Baterai Solid State Bakal Jadi Standar Tertinggi Mobil Listrik: China Berlari, Barat dan Jepang Baru Pemanasan
Senin, 08 September 2025 - 14:00 WIB
loading...
A
A
A

1. Nio ET7/ET5: Pada akhir 2023, pendiri Nio, William Li, secara dramatis mengendarai sedan ET7 sejauh lebih dari 1.044 kilometer dalam sekali cas di tengah suhu dingin yang ekstrem. Mobil itu ditenagai baterai semi-solid-state 150 kWh dengan kepadatan energi 360 Wh/kg. Uniknya, baterai ini bisa disewa harian oleh pemilik Nio, memungkinkan mereka menggunakan baterai standar untuk harian dan menukarnya dengan baterai canggih ini untuk perjalanan jauh.
.jpg)
2. IM Motors L6: Merek mewah dari raksasa otomotif SAIC Motors ini menantang Tesla Model 3 dengan teknologi superior. Varian tertingginya dibekali baterai semi-solid-state 133 kWh yang mampu menempuh jarak lebih dari 1.000 km. Dengan arsitektur 900-volt, ia bisa menambah jarak tempuh 400 km hanya dalam 12 menit pengisian daya. Harganya pun kompetitif, berkisar antara 230.000 hingga 330.000 yuan (sekitar Rp 575 juta - Rp 825 juta).

3. MG4: Merek Inggris yang dimiliki SAIC ini siap meluncurkan mobil listrik massal pertama dengan baterai semi-solid-state tahun ini. Harganya sangat terjangkau, antara 73.800 hingga 105.800 yuan (sekitar Rp 184 juta - Rp 264 juta), membuktikan bahwa teknologi ini tidak lagi eksklusif untuk mobil mewah.

4. Voyah Passion: Merek premium dari Dongfeng Motor ini sudah meluncurkan sedan dengan baterai semi-solid-state 82 kWh sejak 2023, yang mampu menempuh jarak 580 km. Harganya berada di kisaran 322.900 hingga 432.000 yuan (sekitar Rp 807 juta - Rp 1,08 miliar).
Respons dari Barat: Purwarupa di Garasi Raksasa
Sementara China sudah menjual mobilnya, para raksasa otomotif Barat baru memasuki tahap "pemanasan" dengan purwarupa canggih yang dijadwalkan untuk diuji coba tahun depan.
1. Mercedes-Benz EQS (Demo): Bekerja sama dengan Factorial Energy, Mercedes telah memamerkan prototipe EQS dengan baterai semi-solid-state yang diklaim mampu meningkatkan jangkauan hingga 25% tanpa menambah ukuran atau berat baterai.

2. Dodge Charger Daytona EV (Demo): Induk perusahaan Dodge, Stellantis, juga bekerja sama dengan Factorial untuk menguji baterai dengan kepadatan energi 375 Wh/kg yang dapat mengisi daya dari 15-90% dalam 18 menit.
Lihat Juga :