Toyota Minta Desain Mobil Bisa Bertahan 10 Tahun sebelum Berganti Model
Rabu, 19 November 2025 - 07:26 WIB
loading...
Toyota Century. FOTO/ Dok SIndoNews
A
A
A
TOKYO - Toyota akan segera merevolusi proses produksi kendaraannya. Selama beberapa dekade, jika kita melihat Toyota, mereka selalu memperbarui model-model utamanya setiap empat hingga lima tahun.
Kemudian, masa perombakan diperpanjang menjadi tujuh tahun pada tahun 2000. Bayangkan seorang teman saya membeli Corolla Altis dan kurang dari setahun kemudian model baru dirilis. Sayang sekali, bukan?
Sekarang Toyota akan memperpanjang masa perombakan tersebut menjadi sembilan hingga sepuluh tahun.
Dengan kata lain, tidak akan ada perubahan besar pada tampilan model-model ini, tetapi proses facelift tetap dilakukan setiap tahun, begitu pula proses pembaruan perangkat lunak.
Lihat contoh Camry, yang lebih mengarah ke proses facelift dan bukan perubahan ke arah generasi yang benar-benar baru. Namun, tampilannya tetap keren dan modern. Seperti kata pepatah, "Kalau tidak rusak, kenapa diperbaiki?". Penjualannya masih kuat.
Menurut Nikkei, strategi baru Toyota ini mungkin memberi mereka fleksibilitas untuk lebih fokus pada elektrifikasi.
Di saat yang sama, strategi ini juga akan memperkuat posisi Toyota dalam hal penjualan kembali kendaraan mereka.
Langkah ini sebenarnya juga berkaitan erat dengan masalah permintaan kendaraan Toyota yang terlalu tinggi dibandingkan proses produksinya.
Land Cruiser, misalnya, memiliki masa tunggu yang cukup lama. Jadi, jika banyak penggemar yang ingin memilikinya, tidak perlu mendesain ulang.
Siklus produksi yang panjang juga akan menstabilkan pasokan suku cadang. Pembeli juga berkesempatan memiliki model edisi terbatas yang selalu diperkenalkan setiap tahun. ?
Kemudian, masa perombakan diperpanjang menjadi tujuh tahun pada tahun 2000. Bayangkan seorang teman saya membeli Corolla Altis dan kurang dari setahun kemudian model baru dirilis. Sayang sekali, bukan?
Sekarang Toyota akan memperpanjang masa perombakan tersebut menjadi sembilan hingga sepuluh tahun.
Dengan kata lain, tidak akan ada perubahan besar pada tampilan model-model ini, tetapi proses facelift tetap dilakukan setiap tahun, begitu pula proses pembaruan perangkat lunak.
Lihat contoh Camry, yang lebih mengarah ke proses facelift dan bukan perubahan ke arah generasi yang benar-benar baru. Namun, tampilannya tetap keren dan modern. Seperti kata pepatah, "Kalau tidak rusak, kenapa diperbaiki?". Penjualannya masih kuat.
Menurut Nikkei, strategi baru Toyota ini mungkin memberi mereka fleksibilitas untuk lebih fokus pada elektrifikasi.
Di saat yang sama, strategi ini juga akan memperkuat posisi Toyota dalam hal penjualan kembali kendaraan mereka.
Langkah ini sebenarnya juga berkaitan erat dengan masalah permintaan kendaraan Toyota yang terlalu tinggi dibandingkan proses produksinya.
Land Cruiser, misalnya, memiliki masa tunggu yang cukup lama. Jadi, jika banyak penggemar yang ingin memilikinya, tidak perlu mendesain ulang.
Siklus produksi yang panjang juga akan menstabilkan pasokan suku cadang. Pembeli juga berkesempatan memiliki model edisi terbatas yang selalu diperkenalkan setiap tahun. ?
(wbs)
Lihat Juga :