BYD Atto 1 Meluncur di GIIAS Bandung, Siapkah Pasar Priangan Beralih ke Listrik?

Rabu, 01 Oktober 2025 - 21:58 WIB
loading...
BYD Atto 1 Meluncur...
BYD Atto 1 akan menjadi kendaraan yang relevan bagi konsumen Bandung dan kota-kota besar di Jawa Barat lainnya. Foto: BYD Indonesia
A A A
BANDUNG - Panggung Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025 di Bandung bukan sekadar pameran otomotif biasa. Rabu (1/10/2025) malam, arena ini berubah menjadi medan pertempuran saat raksasa mobil listrik, BYD, meluncurkan "senjata" terbarunya untuk menaklukkan pasar Jawa Barat: city car lincah, BYD Atto 1.

Dengan banderol harga agresif, mulai Rp201.000.000,- (varian Dynamic) hingga Rp241.000.000,- (varian Premium) OTR Jawa Barat, Atto 1 tidak hanya hadir untuk meramaikan.

Mobil tersebut datang dengan misi khusus: mengunci dominasi BYD di wilayah yang terbukti sangat 'lapar' akan kendaraan listrik.

Pertanyaannya, apakah senjata baru ini cukup ampuh untuk memicu revolusi mobil listrik massal di Tanah Pasundan?

Jawa Barat bukanlah pasar baru bagi BYD. Sebaliknya, wilayah ini adalah salah satu “lumbung suara” terbesar mereka.

BYD Atto 1 Meluncur di GIIAS Bandung, Siapkah Pasar Priangan Beralih ke Listrik?

Dari Januari hingga Agustus 2025, BYD (bersama merek premiumnya, Denza) berhasil menjual lebih dari 2.100 unit mobil listrik di Jawa Barat.

Angka ini secara telak mengukuhkan posisi mereka sebagai pemimpin pasar EV di kawasan ini. Kesuksesan tersebut didukung jaringan 10 diler yang tersebar dari Bandung, Bogor, Depok, Bekasi, hingga Cirebon.

Luther Panjaitan, Head of Public & Government Relations PT BYD Motor Indonesia, mengonfirmasi strategi ini.

"Kehadiran BYD ATTO 1 di Jawa Barat kami pandang sebagai langkah strategis. Ini adalah komitmen BYD untuk menghadirkan solusi mobilitas relevan dan inklusif bagi masyarakat urban di provinsi dengan karakter unik seperti Jawa Barat," ujarnya.

BYD tampaknya telah merancang Atto 1 dengan mempertimbangkan DNA jalanan dan kebutuhan masyarakat Jawa Barat:

Ukuran Penakluk Macet: Dengan dimensi ringkas (panjang 3.925 mm, lebar 1.720 mm) dan wheelbase 2.500 mm, Atto 1 dirancang untuk lincah bermanuver di jalanan padat kota Bandung atau gang-gang sempit di pusat keramaian lainnya.

Kaki-kaki Tangguh: Ground clearance setinggi 155 mm menjadi jawaban untuk kontur jalan Jawa Barat yang bervariasi, dari tanjakan curam menuju Lembang hingga jalanan bergelombang di area suburban.

Jarak Tempuh Aman: Varian Dynamic menawarkan jarak tempuh 300 km, sementara varian Premium mampu menjangkau hingga 380 km (standar NEDC). Angka ini lebih dari cukup untuk mobilitas harian dan perjalanan wisata akhir pekan tanpa dihantui kecemasan akan kehabisan daya.

Fitur Hiburan Modern: Kabin dilengkapi layar sentuh 10,1 inci dengan Apple CarPlay dan Android Auto, hingga fitur unik Car-a-oke, menyasar langsung gaya hidup generasi muda dan keluarga milenial yang menjadi target utama.

Di atas kertas, BYD adalah pemimpin pasar nasional dengan penjualan lebih dari 25.500 unit (Jan-Agustus 2025) dan menguasai lebih dari 50% pangsa pasar EV di Indonesia.

