Panasonic Bagikan Kemajuan Teknologi Baterai untuk Kendaraan Buatan Jepang
Selasa, 21 Oktober 2025 - 15:43 WIB
loading...
Baterai mobil listrik. FOTO/ Nikkei Asia.
A
A
A
TOKYO - Panasonic Energy hadir di BATTERY JAPAN 2025 untuk mempresentasikan kemajuan terbaru dalam pengembangan teknologi baterai generasi mendatang dan tujuan keberlanjutan perusahaan.
Wakil Presiden Eksekutif Panasonic Energy, Shoichiro Watanabe, berbagi beberapa inisiatif utama yang sedang berjalan menuju masa depan energi berkelanjutan.
Panasonic saat ini sedang aktif mengembangkan baterai solid-state dengan target pengiriman sampel pada tahun fiskal 2026 (FY2026).
Teknologi ini krusial untuk aplikasi industri seperti sensor otomotif yang membutuhkan ketahanan panas tinggi.
Perusahaan juga merencanakan produksi massal untuk sektor-sektor yang membutuhkan kinerja tinggi dari elektrolit padat.
Selain itu, Panasonic sedang mengembangkan baterai logam litium bebas anoda untuk meningkatkan kepadatan energi hingga 25% dibandingkan baterai yang ada saat ini. Tujuan utamanya adalah menghasilkan teknologi sel "generasi mendatang 1.000 Wh/L" pada tahun fiskal 2027 (TA 2027).
Dalam hal keberlanjutan, Panasonic Energy saat ini berada di jalur yang tepat untuk:
Mengurangi jejak karbon produksinya sebesar 50% pada TA 2030 (berdasarkan data TA 2021).
Mengurangi emisi lebih lanjut sebesar 20% pada TA 2025.
Menerapkan pendekatan "emisi CO2 nol bersih" melalui penggunaan energi terbarukan, sertifikasi energi hijau, dan pengurangan karbon di seluruh rantai pasokan.
Shoichiro Watanabe menekankan bahwa Panasonic Energy akan terus memperkenalkan inovasi yang mendukung transisi global menuju masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan.
Wakil Presiden Eksekutif Panasonic Energy, Shoichiro Watanabe, berbagi beberapa inisiatif utama yang sedang berjalan menuju masa depan energi berkelanjutan.
Panasonic saat ini sedang aktif mengembangkan baterai solid-state dengan target pengiriman sampel pada tahun fiskal 2026 (FY2026).
Teknologi ini krusial untuk aplikasi industri seperti sensor otomotif yang membutuhkan ketahanan panas tinggi.
Perusahaan juga merencanakan produksi massal untuk sektor-sektor yang membutuhkan kinerja tinggi dari elektrolit padat.
Selain itu, Panasonic sedang mengembangkan baterai logam litium bebas anoda untuk meningkatkan kepadatan energi hingga 25% dibandingkan baterai yang ada saat ini. Tujuan utamanya adalah menghasilkan teknologi sel "generasi mendatang 1.000 Wh/L" pada tahun fiskal 2027 (TA 2027).
Dalam hal keberlanjutan, Panasonic Energy saat ini berada di jalur yang tepat untuk:
Mengurangi jejak karbon produksinya sebesar 50% pada TA 2030 (berdasarkan data TA 2021).
Mengurangi emisi lebih lanjut sebesar 20% pada TA 2025.
Menerapkan pendekatan "emisi CO2 nol bersih" melalui penggunaan energi terbarukan, sertifikasi energi hijau, dan pengurangan karbon di seluruh rantai pasokan.
Shoichiro Watanabe menekankan bahwa Panasonic Energy akan terus memperkenalkan inovasi yang mendukung transisi global menuju masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan.
(wbs)
Lihat Juga :