Dunia Otomotif Tahan Napas: IPO Berisiko Chery Akan Menentukan Nasib Mobil China
Senin, 22 September 2025 - 08:34 WIB
loading...
A
A
A
Uni Eropa, Brazil, dan negara lainnya juga ikut mendirikan tembok serupa dengan menaikkan bea masuk.
Situasi ini memaksa eksportir China untuk bertarung memperebutkan pasar-pasar yang lebih kecil dan terfragmentasi.
Yu Zhang, pendiri konsultan Automotive Foresight, memberikan analogi: kondisi ini seperti "memunguti sisa daging dari tulang rusuk ayam"— pertarungan sengit untuk keuntungan yang tipis.
Meskipun begitu, Chery memiliki keuntungan sebagai pionir. Mereka telah memulai ekspor sejak 2001 dan menjadi eksportir mobil nomor satu China selama lebih dari dua dekade.
Dengan jaringan penjualan yang mapan di lebih dari 100 negara serta pusat riset lokal, mereka berharap bisa menahan gempuran rival baru seperti BYD.
Para cornerstone investor (investor jangkar)—yang sebagian besar adalah perusahaan BUMN China—telah berkomitmen untuk membeli saham senilai USD587 juta, atau hampir setengah dari total saham yang ditawarkan.
Langkah ini menimbulkan kritik halus: Apakah valuasi tinggi ini benar-benar cerminan kepercayaan pasar, atau sekadar hasil dari "jaring pengaman" yang dipasang oleh entitas negara untuk memastikan kesuksesan IPO ini?
Situasi ini memaksa eksportir China untuk bertarung memperebutkan pasar-pasar yang lebih kecil dan terfragmentasi.
Yu Zhang, pendiri konsultan Automotive Foresight, memberikan analogi: kondisi ini seperti "memunguti sisa daging dari tulang rusuk ayam"— pertarungan sengit untuk keuntungan yang tipis.
Meskipun begitu, Chery memiliki keuntungan sebagai pionir. Mereka telah memulai ekspor sejak 2001 dan menjadi eksportir mobil nomor satu China selama lebih dari dua dekade.
Dengan jaringan penjualan yang mapan di lebih dari 100 negara serta pusat riset lokal, mereka berharap bisa menahan gempuran rival baru seperti BYD.
Jaring Pengaman Bernama "Investor Negara"
Para penjamin emisi tampaknya tidak mau mengambil risiko terlalu besar. IPO ini, yang dipimpin oleh tujuh bank investasi China termasuk CICC dan Huatai Securities, telah diamankan sebagian.Para cornerstone investor (investor jangkar)—yang sebagian besar adalah perusahaan BUMN China—telah berkomitmen untuk membeli saham senilai USD587 juta, atau hampir setengah dari total saham yang ditawarkan.
Langkah ini menimbulkan kritik halus: Apakah valuasi tinggi ini benar-benar cerminan kepercayaan pasar, atau sekadar hasil dari "jaring pengaman" yang dipasang oleh entitas negara untuk memastikan kesuksesan IPO ini?
Lihat Juga :