Setelah Uji Coba Cas di Rumah, Yamaha Kini Bertaruh pada Sistem Tukar Baterai di Tangan Para Ojol
Sabtu, 13 September 2025 - 13:19 WIB
loading...
A
A
A
Mereka menyerahkan motor-motor listriknya ke tangan para "ksatria jalanan" ibu kota: para mitra pengemudi ojek online (ride sharing).
Kini, pendekatan itu seolah dievaluasi ulang. Satoshi Takagi, Direktur PT Yamaha Indonesia Motor Mfg. (YIMM), mengonfirmasi pergeseran fokus ini.
"Oleh sebab itu, setelah sukses melakukan uji kendara dengan EV model E01 yang memiliki mekanisme fix battery beberapa waktu lalu, saat ini Yamaha memasuki fase kedua pengujian EV dengan menggunakan model swap battery," kata Takagi dalam keterangan resminya.
Dari E01 ke Era 'Tukar Guling' Baterai
Langkah ini menandai sebuah pivot strategis yang sangat menarik dari Yamaha. Fase pertama riset mereka, yang melibatkan motor listrik E01 di empat kota besar—Jakarta, Bandung, Bali, dan Medan—menggunakan pendekatan konvensional. Pengguna harus mengisi daya motornya langsung, mirip seperti mengisi daya ponsel semalaman.Kini, pendekatan itu seolah dievaluasi ulang. Satoshi Takagi, Direktur PT Yamaha Indonesia Motor Mfg. (YIMM), mengonfirmasi pergeseran fokus ini.
"Oleh sebab itu, setelah sukses melakukan uji kendara dengan EV model E01 yang memiliki mekanisme fix battery beberapa waktu lalu, saat ini Yamaha memasuki fase kedua pengujian EV dengan menggunakan model swap battery," kata Takagi dalam keterangan resminya.
Ojol Sebagai Ujung Tombak Riset
Memilih para pengemudi ojek online sebagai ujung tombak riset adalah sebuah langkah yang jenius. Mereka adalah pengguna paling brutal dan paling menuntut. Dengan jarak tempuh harian yang tinggi dan kebutuhan untuk terus bergerak tanpa henti, mereka akan menjadi hakim paling adil bagi keandalan, efisiensi, dan kepraktisan dari sebuah ekosistem tukar baterai.Lihat Juga :