Namun, pertarungan sesungguhnya akan terjadi di benak konsumen Jawa Barat.

Pertama, faktor harga. Meskipun kompetitif untuk sebuah EV, angka Rp200 jutaan masih menjadi tantangan besar bagi segmen pembeli mobil pertama yang selama ini terbiasa dengan opsi mobil bensin atau LCGC di rentang harga yang lebih rendah.

Mampukah klaim "biaya operasional hemat" mengalahkan godaan harga beli awal yang lebih murah?

Kedua, infrastruktur. BYD memang agresif membangun jaringan diler (target lebih dari 100 diler nasional akhir 2025) yang dilengkapi fasilitas pengisian daya. Namun, seberapa siap jaringan SPKLU publik di seluruh penjuru Jawa Barat untuk mendukung mobilitas antar kota yang lebih masif?

GIIAS Bandung 2025 menjadi barometer penting. Animo publik terhadap Atto 1 selama lima hari pameran akan menjadi indikasi awal apakah masyarakat umum Jawa Barat, di luar para early adopter, sudah siap secara mental dan finansial untuk 'disetrum'.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sistem Isi Daya Dua...
Sistem Isi Daya Dua Arah Memicu Persaingan antara BMW, VW, dan BYD
Kasus Mobil Listrik...
Kasus Mobil Listrik Meledak Tinggi, Ahli Otomotif Angkat Bicara
Perbandingan 5 Varian...
Perbandingan 5 Varian BYD M6 DM: Mana yang Pas untuk Kebutuhan Anda?
BYD M6 DM Diklaim Irit...
BYD M6 DM Diklaim Irit 65 Km/Liter, Sudah Diuji 150 Km Nyaris Tanpa Minum Bensin
Harga BYD M6 DM Dirilis:...
Harga BYD M6 DM Dirilis: Mulai Rp298 Juta, Klaim Irit 65 Km/Liter Setara Motor Matic
Wang Chuanfu Yakin 5...
Wang Chuanfu Yakin 5 Tahun Lagi BYD Akan Jadi Penguasa Pasar Otomotif
Putusan Mahkamah Agung...
Putusan Mahkamah Agung Tetapkan Worcas Group Menang atas Sengketa Merek DENZA
BYD Rilis Sedan Mewah...
BYD Rilis Sedan Mewah Yangwang U7 Bermesin Empat Motor Listrik dengan Jangkauan 1.006 Km
Kaleidoskop 2025: 10...
Kaleidoskop 2025: 10 Fenomena Otomotif Sepanjang 2025
Rekomendasi
Helikopter Angkatan...
Helikopter Angkatan Laut AS Jatuh di Laut Arab, 1 Awak Hilang, Ditembak Iran?
Eks Jenderal Zionis:...
Eks Jenderal Zionis: Netanyahu Mengarang Iran Miliki Bom Nuklir untuk Menakuti Publik Israel
Sebastian Beccacece...
Sebastian Beccacece Mundur Setelah Ekuador Tersingkir di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Sistem Isi Daya Dua...
Sistem Isi Daya Dua Arah Memicu Persaingan antara BMW, VW, dan BYD
Honda Terbitkan Obligasi...
Honda Terbitkan Obligasi Rp44 Triliun: Bukan Ekspansi, tapi Ganti Rugi
Kenapa CEO Honda Toshihiro...
Kenapa CEO Honda Toshihiro Mibe Minta Maaf ke Pemegang Saham?
Densu Jadi Wajah Baru...
Densu Jadi Wajah Baru Caroline.id, Strategi Kepercayaan di Tengah Pasar Mobil Bekas yang Makin Sengit
Benedetto Vigna: Jika...
Benedetto Vigna: Jika Mobil Otonom Bisa Mengemudi Sendiri, Mengapa Membeli Ferrari
XPENG V1SION Night 2026,...
XPENG V1SION Night 2026, Tandai Babak Baru XPENG di Indonesia
Infografis
Pasar di Jakarta Hasilkan...
Pasar di Jakarta Hasilkan 500 Ton Sampah Per Hari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved