan alternatif kulit buatan.
Menurut laporan, penggunaan kulit berbahan dasar tumbuhan ini menghasilkan jejak karbon hingga 95% lebih rendah, konsumsi air berkurang hingga 89%, dan konsumsi energi berkurang hingga 71% dibandingkan dengan kulit biasa.
Semua ini dicapai tanpa mengorbankan tekstur, daya tahan, dan kualitas mewah yang dibutuhkan pada interior mobil.
Uncaged Innovations memproduksi material mereka menggunakan BioFuze, sebuah platform teknologi yang menggabungkan protein biji-bijian dengan elemen tumbuhan lain untuk meniru kolagen, protein utama pada kulit hewan.
Material ini tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga menggunakan pewarna berbasis kulit biji kopi, sehingga meminimalkan penggunaan bahan kimia berbahaya.
Wakil Presiden Senior Hyundai CRADLE, Brendon Kim, mengatakan bahwa kolaborasi ini menunjukkan komitmen Hyundai terhadap inovasi berkelanjutan. Menurutnya, material Uncaged tidak hanya ramah lingkungan tetapi juga memenuhi standar kinerja interior otomotif yang tinggi.
CEO Uncaged Innovations, Stephanie Downs, menggambarkan Hyundai sebagai mitra ideal untuk mengembangkan teknologi ini ke tingkat komersial yang masih relevan di industri otomotif.
Material ini unik karena bahan-bahan dari biji-bijian seperti gandum, kedelai, dan jagung diproses untuk meniru struktur fibril kulit hewan, selain memberikan tekstur alami dan menarik tanpa membunuh hewan.
Produk ini juga mengeluarkan aroma kulit asli, fitur yang jarang ditemukan pada kebanyakan alternatif kulit buatan.
Menurut laporan, penggunaan kulit berbahan dasar tumbuhan ini menghasilkan jejak karbon hingga 95% lebih rendah, konsumsi air berkurang hingga 89%, dan konsumsi energi berkurang hingga 71% dibandingkan dengan kulit biasa.
Semua ini dicapai tanpa mengorbankan tekstur, daya tahan, dan kualitas mewah yang dibutuhkan pada interior mobil.
Uncaged Innovations memproduksi material mereka menggunakan BioFuze, sebuah platform teknologi yang menggabungkan protein biji-bijian dengan elemen tumbuhan lain untuk meniru kolagen, protein utama pada kulit hewan.
Material ini tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga menggunakan pewarna berbasis kulit biji kopi, sehingga meminimalkan penggunaan bahan kimia berbahaya.
Wakil Presiden Senior Hyundai CRADLE, Brendon Kim, mengatakan bahwa kolaborasi ini menunjukkan komitmen Hyundai terhadap inovasi berkelanjutan. Menurutnya, material Uncaged tidak hanya ramah lingkungan tetapi juga memenuhi standar kinerja interior otomotif yang tinggi.
CEO Uncaged Innovations, Stephanie Downs, menggambarkan Hyundai sebagai mitra ideal untuk mengembangkan teknologi ini ke tingkat komersial yang masih relevan di industri otomotif.
(wbs)
Lihat Juga :