Riset Eropa Sebut Emisi Mobil Hybrid Melebihi Kendaraan Bensin dan Diesel

Jum'at, 17 Oktober 2025 - 08:02 WIB
loading...
A A A
Menurutnya, kesenjangan ini disebabkan oleh estimasi yang terlalu tinggi terhadap faktor utilitas, yaitu persentase jarak tempuh dalam mode listrik penuh. Uji resmi mengasumsikan 84% perjalanan dilakukan dalam mode listrik, tetapi data aktual hanya menunjukkan 27%. Meskipun Komisi Eropa telah mengoreksi rasio ini, rasio tersebut masih belum cukup untuk menutup kesenjangan yang besar.

Yang lebih mengejutkan, studi ini juga menemukan bahwa bahkan ketika PHEV dikendarai dalam mode listrik, mesin pembakaran internal masih aktif hampir sepertiga jarak tempuh. Hal ini karena motor listrik kendaraan tidak cukup bertenaga untuk mendorong mobil sepenuhnya dalam berbagai situasi nyata seperti berakselerasi di jalan raya atau mendaki bukit.

Patrick Plötz, Kepala Ekonomi Energi di Fraunhofer Institute, memuji laporan tersebut sebagai bukti kuat setelah bertahun-tahun industri otomotif mengklaim bahwa tidak ada cukup data untuk menilai emisi aktual. Ia mengatakan, "Kesenjangan antara data resmi dan data nyata untuk PHEV jauh lebih besar daripada mobil berbahan bakar bensin atau diesel."

Analisis T&E menunjukkan bahwa produsen mobil besar Eropa telah terhindar dari denda lebih dari €5 miliar (RM25,6 miliar) antara tahun 2021 dan 2023, akibat penilaian emisi yang terlalu optimistis. Di saat yang sama, pemilik PHEV dilaporkan menghabiskan sekitar €500 (RM2.560) lebih banyak setiap tahunnya daripada yang diperkirakan berdasarkan data laboratorium.

Colin Walker, seorang analis di Unit Intelijen Energi dan Iklim, mengatakan konsumen "tertipu" oleh klaim produsen.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Geely EX5 Diperbarui...
Geely EX5 Diperbarui di China, Kini Lebih Bertenaga dengan Motor Belakang 329 HP
Kendaraan Listrik Siap...
Kendaraan Listrik Siap Menjadi Sumber Energi Baru bagi Amerika Serikat
Wang Chuanfu Yakin 5...
Wang Chuanfu Yakin 5 Tahun Lagi BYD Akan Jadi Penguasa Pasar Otomotif
Huawei Luncurkan MPV...
Huawei Luncurkan MPV Supermewah ala Rolls-Royce
Toyota Kenalkan Transmisi...
Toyota Kenalkan Transmisi Manual Canggih Mobil Listrik
Jurus China Singkirkan...
Jurus China Singkirkan Mobil PHEV Eropa dari Pasar Otomotif
Pangkas 79 Ton Emisi...
Pangkas 79 Ton Emisi per Tahun, Pertamina Perluas Penggunaan Energi Bersih di Kapal Tanker
Liburan ke Eropa Makin...
Liburan ke Eropa Makin Terjangkau, Ini Destinasi Favorit dan Tips Hemat untuk Pemula
Jet Tempur Masa Depan...
Jet Tempur Masa Depan untuk Menggantikan Rafale dan Eurofighter Gagal Terwujud, Ini 4 Alasannya
Rekomendasi
Gempa Magnitudo 5,1...
Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Bitung Sulawesi Utara, Dirasakan di Manado dan Ternate
Asprindo Dorong Skema...
Asprindo Dorong Skema Hybrid Pengelolaan Blok Andaman
Polri Gelar Nobar Piala...
Polri Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Pakar Hukum: Mendekatkan Polisi dengan Masyarakat
Berita Terkini
Ferrari Dicemooh, BMW...
Ferrari Dicemooh, BMW Dipuja: Menguak Rahasia Sangar M Concept Neue Klasse!
Jetour T1 Hadir Dua...
Jetour T1 Hadir Dua Rasa, Mana yang Lebih Layak Dibeli: ICE Rp388 Juta atau PHEV Rp538 Juta?
Adu Kuat SUV Pintar:...
Adu Kuat SUV Pintar: Jetour T1 Hybrid Tantang Dominasi Merek Jepang
PHEV Indonesia 2026:...
PHEV Indonesia 2026: Tahun Ketika BYD Memangkas Harga, Pasar Berlipat Ganda
Perbandingan 5 Varian...
Perbandingan 5 Varian BYD M6 DM: Mana yang Pas untuk Kebutuhan Anda?
BYD M6 DM Diklaim Irit...
BYD M6 DM Diklaim Irit 65 Km/Liter, Sudah Diuji 150 Km Nyaris Tanpa Minum Bensin
Infografis
6 Strategi Iran Memperpanjang...
6 Strategi Iran Memperpanjang Durasi Perang dengan AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved