Dominasi Pasar Mobil Jepang Tak Tergoyahkan: Model China dan EV Tergusur dari Top 10 Penjualan September 2025
Senin, 13 Oktober 2025 - 16:16 WIB
loading...
A
A
A
Penjualan Ritel (Januari-September 2025): Turun 10,9% menjadi 585.917 unit dibandingkan periode yang sama tahun 2024 (657.448 unit).
Penurunan dua digit baik di level wholesales maupun ritel secara objektif mencerminkan adanya tekanan signifikan pada daya beli konsumen dan potensi perlambatan ekonomi secara umum.
Ini adalah alarm bagi industri otomotif dan pembuat kebijakan untuk mengevaluasi strategi stimulus, karena pasar belum sepenuhnya pulih.
Yang paling mencolok adalah absennya mobil merek China dari daftar 10 besar, bahkan dari 20 besar.
Chery Tiggo Cross CSH hanya mampu menduduki posisi ke-16 dengan 1.042 unit, sementara BYD yang biasanya agresif bahkan tidak masuk dalam 20 besar.
Penurunan dua digit baik di level wholesales maupun ritel secara objektif mencerminkan adanya tekanan signifikan pada daya beli konsumen dan potensi perlambatan ekonomi secara umum.
Ini adalah alarm bagi industri otomotif dan pembuat kebijakan untuk mengevaluasi strategi stimulus, karena pasar belum sepenuhnya pulih.
Kijang Innova Rajai Penjualan, Mobil China Hilang dari Radar
Pada September 2025, Toyota Kijang Innova (gabungan Zenix dan Reborn) kembali menduduki takhta penjualan terlaris dengan distribusi 6.143 unit, melonjak 64,2% dari Agustus. Diikuti oleh Daihatsu Gran Max pikap (3.932 unit) dan Toyota Avanza (2.804 unit).Yang paling mencolok adalah absennya mobil merek China dari daftar 10 besar, bahkan dari 20 besar.
Chery Tiggo Cross CSH hanya mampu menduduki posisi ke-16 dengan 1.042 unit, sementara BYD yang biasanya agresif bahkan tidak masuk dalam 20 besar.
Lihat Juga :