Strategi Multi-Pilar Honda di Asia Tenggara: Fokus HEV, Percepat R&D EV, Kaji Opsi Etanol

Senin, 03 November 2025 - 06:47 WIB
loading...
Strategi Multi-Pilar...
Honda akan memperkuat dominasi Hybrid Electric Vehicle (HEV) sebagai pilar transisi utama di pasar dengan infrastruktur pengisian daya terbatas, termasuk Indonesia dan Thailand. Foto: Sindonews/Danang Arradian
A A A
TOKYO - Di tengah gempuran kendaraan new energy vehicle (NEV) dari China, banyak yang bertanya-tanya soal ini: bagaimana strategi pabrikan Jepang kedepannya dan mampukah mereka bersaing?

Hal tersebut dijawab langsung oleh CEO Honda Motor Co., Ltd., Toshihiro Mibe di gelaran Japan Mobility Show (JMS) 2025.

Mibe membeberkan strategi elektrifikasi regional Honda yang ternyata sangat pragmatis di pasar Asia Tenggara.

Menghadapi realitas melambatnya adopsi EV global, Honda memilih pendekatan "multi-pilar" yang fleksibel, menyeimbangkan antara dominasi HEV (Hybrid) saat ini, percepatan R&D EV (Listrik), dan eksplorasi bahan bakar alternatif seperti etanol.

Pendekatan ini dirancang untuk mengurangi emisi CO₂ secara efektif sambil menyesuaikan dengan kondisi energi dan kesiapan infrastruktur di setiap negara.

Manajemen Honda mengklarifikasi bahwa penyesuaian target kendaraan listrik yang diumumkan pada Mei 2024 sering disalahartikan sebagai pelambatan.

"Padahal, penyesuaian pada Mei 2024 hanya mengubah target volume penjualan jangka pendek, bukan memperlambat pengembangan," tegas Toshihiro Mibe. "Pengembangan EV justru terus dipercepat karena teknologi ini tetap menjadi pilar utama dalam upaya Honda menuju carbon neutrality."

Bagi Honda, fokus utamanya adalah pengurangan emisi CO₂, bukan sekadar volume penjualan EV. "Dengan pangsa pasar HEV yang kuat, kami akan menjaga keseimbangan antara HEV saat ini dan EV di masa depan," tambah Mibe.

Pilar Utama Asia Tenggara: Dominasi HEV

Untuk wilayah Asia Tenggara, termasuk Indonesia dan Thailand, HEV diposisikan sebagai pilar transisi yang paling krusial.

"HEV tetap menjadi pilar penting dalam transisi menuju EV penuh, terutama di pasar yang infrastruktur pengisian dayanya belum sepenuhnya siap," jelas Mibe.

"Kami akan terus memperluas ekspansi HEV di wilayah dengan infrastruktur pengisian daya yang terbatas."

Di Indonesia secara spesifik, strategi ini akan mencakup perluasan jajaran HEV, pertimbangan pengenalan PHEV (Plug-in Hybrid), serta menghadirkan opsi yang lebih terjangkau.

Produksi Regional dan "Kartu Truf" Etanol

Berbeda dengan strategi sentralisasi, Honda menerapkan produksi regional berbasis permintaan. Misalnya, Honda 0 Series Alpha yang akan diproduksi di India.

Namun, inovasi paling menarik untuk pasar Asia adalah pengembangan Flex-Fuel Hybrid (FFV-HEV).

"Kami juga mengembangkan flex-fuel hybrid (FFV-HEV) di Brasil yang akan diluncurkan dalam satu hingga dua tahun ke depan," ungkap Mibe. "Kami akan meninjau kemungkinan penerapannya di Asia jika pasokan etanol semakin berkembang."

Menyadari tingginya biaya R&D, Honda juga secara terbuka menyatakan keterbukaan untuk beraliansi. "Kami terus berdialog dengan General Motors dan Nissan untuk mencari peluang kerja sama yang saling menguntungkan," kata Mibe.

Kemitraan juga diperluas ke ranah teknologi, seperti dengan Google untuk layanan terhubung.

Inovasi ini tidak akan eksklusif. Honda berkomitmen menerapkan teknologi kecerdasan dan ADAS (Advanced Driver-Assistance Systems) di seluruh lini kendaraan, baik EV maupun HEV, "agar semua pelanggan dapat merasakan manfaat inovasi ini tanpa batasan model," tutup Mibe.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mayoritas Motor Listrik...
Mayoritas Motor Listrik Honda Akan Segera Diproduksi di Vietnam
Honda Terbitkan Obligasi...
Honda Terbitkan Obligasi Rp44 Triliun: Bukan Ekspansi, tapi Ganti Rugi
Kenapa CEO Honda Toshihiro...
Kenapa CEO Honda Toshihiro Mibe Minta Maaf ke Pemegang Saham?
Honda BeAT 2026 Resmi...
Honda BeAT 2026 Resmi Berubah: Harga Mulai Rp19 Juta, Ini Daftar Lengkap Pembaruannya
Terancam Mobil China,...
Terancam Mobil China, Honda Justru Buka 4 Dealer Baru di Jateng dan Bali
Honda Siap Luncurkan...
Honda Siap Luncurkan 2 Motor Listrik Terbaru Lagi
Veda Ega Pulang Kampung,...
Veda Ega Pulang Kampung, Mario Suryo Aji Jalani Pemulihan Cedera
DAM Konsisten Bina Pebalap...
DAM Konsisten Bina Pebalap Muda lewat Honda Daya Jayadi Racing Team
Ajang Balap Astra Honda...
Ajang Balap Astra Honda Dream Cup 2026 Siap Gegerkan Tasikmalaya
Rekomendasi
Israel Akui Hamas Pertahankan...
Israel Akui Hamas Pertahankan Sebagian Besar Kekuatan Militernya Meskipun Perang
Khotbah Jumat Pertama...
Khotbah Jumat Pertama Bulan Safar : Bulan Penuh Kebaikan, Bukan Kesialan
Wapres AS JD Vance:...
Wapres AS JD Vance: Epstein Terhubung dengan Level Tertinggi CIA dan Mossad
Berita Terkini
Mayoritas Motor Listrik...
Mayoritas Motor Listrik Honda Akan Segera Diproduksi di Vietnam
Mobil Listrik Denza...
Mobil Listrik Denza Dipajang di Pameran Seni ArtMoments 2026, Ada Apa?
Hiu Selatan International...
Hiu Selatan International Hard Enduro 8, DUNLOP Perkenalkan Geomax En92
Review iCar V23:SUVBoxy...
Review iCar V23:SUVBoxy Rp500 Juta yang Bikin Semua Orang Menoleh, tapi Tak Semua Jatuh Cinta
Belum Berniat ke Listrik,...
Belum Berniat ke Listrik, Aston Martin Berjuang Mempertahankan Mesin V12
BMW Umumkan M3 Elektrik...
BMW Umumkan M3 Elektrik Tetap Gunakan Nama M3, Bukan iM3
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved