Tewas Akibat Pintu Mobil Tak BIsa Dibuka, Tesla Digugat
Kamis, 06 November 2025 - 17:58 WIB
loading...
Tewas Akibat Pintu Mobil Tak Bisa Dibuka. FOTO/ CARScoops
A
A
A
TEXAS - Satu keluarga di negara bagian Wisconsin menggugat produsen kendaraan listrik (EV) Tesla setelah lima orang tewas terjebak di dalam kendaraan saat terbakar.
Seperti dilansir dari New York Post, Jeffrey Bauer, 54, dan istrinya, Michelle, 55, termasuk di antara korban tewas setelah Tesla Model S yang mereka tumpangi menabrak pohon dan terbakar di Verona pada 1 November tahun lalu.
"Semua penumpang tidak dapat melarikan diri ketika pintu Tesla tidak dapat dibuka, sehingga mereka terjebak"
"Seorang pemilik rumah menelepon layanan darurat setelah mendengar penumpang berteriak minta tolong di dalam Tesla," menurut gugatan yang diajukan oleh keempat anak Jeffrey dan Michelle.
Kantor sheriff setempat mengonfirmasi bahwa beberapa jenazah ditemukan di kursi depan, yang menunjukkan bahwa mereka kesulitan melarikan diri selama insiden tersebut.
"Pilihan desain Tesla menciptakan risiko yang dapat diperkirakan bahwa penumpang yang selamat dari kecelakaan akan tetap terjebak di dalam kendaraan yang terbakar," tulis pengacara mereka dalam gugatan tersebut.
Gugatan tersebut menuduh kelalaian Tesla, dan menuduh CEO Elon Musk mengetahui risiko kebakaran yang dapat menghancurkan baterai mobil dan mencegah pintu terbuka secara otomatis
Seperti dilansir dari New York Post, Jeffrey Bauer, 54, dan istrinya, Michelle, 55, termasuk di antara korban tewas setelah Tesla Model S yang mereka tumpangi menabrak pohon dan terbakar di Verona pada 1 November tahun lalu.
"Semua penumpang tidak dapat melarikan diri ketika pintu Tesla tidak dapat dibuka, sehingga mereka terjebak"
"Seorang pemilik rumah menelepon layanan darurat setelah mendengar penumpang berteriak minta tolong di dalam Tesla," menurut gugatan yang diajukan oleh keempat anak Jeffrey dan Michelle.
Kantor sheriff setempat mengonfirmasi bahwa beberapa jenazah ditemukan di kursi depan, yang menunjukkan bahwa mereka kesulitan melarikan diri selama insiden tersebut.
"Pilihan desain Tesla menciptakan risiko yang dapat diperkirakan bahwa penumpang yang selamat dari kecelakaan akan tetap terjebak di dalam kendaraan yang terbakar," tulis pengacara mereka dalam gugatan tersebut.
Gugatan tersebut menuduh kelalaian Tesla, dan menuduh CEO Elon Musk mengetahui risiko kebakaran yang dapat menghancurkan baterai mobil dan mencegah pintu terbuka secara otomatis
(wbs)
Lihat Juga :