Dunia Otomotif Tahan Napas: IPO Berisiko Chery Akan Menentukan Nasib Mobil China

Senin, 22 September 2025 - 08:34 WIB
loading...
Dunia Otomotif Tahan...
Chery targetkan dana IPO Rp19,2 triliun di Hong Kong di tengah ancaman tarif global. Foto: Chery
A A A
HONG KONG - Chery Automobile, raksasa otomotif dan eksportir mobil terbesar dari China, bersiap untuk melakukan manuver bisnis yang sangat berisiko: menggelar penawaran saham perdana (IPO) di bursa Hong Kong.

Perusahaan ini akan menjajal nyali para investor dengan target penggalangan dana fantastis hingga USD1,2 miliar (sekitar Rp19,2 triliun), yang akan menempatkan nilai total perusahaan di angka USD23 miliar (sekitar Rp368 triliun).

Namun, langkah ambisius ini diambil di tengah medan yang sangat berbahaya. Industri otomotif China saat ini terjepit oleh dua ancaman besar: perang harga di dalam negeri dan badai proteksionisme yang meninggi di pasar global.

Pertanyaannya, apakah valuasi premium yang diminta Chery sepadan dengan risikonya?

Tantangan #1: Perang Harga Domestik (Berhasil Dimenangkan)

Di tengah persaingan dalam negeri yang sengit, Chery justru menunjukkan taringnya. Tahun lalu, penjualan domestik mereka meroket hingga 56% dibanding 2023. Angka ini jauh melampaui pertumbuhan industri secara keseluruhan yang hanya mencapai 3,1%.

Kunci kesuksesan ini terletak pada lonjakan penjualan mobil listrik dan hybrid mereka yang naik lebih dari tiga kali lipat. Hebatnya, penjualan mobil bermesin konvensional mereka juga ikut meningkat, menunjukkan kekuatan merek yang menyeluruh.

Tantangan #2: Tembok Proteksionisme Global (Rintangan Terberat)

Jika di kandang sendiri Chery adalah pemenang, di panggung global ceritanya berbeda. Jalan ekspor mereka kini dipenuhi rintangan:

Meksiko, importir utama mobil China tahun ini, baru saja mengumumkan akan menaikkan tarif impor hingga 50%.
Rusia, yang tahun lalu menjadi tujuan ekspor nomor satu, telah memberlakukan quasi-tarif dalam bentuk "biaya daur ulang" yang mahal.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Huawei dan Chery Ungkap...
Huawei dan Chery Ungkap Identitas Mantan Desainer Ferrari di Balik Luxeed RX
Teknologi Chery Super...
Teknologi Chery Super Hybrid Bikin Biaya Mobilitas hanya Rp13 Ribuan Sehari
Tata Motors Gandeng...
Tata Motors Gandeng Chery Kembangkan Mobil Listrik Mewah Avinya
iCAR V23 Diluncurkan...
iCAR V23 Diluncurkan dengan Sensasi Kental SUV Boxy Klasik
Tak Sekadar Penggerak...
Tak Sekadar Penggerak Roda, Ternyata Baterai Chery Q Punya Fungsi Lain
Fitur-fitur Cerdas Chery...
Fitur-fitur Cerdas Chery Q yang Jadi Pembeda dengan Mobil Listrik Lain
SpaceX: IPO Terbesar...
SpaceX: IPO Terbesar Sejarah, Eforia Tercepat yang Menguap
Resmi Melantai, IPO...
Resmi Melantai, IPO SpaceX Cetak Sejarah dan Jadikan Elon Musk Triliuner Dunia Pertama
Potensi Peluang ARA...
Potensi Peluang ARA Berjilid dari IPO WBSA, Aplikasi Investasi Saham IPOT Permudah Akses
Rekomendasi
Menanti Peran Besar...
Menanti Peran Besar Pertamina dalam Proyek LNG Kelas Dunia Blok Masela
Menhut Raja Juli Irit...
Menhut Raja Juli Irit Bicara saat Dicecar Wartawan soal KPK, Hanya Ucapkan Terima Kasih
TPPU Dinilai Bisa Jadi...
TPPU Dinilai Bisa Jadi Pintu Masuk Bongkar Kasus Eks Jampidsus
Berita Terkini
Rasakan Ragam Fitur...
Rasakan Ragam Fitur Fungsional dan Teknologi New Xforce dan New Xforce HEV
Riset Deloitte Bongkar...
Riset Deloitte Bongkar Alasan Mengapa Orang Indonesia Belum Move On dari Mobil Bensin
Kemampuan Ban Dynapro...
Kemampuan Ban Dynapro untuk SUV dan Truk Ringan Dibuktikan Lewat Torture Test
Uji Dynotest Tukang...
Uji Dynotest Tukang Solar di Thailand: Berapa Besar Kenaikan Tenaga Toyota FJ Cruiser Terbaru?
Akhirnya! Hino Buka...
Akhirnya! Hino Buka Dealer di Banyuwangi, Perkuat Jalur Logistik Menuju Bali
Hadirkan Semangat Piala...
Hadirkan Semangat Piala Dunia 2026, Valvoline Mengapresiasi Penggemar Bola dan Mekanik
Infografis
Mengapa Taiwan Khawatir...
Mengapa Taiwan Khawatir akan Diinvasi China pada 2027?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved