Pajak Toyota Avanza di Malaysia Jauh Lebih Murah Dibanding Indonesia? Ini Perbandingannya

Senin, 15 September 2025 - 08:00 WIB
loading...
Pajak Toyota Avanza...
Panjak yang dikenakan pemilik mobil di Indonesia berlapis dan sangat banyak. Foto: Sindonews
A A A
KUALA LUMPUR, MALAYSIA - Saat membandingkan biaya kepemilikan kendaraan di dua negara tetangga seperti Malaysia dan Indonesia, salah satu aspek yang menarik untuk dibahas adalah pajak Toyota Avanza di Malaysia dengan di Indonesia.

Toyota Avanza dikenal sebagai salah satu mobil keluarga paling laris di Indonesia. Namun, belakangan ini, perbedaan beban pajak tahunan antara Indonesia dan Malaysia untuk mobil yang sama menjadi sorotan publik dan ramai dibicarakan di media sosial.

Perbandingan ini memperlihatkan selisih biaya kepemilikan yang sangat signifikan. Dapat diambil contoh dari Toyota Avanza1.5 tahun 2019, di Indonesia, pajak tahunannya mencapai lebih dari Rp3,5 juta. Jumlah ini terdiri dari beberapa komponen, diantaranya:

• Pajak Kendaraan Bermotor (PKB)
• Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ): Rp.143.000
• Biaya perpanjangan plat nomor lima tahunan
• Biaya mutasi kendaraan (jika berpindah wilayah)

Bila pemilik ingin melakukan proses balik nama, terdapat tambahan biaya seperti:
• STNK baru: Rp.200.000
• BPKB baru: Rp.375.000
• TNKB atau plat nomor baru: Rp.100.000
• Cek fisik kendaraan: Rp.25.000
• Surat mutasi: Rp.250.000
• Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB): 1% dari nilai kendaraan

Sementara itu, di Malaysia, pajak tahunan untuk mobil yang sama hanya sekitar RM100-RM120, atau setara dengan Rp390 ribu hingga Rp468 ribu berdasarkan kurs saat ini.

Selain tarif yang jauh lebih rendah, pemilik kendaraan di sana tidak dikenakan biaya tambahan untuk:
• Perpanjangan plat nomor
• Mutasi wilayah
• Proses balik nama, yang hanya dikenakan biaya sekitar RM1,89 atau sekitar Rp.7000

Lalu, mengapa perbedaannya bisa sejauh itu? Di Indonesia, perhitungan pajak kendaraan didasarkan pada Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB) dan berlaku tarif progresif untuk kepemilikan kendaraan kedua dan seterusnya.

Sebaliknya, Malaysia menggunakan sistem yang lebih sederhana dengan kapasitas mesin serta biaya administrasi yang sangat ringan.

Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menyatakan bahwa harga mobil di Indonesia menjadi salah satu yang tertinggi di dunia karena beban pajak yang besar.

Sekretaris umum Gaikindo, Kukuh Kumara, menjelaskan bahwa harga mobil dari pabrik bisa melonjak hingga 50% saat sampai ke tangan konsumen.

Ia juga mengungkapkan bahwa Indonesia sering mendapat sorotan di forum internasional terkait tingginya pajak kendaraan. Bahkan dalam sebuah pertemuan di Vietnam, perwakilan dari Amerika meyampaikan bahwa Indonesia termasuk negara dengan pajak mobil tertinggi di dunia setelah Singapura.

M/GShofwatuzzahro
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dari Jejak Kijang 1995...
Dari Jejak Kijang 1995 ke Veloz 2025: Evolusi Mobil Sejuta Umat Jadi Hibrida Rakyat
Anomali Krida Toyota:...
Anomali Krida Toyota: Menyulap Dealer 6 Hektar Jadi Resor Otomotif dan Markas Balap Mandalika
Toyota GR GT Konfirmasikan...
Toyota GR GT Konfirmasikan Supercar V8 Baru yang Akan Hadir Minggu Depan
Mengapa Pajak Mobil...
Mengapa Pajak Mobil di Indonesia Tertinggi di Dunia? Ini Jawaban yang Mengejutkan Publik.
Pajak Toyota Veloz Indonesia...
Pajak Toyota Veloz Indonesia vs Malaysia: Selisih 10 x Lipat?
Pajak Avanza di RI 30...
Pajak Avanza di RI 30 Kali Lipat Lebih Mahal dari Thailand, Gaikindo: Tertinggi di Dunia!
Pemprov Jateng Hapus...
Pemprov Jateng Hapus Tunggakan dan Denda Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syarat dan Waktunya
Diduga Sopir Hilang...
Diduga Sopir Hilang Kendali, Porsche Seruduk Avanza dan Tembok Polrestabes Medan
Sopir Ngantuk, Minibus...
Sopir Ngantuk, Minibus Masuk Jurang Sedalam 3 Meter di Kulonprogo
Rekomendasi
KPK Periksa Eks Sekjen...
KPK Periksa Eks Sekjen MPR Ma'ruf Cahyono sebagai Tersangka Kasus Gratifikasi
Lagu Sedia Aku Sebelum...
Lagu Sedia Aku Sebelum Hujan Viral di Australia, Gita Idgitaf Ungkap Sempat Tertekan
Lebih dari 20.000 ATM...
Lebih dari 20.000 ATM Terhubung, Layanan Tarik Tunai Gratis Dorong Inklusi Keuangan Masyarakat
Berita Terkini
Lepas E4 vs Jaecoo J5:...
Lepas E4 vs Jaecoo J5: Perbandingan SUV EV Rp300 Jutaan Terbaik
Leopard Aesthetics yang...
Leopard Aesthetics yang Menggigit: Lepas E4 EV Buktikan SUV Listrik Bisa Elegan Tanpa Radikal
Fakta Baru Pasar Mobil...
Fakta Baru Pasar Mobil Eropa: Mobil Bensin Turun, EV dan Merek China Melesat
IMX 2026: Setelah Jepang,...
IMX 2026: Setelah Jepang, Kini Bersiap Pecahkan Rekor di ICE BSD
Ford Gunakan Beruang...
Ford Gunakan Beruang Raksasa untuk Menguji Kualitas F150
Mobil Buatan Amerika...
Mobil Buatan Amerika Serikat Dapat Ujian Besar di Pasar Jepang
Infografis
APBN Pernah Jebol Nyaris...
APBN Pernah Jebol Nyaris Rp1.000 Triliun, Ini 6 Defisit Terbesar Sepanjang Sejarah Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved