Raksasa Otomotif China Mulai Gemetar: Penjualan BYD Anjlok untuk Pertama Kalinya Sejak 2020
Kamis, 02 Oktober 2025 - 12:22 WIB
loading...
A
A
A
Selama ini, ekspansi fenomenal BYD ditopang oleh dukungan besar-besaran dari pemerintah China untuk adopsi kendaraan listrik.
Namun, 'subsidi' kesuksesan itu tampaknya tidak lagi cukup. Ketika para pesaing membanting harga demi merebut pangsa pasar, BYD kini terjebak dalam dilema: ikut dalam perlombaan berdarah ke dasar (dan mengorbankan margin keuntungan) atau mempertahankan harga dan kehilangan pelanggan. Penurunan penjualan adalah bukti bahwa mereka mulai merasakan dampaknya.
Menurut laporan, target penjualan tahun ini telah dipotong hingga 16%, menjadi 4,6 juta kendaraan. Angka baru yang lebih realistis ini dikonfirmasi oleh General Manager Branding dan Humas BYD, Li Yunfei, dalam laporan South China Morning Post pada hari Senin lalu.
Ini adalah pengakuan pahit bahwa era pertumbuhan fantastis dengan rekor yang terus pecah mungkin akan segera berakhir.
Untuk sang raksasa yang terbiasa berlari kencang, BYD harus belajar bagaimana cara bertarung di tengah badai.
Namun, 'subsidi' kesuksesan itu tampaknya tidak lagi cukup. Ketika para pesaing membanting harga demi merebut pangsa pasar, BYD kini terjebak dalam dilema: ikut dalam perlombaan berdarah ke dasar (dan mengorbankan margin keuntungan) atau mempertahankan harga dan kehilangan pelanggan. Penurunan penjualan adalah bukti bahwa mereka mulai merasakan dampaknya.
Menyerah pada Realita: Target Penjualan Dipangkas Habis
Tanda paling jelas bahwa BYD menyadari masalah ini datang dari internal mereka sendiri. Perusahaan resmi 'menurunkan benderanya' dan memangkas target penjualan ambisius mereka untuk 2025.Menurut laporan, target penjualan tahun ini telah dipotong hingga 16%, menjadi 4,6 juta kendaraan. Angka baru yang lebih realistis ini dikonfirmasi oleh General Manager Branding dan Humas BYD, Li Yunfei, dalam laporan South China Morning Post pada hari Senin lalu.
Ini adalah pengakuan pahit bahwa era pertumbuhan fantastis dengan rekor yang terus pecah mungkin akan segera berakhir.
Untuk sang raksasa yang terbiasa berlari kencang, BYD harus belajar bagaimana cara bertarung di tengah badai.
(dan)
Lihat Juga :