BYD Catat Sejarah Baru, Kirim 100.000 Unit Mobil Buatan Thailand
Minggu, 19 Oktober 2025 - 23:33 WIB
loading...
BYD Catat Sejarah Baru. FOTO/ THE VERGE
A
A
A
BANGKOK - Produsen asal China, BYD, mencatat sejarah baru di Asia Tenggara. Mereka berhasil melakukan pengiriman sebanyak 100.000 unit SUV hybrid Sealion 6 DM-i, salah satu dari empat model yang diproduksi BYD di Thailand.
Capaian baru ini datang sekitar tiga bulan setelah BYD mengirimkan kendaraan ke-90.000 di Thailand. Pada 8 Juli, BYD mengumumkan pengiriman kendaraan ke-90.000 di Thailand, ketika pabrik lokal menandai ulang tahun pertama operasinya.
"Thailand telah menjadi pasar pertama BYD di wilayah Asia Pasifik yang melampaui 100.000 pengiriman kendaraan," bunyi cuitan BYD di laman media sosial X seperti dikutip dari CNevpost.
Sebagai informasi, BYD secara resmi memasuki pasar Thailand pada 2022 lalu. Awalnya, mereka menjual kendaraan di sejumlah wilayah negara Asia Tenggara melalui sistem impor. Tapi, mereka mulai membangun sejumlah pabrik, termasuk di Indonesia.
Pada 10 Maret 2023, BYD memulai pembangunan pabrik di Thailand, di Kawasan Industri WHA Rayong 36 yang memiliki lahan seluas hampir 960.00 meter persegi.
Pada 4 Juli 2024, fasilitas tersebut mulai melakukan produksi. Dari pabrik tersebut keluar mobil BYD pertama buatan Thailand dan juga menandai 8 juta produksi mobil BYD secara global.
Dengan kapasitas produksi tahunan sebesar 150.000 unit, fasilitas ini menandai pabrik manufaktur kendaraan penumpang pertama yang sepenuhnya dimiliki BYD di luar negeri. Selain memasok pasar lokal Thailand, fasilitas ini juga berkembang menjadi pusat ekspor bagi BYD.
Pada 25 Agustus lalu, anak perusahaan BYD di Thailand mengumumkan bahwa pabrik di sana telah memproduksi dan mengirimkan batch pertama mobil listrik BYD Dolphin ke Eropa. Pengiriman lebih dari 900 unit tersebut ditujukan ke Inggris, Jerman, dan Belgia.
Langkah ini bisa diikuti oleh Indonesia yang mana pabrik BYD di Subang, Jawa Barat, akan beroperasi mulai 2026. Memiliki kapasitas produksi 150.000 unit per tahun, fasilitas ini juga bisa menjadi basis ekspor setir kanan.
Capaian baru ini datang sekitar tiga bulan setelah BYD mengirimkan kendaraan ke-90.000 di Thailand. Pada 8 Juli, BYD mengumumkan pengiriman kendaraan ke-90.000 di Thailand, ketika pabrik lokal menandai ulang tahun pertama operasinya.
"Thailand telah menjadi pasar pertama BYD di wilayah Asia Pasifik yang melampaui 100.000 pengiriman kendaraan," bunyi cuitan BYD di laman media sosial X seperti dikutip dari CNevpost.
Sebagai informasi, BYD secara resmi memasuki pasar Thailand pada 2022 lalu. Awalnya, mereka menjual kendaraan di sejumlah wilayah negara Asia Tenggara melalui sistem impor. Tapi, mereka mulai membangun sejumlah pabrik, termasuk di Indonesia.
Pada 10 Maret 2023, BYD memulai pembangunan pabrik di Thailand, di Kawasan Industri WHA Rayong 36 yang memiliki lahan seluas hampir 960.00 meter persegi.
Pada 4 Juli 2024, fasilitas tersebut mulai melakukan produksi. Dari pabrik tersebut keluar mobil BYD pertama buatan Thailand dan juga menandai 8 juta produksi mobil BYD secara global.
Dengan kapasitas produksi tahunan sebesar 150.000 unit, fasilitas ini menandai pabrik manufaktur kendaraan penumpang pertama yang sepenuhnya dimiliki BYD di luar negeri. Selain memasok pasar lokal Thailand, fasilitas ini juga berkembang menjadi pusat ekspor bagi BYD.
Pada 25 Agustus lalu, anak perusahaan BYD di Thailand mengumumkan bahwa pabrik di sana telah memproduksi dan mengirimkan batch pertama mobil listrik BYD Dolphin ke Eropa. Pengiriman lebih dari 900 unit tersebut ditujukan ke Inggris, Jerman, dan Belgia.
Langkah ini bisa diikuti oleh Indonesia yang mana pabrik BYD di Subang, Jawa Barat, akan beroperasi mulai 2026. Memiliki kapasitas produksi 150.000 unit per tahun, fasilitas ini juga bisa menjadi basis ekspor setir kanan.
(wbs)
Lihat Juga :