Demi Penghematan, Nissan dan Mercedes Bangun Pabrik Bersama

Jum'at, 07 November 2025 - 08:17 WIB
loading...
Demi Penghematan, Nissan...
Nissan dan Mercedes Bangun Pabrik Bersama. FOTO/ Motor 1
A A A
LONDON - Pabrik Manufaktur Kerja Sama Ilang Aguascalientes (COMPAS) dibuka pada tahun 2017 sebagai kemitraan 50:50 antara Nissan dan Daimler dengan investasi USD 1 miliar.

Pabrik ini bertanggung jawab untuk merakit Infiniti QX50, QX55, Mercedes A Class, dan GLB untuk pasar global.

Infiniti mengonfirmasi bahwa QX50 dan QX55 akan mengakhiri produksi pada akhir bulan ini. Mercedes mengatakan GLB terakhir akan dirilis sekitar Mei 2026. Setelah semua model ini selesai, operasional pabrik akan ditutup sepenuhnya.

Penutupan COMPAS merupakan bagian dari rencana besar Nissan untuk mengurangi biaya semaksimal mungkin.

Perusahaan berencana untuk menutup tujuh pabrik di seluruh dunia. Dua di antaranya adalah Oppama di Jepang dan fasilitas lainnya di Cuernavaca, Meksiko. Studio desain di San Diego dan São Paulo juga ditutup.

Infiniti masih menjalankan strategi produk barunya. QX60 akan menggantikan QX50, sementara QX65 akan menggantikan QX55. Konsep QX65 Monograph telah dipamerkan dan diperkirakan akan hadir sekitar tahun 2026.

Meskipun perakitan GLB di Meksiko telah dihentikan, Mercedes melanjutkan pengembangan GLB generasi kedua. GLB akan tetap menggunakan mesin pembakaran internal dan versi listrik sejalan dengan transisi portofolio mereka baru-baru ini.

Nissan menerapkan rencana pemulihan yang agresif. Tenaga kerja global akan dikurangi sebanyak 20.000 orang. Jumlah platform telah dikurangi dari 13 menjadi 7.

Target produksi tahunan juga telah diturunkan menjadi satu juta unit untuk mengendalikan biaya. Melalui program "penyederhanaan desain", kompleksitas komponen telah berkurang hingga 70 persen.

Meskipun banyak pemangkasan produksi, Nissan sebenarnya sedang mempersiapkan jajaran model baru. Sudah ada Leaf dan Sentra generasi baru, serta Elgrand yang baru diluncurkan.

Untuk pasar China, Nissan memperkenalkan sedan N6 dan Teana, termasuk Frontier plug-in hybrid. Secara global, Skyline berpenggerak roda belakang diperkirakan akan diluncurkan bersama Infiniti dan kembalinya Xterra pada tahun 2028.

Dengan perampingan operasional yang dipadukan dengan lini produk baru, Nissan yakin bahwa strategi ini akan memperkuat posisi perusahaan di tahun-tahun mendatang.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Volkswagen Group Akan...
Volkswagen Group Akan Hentikan Produksinya Setengah pada 2030
Hadir dan Sapa Masyarakat...
Hadir dan Sapa Masyarakat Batam, ACC Carnival Tebar Promo Menarik
Persoalan Dana Talangan...
Persoalan Dana Talangan Membebani Industri Otomotif China
Mengemudikan Mobil Manual...
Mengemudikan Mobil Manual Lebih Menyehatkan Otak Dibandingkan Otomatis
Toyota dan Nissan Sebut...
Toyota dan Nissan Sebut Mobil yang Diproduksi di AS Berkualitas Lebih Rendah dari Jepang
Carlos Ghosn Klaim Cuma...
Carlos Ghosn Klaim Cuma Dirinya yang Bisa Memperbaiki Nissan
Pengusaha Buka Suara...
Pengusaha Buka Suara soal Pabrik Otomotif Jepang Kabur dari RI ke Vietnam
4 Suporter Tewas, Meksiko...
4 Suporter Tewas, Meksiko Perketat Pengamanan Jelang Lawan Inggris
FIFA: Cooling Break...
FIFA: Cooling Break Dihilangkan di Laga Meksiko vs Ekuador
Rekomendasi
Erin Wartia Buka Suara...
Erin Wartia Buka Suara soal Ajakan Damai Mantan ART, Singgung Gugatan Rp1,1 Miliar
Pekan Dekranasda Tangsel...
Pekan Dekranasda Tangsel 2026, Momentum Perkenalkan Produk Lokal UMKM
Komitmen Berkelanjutan,...
Komitmen Berkelanjutan, Tracon Industri Kolaborasi Tanam 500 Mangrove di Karawang
Berita Terkini
Volkswagen Group Akan...
Volkswagen Group Akan Hentikan Produksinya Setengah pada 2030
Yamaha Aerox E Murni...
Yamaha Aerox E Murni Bertenaga Listrik Resmi Diluncurkan
Hadir dan Sapa Masyarakat...
Hadir dan Sapa Masyarakat Batam, ACC Carnival Tebar Promo Menarik
Ngegas Naik Changan...
Ngegas Naik Changan Deepal S05 Jakarta- Ciletuh, Ternyata Begini Rasanya
Kenapa BAIC Taruh Setengah...
Kenapa BAIC Taruh Setengah Nasib 2026 di Tangan T1?
Berteknologi 3D Bespoke...
Berteknologi 3D Bespoke Scan, Otoproject Kenalkan Karpet Bisa Lakukan Pemetaan
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved