Pelajari Otomotif Jepang, BYD Rebut Orang Paling Berpengaruh di Nissan

Senin, 18 Mei 2026 - 20:12 WIB
loading...
Pelajari Otomotif Jepang,...
Mantan insinyur senior Nissan, Hirohide Tagawa. FOTO/ CNC
A A A
BEIJING - BYD dilaporkan telah merekrut mantan insinyur senior Nissan, Hirohide Tagawa, untuk membantu mengembangkan model EV kompak baru yang dikenal sebagai BYD Racco untuk pasar Jepang.

Menurut laporan Nikkei, Tagawa adalah tokoh kunci di balik pengembangan beberapa model mobil kei Nissan seperti Nissan Dayz dan Nissan Sakura, selain terlibat dalam program mobil kei EV Nissan selama beberapa tahun terakhir.

Ia dikatakan memiliki pengalaman hampir 25 hingga 30 tahun bersama Nissan sebelum bergabung dengan proyek BYD Auto Japan.

BYD Racco dikembangkan secara khusus untuk memenuhi peraturan ketat kategori mobil kei Jepang yang menetapkan batasan tertentu dalam hal dimensi bodi, tenaga, dan pajak kendaraan.

Segmen ini masih sangat populer di Jepang karena lebih praktis digunakan di daerah perkotaan padat penduduk selain biaya kepemilikan yang lebih rendah.

Kehadiran Tagawa dianggap penting karena pengembangan mobil kei membutuhkan keahlian khusus dalam memaksimalkan ruang interior, efisiensi, dan kepatuhan terhadap peraturan tanpa mengorbankan kenyamanan penggunaan sehari- hari.

Tidak seperti kebanyakan model BYD lainnya yang diadaptasi dari platform global, Racco dikembangkan sepenuhnya untuk pasar Jepang. Ini adalah upaya serius pertama BYD untuk memasuki segmen mobil kei menggunakan desain lokal.

Di antara spesifikasi yang dilaporkan termasuk penggunaan baterai lithium besi fosfat (LFP) 20 kWh, jangkauan sekitar 180 km WLTC, dan dukungan untuk pengisian cepat DC hingga 100 kW.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jelajahi Dataran Tinggi...
Jelajahi Dataran Tinggi dan Perkotaan, BYD M6 DM Media Challenge Buktikan Efisiensi Teknologi Dual Mode
Sistem Isi Daya Dua...
Sistem Isi Daya Dua Arah Memicu Persaingan antara BMW, VW, dan BYD
Persoalan Dana Talangan...
Persoalan Dana Talangan Membebani Industri Otomotif China
Toyota dan Nissan Sebut...
Toyota dan Nissan Sebut Mobil yang Diproduksi di AS Berkualitas Lebih Rendah dari Jepang
Carlos Ghosn Klaim Cuma...
Carlos Ghosn Klaim Cuma Dirinya yang Bisa Memperbaiki Nissan
Teknologi Chery Super...
Teknologi Chery Super Hybrid Bikin Biaya Mobilitas hanya Rp13 Ribuan Sehari
Gaikindo Minta Stimulus...
Gaikindo Minta Stimulus Semua Jenis Kendaraan, Tak Hanya Mobil Listrik
Rekor Terburuk Sejak...
Rekor Terburuk Sejak 1986! Yen Jepang Hancur Lebur ke Titik Terendah
Korut Tuding Jepang...
Korut Tuding Jepang Berubah Jadi Negara Perang, Apa Pemicunya?
Rekomendasi
HUT ke-80 Bhayangkara...
HUT ke-80 Bhayangkara Momentum Perkuat Transformasi dan Pelayanan Masyarakat
Jakarta Pro Cycling...
Jakarta Pro Cycling Team Raih 5 Medali di Kejurnas Road 2026, Aligya Keiko Bersinar dengan Emas
UEFA Tolak Aturan Kartu...
UEFA Tolak Aturan Kartu Merah Pemain Tutup Mulut
Berita Terkini
Jelajahi Dataran Tinggi...
Jelajahi Dataran Tinggi dan Perkotaan, BYD M6 DM Media Challenge Buktikan Efisiensi Teknologi Dual Mode
Hadirkan BRUSKY 125,...
Hadirkan BRUSKY 125, MODENAS Siap Banjiri Indonesia dengan Motor Malaysia
Ternyata Ini Alasan...
Ternyata Ini Alasan Koenigsegg Tidak Mau Bikin Mobil Listrik
Sistem Isi Daya Dua...
Sistem Isi Daya Dua Arah Memicu Persaingan antara BMW, VW, dan BYD
Honda Terbitkan Obligasi...
Honda Terbitkan Obligasi Rp44 Triliun: Bukan Ekspansi, tapi Ganti Rugi
Kenapa CEO Honda Toshihiro...
Kenapa CEO Honda Toshihiro Mibe Minta Maaf ke Pemegang Saham?
Infografis
5 Pemain Paling Ikonik...
5 Pemain Paling Ikonik dalam Sejarah Piala Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved