Naga Merah di Karpet Merah: Simbol Kekuatan di Balik Limosin Rp12 Miliar yang Menjemput Presiden Prabowo

Senin, 08 September 2025 - 08:58 WIB
loading...
Naga Merah di Karpet...
Presiden Prabowo Subianto menaiki limosin seharga Rp12 miliar saat bertandang ke Beijing. Foto: dok Sindonews
A A A
CHINA - Di tengah kemegahan parade militer peringatan 80 tahun pemerintahan China, pemandangan mencuri perhatian dunia. Bukan hanya derap langkah prajurit atau raungan jet tempur, melainkan sebuah sedan hitam legam yang meluncur anggun di atas karpet merah Lapangan Tiananmen, Beijing.

Di dalamnya duduk Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Mobil itu bukan sembarang kendaraan mewah; ia adalah Hongqi L5, sang "Naga Merah" China, simbol kekuatan dan prestise yang harganya bisa menembus Rp12 miliar.
Momen ini, yang disiarkan langsung oleh Viory, bukanlah sekadar fasilitas protokoler. Pemilihan Hongqi L5—mobil dinas yang identik dengan Presiden Xi Jinping—adalah sebuah pesan diplomasi yang kuat.

Dengan bendera Indonesia dan China berkibar gagah di kedua sisinya, mobil ini seolah menjadi panggung berjalan yang merefleksikan kedekatan kedua negara.

Ini bukan kali pertama Prabowo merasakan kemewahan limosin ini; pada kunjungan sebelumnya di April 2024, saat masih menjabat Menteri Pertahanan, ia juga dijemput dengan kendaraan yang sama.

Benteng Berjalan Buatan China
Naga Merah di Karpet Merah: Simbol Kekuatan di Balik Limosin Rp12 Miliar yang Menjemput Presiden Prabowo

Menurut Carnewschina, Hongqi (yang berarti "Bendera Merah") adalah mahkota dari BUMN otomotif FAW Group, yang lahir untuk melayani para petinggi Partai Komunis. Kini, merek ini telah berevolusi, dengan L-series sebagai kasta tertingginya—dikhususkan bagi pejabat negara dan pebisnis kelas kakap.

Desain Hongqi L5 adalah sebuah penghormatan pada sejarah. Gayanya yang retro, dengan lampu depan bulat dan gril krom persegi panjang, mengingatkan pada limusin kenegaraan legendaris, Hongqi CA770.

Setiap detailnya sarat makna: garis merah di atas kap mesin adalah simbol bendera, sementara logo tulisan China di bagian belakang diklaim sebagai tulisan tangan Mao Zedong.

Secara dimensi, mobil ini adalah raksasa. Dengan panjang 5.980 mm, lebar 2.090 mm, dan tinggi 1.710 mm, ia lebih panjang 411 mm dibandingkan Mercedes-Maybach S-Class, namun ironisnya hanya dirancang untuk menampung empat orang demi kenyamanan maksimal.

Di balik kap mesinnya yang megah, bersemayam mesin V8 4.000cc berkode CA8GV40T-03 yang mampu memuntahkan tenaga sebesar 387 hp, mendorong monster seberat ini hingga kecepatan puncak 220 km/jam.

Harga untuk memiliki simbol kekuatan ini pun fantastis. Harga dasarnya dimulai dari 5.000.000 yuan (sekitar Rp10,7 miliar).

Namun, untuk model dengan spesifikasi penuh seperti yang ditumpangi Presiden Prabowo, harganya diperkirakan bisa melambung hingga lebih dari Rp12 miliar. Sebuah mahar yang pantas untuk sebuah pernyataan kekuatan di panggungglobal.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Merek-merek China Menguasai...
Merek-merek China Menguasai Sepertiga Penjualan PHEV di Eropa
Mau Beli iCAR V23? Jangan...
Mau Beli iCAR V23? Jangan Salah Pilih, Ini Bedanya Varian X RWD, Y RWD, dan ZiWD
Mobil Listrik China...
Mobil Listrik China Meningkatkan Tekanan Persaingan Global
China Targetkan 1,6...
China Targetkan 1,6 Juta Truk Listrik pada Tahun 2030
Geely Pamer Performa...
Geely Pamer Performa dan Inovasi di Sirkuit Mandalika, Begini Sensasinya
Huawei dan Chery Ungkap...
Huawei dan Chery Ungkap Identitas Mantan Desainer Ferrari di Balik Luxeed RX
Polemik Londo Ireng,...
Polemik Londo Ireng, IJTI Minta Presiden Hindari Diksi yang Bisa Beri Label Negatif bagi Profesi Jurnalis
Prabowo Tegaskan Dukungan...
Prabowo Tegaskan Dukungan untuk Palestina Tak Bisa Ditawar!
Sebut 108 UU Perlu Diubah,...
Sebut 108 UU Perlu Diubah, Cak Imin: Omnibus Law Ciptaker hingga Agraria
Rekomendasi
PLN EPI Perluas Kemitraan...
PLN EPI Perluas Kemitraan Global Bangun Rantai Pasok Hidrogen Hijau
Polemik Londo Ireng,...
Polemik Londo Ireng, IJTI Minta Presiden Hindari Diksi yang Bisa Beri Label Negatif bagi Profesi Jurnalis
Ekonomi Restoratif Digagas...
Ekonomi Restoratif Digagas Jadi Jembatan Pembangunan Hijau Berkelanjutan
Berita Terkini
Ducati Tidak Tertarik...
Ducati Tidak Tertarik dengan Reli Dakar, Ini Alasannya
Motor Listrik Jarak...
Motor Listrik Jarak Jauh Berdesain Agresif dan Teknologi Pintar Diluncurkan
Merek-merek China Menguasai...
Merek-merek China Menguasai Sepertiga Penjualan PHEV di Eropa
Mau Beli iCAR V23? Jangan...
Mau Beli iCAR V23? Jangan Salah Pilih, Ini Bedanya Varian X RWD, Y RWD, dan ZiWD
Penjualan Turun 60%,...
Penjualan Turun 60%, Honda Belum Menyerah Hadapi Mobil China
Hyundai IONIQ 6 N Mencatat...
Hyundai IONIQ 6 N Mencatat Waktu 7 Menit 35,42 Detik di Nurburgring
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved