GJAW 2025: Geger Debut 10 Mobil Baru, Menguji Kesetiaan Hybrid Lokal dan Keberanian EV Harga Miring
Minggu, 23 November 2025 - 10:38 WIB
loading...
Lebih dari sepuluh model baru diluncurkan, mencerminkan strategi pasar yang semakin terfragmentasi, dari MPV yang di-hybrid-kan hingga mobil listrik yang harga jualnya dipangkas tajam. Foto: Sindonews/Danang Arradian
A
A
A
ICE BSD - Ajang Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW) 2025 menjadi titik kulminasi pertempuran otomotif akhir tahun, di mana pabrikan berlomba menawarkan komoditas terpanas: elektrifikasi.
Lebih dari sepuluh model baru diluncurkan, mencerminkan strategi pasar yang semakin terfragmentasi, dari MPV yang di-hybrid-kan hingga mobil listrik yang harga jualnya dipangkas tajam.
![GJAW 2025: Geger Debut 10 Mobil Baru, Menguji Kesetiaan Hybrid Lokal dan Keberanian EV Harga Miring]()
Babak baru ini dibuka oleh narasi kebanggaan domestik yang disuarakan Toyota. Veloz Hybrid, model yang telah lama dinanti, akhirnya resmi diperkenalkan dan dengan bangga diproduksi secara lokal di Indonesia.
“Hari ini, kami membuka babak baru untuk Veloz, yang kini hadir dengan teknologi hybrid dan dengan bangga diproduksi secara lokal di Indonesia,” ujar Hiroyuki Ueda, Presiden Direktur PT Toyota Astra Motor (TAM), menegaskan komitmen investasi di industri hulu Tanah Air.
Di sisi lain, gelombang agresif datang dari pemain Asia non-Jepang, yang berani bertaruh di berbagai segmen sekaligus.
Palagan Harga: Geely Menyerah, Lepas Menantang
Pasar mobil listrik rakyat terkejut dengan manuver Geely. Usai mendapatkan kepastian insentif, Geely memangkas harga kedua modelnya secara signifikan:
• EX2 Max: Harga turun dari Rp299,5 juta menjadi Rp273 juta.
• EX2 Pro: Harga paling miring, turun dari Rp255,9 juta menjadi Rp233 juta.
Pemangkasan harga hingga Rp26,5 juta ini adalah strategi kill-the-market yang bertujuan mengakuisisi volume penjualan massal.
Namun, perang ini juga terjadi di segmen hybrid premium. Sub-brand Chery, Lepas, resmi masuk dengan SUV PHEV L8 lima penumpang. Model ini dipasang harga pre-booking Rp589 juta. Harga ini secara langsung menantang dominasi hybrid Jepang, membawa opsi Plug-in Hybrid sebagai alternatif tengah antara full EV dan full bensin.
![GJAW 2025: Geger Debut 10 Mobil Baru, Menguji Kesetiaan Hybrid Lokal dan Keberanian EV Harga Miring]()
1. Changan Deepal S07 dan Lumin: Brand China, Changan, melakukan debut ganda. Deepal S07 (SUV) menargetkan premium, sementara Lumin diproyeksikan meraup pasar EV kompak urban, berbekal jarak tempuh 301 km. Menurut Setiawan Surya, CEO Changan Indonesia, Lumin adalah kendaraan yang "seriously playfull," menawarkan ruang kabin nyaman untuk harian.
2. Jetour T2: Setelah penantian panjang sejak GIIAS, SUV rugged Jetour T2 akhirnya mengumumkan harga "khusus" di kisaran Rp500 jutaan. Namun, penantian ini terasa antiklimaks. Di tengah kompetitor boxy seperti Chery J6T yang sudah berani mematok harga eksplisit dan spesifikasi off-road yang teruji, harga banderol Jetour T2 yang masih menggantung ini dinilai pasar sebagai manuver setengah hati yang berpotensi kehilangan momentum.
![GJAW 2025: Geger Debut 10 Mobil Baru, Menguji Kesetiaan Hybrid Lokal dan Keberanian EV Harga Miring]()
3. Suzuki Grand Vitara: Suzuki memilih jalan penyempurnaan, bukan revolusi. Grand Vitara minor change dirilis dengan fitur kenyamanan yang sangat diincar: ventilated seat, velg baru, dan Head Up Display (HUD), dengan harga jual Rp416 juta. "Kami berkomitmen untuk memberikan peningkatan nilai tambah yang telah disesuaikan dengan masukan dan kebutuhan pasar," kata Dony Ismi, Deputy Sales and Marketing Managing Director PT SIS, memposisikan Grand Vitara sebagai SUV hybrid yang memanjakan.
![GJAW 2025: Geger Debut 10 Mobil Baru, Menguji Kesetiaan Hybrid Lokal dan Keberanian EV Harga Miring]()
4. Chery Tiggo 8 CSH: Chery merespons masukan pelanggan dengan menambah varian Comfort dan Premium AWD pada model Tiggo 8 CSH, melengkapi tipe FWD yang sudah ada. Budi Darmawan Jantania, Vice Country Director PT CSI, menyebutkan bahwa kini ada tiga pilihan yang berbeda, menandakan Chery berupaya menutup celah pasar di segmen SUV premium.
Vietnam Ikut Bertarung
Tak hanya China, Vietnam melalui VinFast juga ikut menguji nyali. Mereka memperkenalkan model beragam: Limo Green, VF Wild Concept (sebuah pickup futuristik), hingga Mini Green, mobil listrik kompak yang secara langsung akan bersaing dengan Geely dan Lumin di segmen entry-level.
Keseluruhan daftar peluncuran, termasuk facelift Wuling Alvez dan edisi terbatas Ford Everest 25th Anniversary Edition, menegaskan satu hal: pasar otomotif Indonesia di penghujung tahun 2025 telah memasuki fase hiper-kompetisi.
Konsumen tidak hanya disuguhi lebih banyak pilihan, tetapi juga dipaksa untuk cermat memilih: antara produk yang didukung basis produksi lokal, atau value agresif yang ditawarkanpendatangbaru.
Lebih dari sepuluh model baru diluncurkan, mencerminkan strategi pasar yang semakin terfragmentasi, dari MPV yang di-hybrid-kan hingga mobil listrik yang harga jualnya dipangkas tajam.

Babak baru ini dibuka oleh narasi kebanggaan domestik yang disuarakan Toyota. Veloz Hybrid, model yang telah lama dinanti, akhirnya resmi diperkenalkan dan dengan bangga diproduksi secara lokal di Indonesia.
“Hari ini, kami membuka babak baru untuk Veloz, yang kini hadir dengan teknologi hybrid dan dengan bangga diproduksi secara lokal di Indonesia,” ujar Hiroyuki Ueda, Presiden Direktur PT Toyota Astra Motor (TAM), menegaskan komitmen investasi di industri hulu Tanah Air.
Di sisi lain, gelombang agresif datang dari pemain Asia non-Jepang, yang berani bertaruh di berbagai segmen sekaligus.
Palagan Harga: Geely Menyerah, Lepas Menantang
![GJAW 2025: Geger Debut 10 Mobil Baru, Menguji Kesetiaan Hybrid Lokal dan Keberanian EV Harga Miring]()
Pasar mobil listrik rakyat terkejut dengan manuver Geely. Usai mendapatkan kepastian insentif, Geely memangkas harga kedua modelnya secara signifikan:
• EX2 Max: Harga turun dari Rp299,5 juta menjadi Rp273 juta.
• EX2 Pro: Harga paling miring, turun dari Rp255,9 juta menjadi Rp233 juta.
Pemangkasan harga hingga Rp26,5 juta ini adalah strategi kill-the-market yang bertujuan mengakuisisi volume penjualan massal.
Namun, perang ini juga terjadi di segmen hybrid premium. Sub-brand Chery, Lepas, resmi masuk dengan SUV PHEV L8 lima penumpang. Model ini dipasang harga pre-booking Rp589 juta. Harga ini secara langsung menantang dominasi hybrid Jepang, membawa opsi Plug-in Hybrid sebagai alternatif tengah antara full EV dan full bensin.
SUV: Medan Perang Paling Padat
Segmen SUV menjadi saksi mata diversifikasi paling brutal:
1. Changan Deepal S07 dan Lumin: Brand China, Changan, melakukan debut ganda. Deepal S07 (SUV) menargetkan premium, sementara Lumin diproyeksikan meraup pasar EV kompak urban, berbekal jarak tempuh 301 km. Menurut Setiawan Surya, CEO Changan Indonesia, Lumin adalah kendaraan yang "seriously playfull," menawarkan ruang kabin nyaman untuk harian.
2. Jetour T2: Setelah penantian panjang sejak GIIAS, SUV rugged Jetour T2 akhirnya mengumumkan harga "khusus" di kisaran Rp500 jutaan. Namun, penantian ini terasa antiklimaks. Di tengah kompetitor boxy seperti Chery J6T yang sudah berani mematok harga eksplisit dan spesifikasi off-road yang teruji, harga banderol Jetour T2 yang masih menggantung ini dinilai pasar sebagai manuver setengah hati yang berpotensi kehilangan momentum.

3. Suzuki Grand Vitara: Suzuki memilih jalan penyempurnaan, bukan revolusi. Grand Vitara minor change dirilis dengan fitur kenyamanan yang sangat diincar: ventilated seat, velg baru, dan Head Up Display (HUD), dengan harga jual Rp416 juta. "Kami berkomitmen untuk memberikan peningkatan nilai tambah yang telah disesuaikan dengan masukan dan kebutuhan pasar," kata Dony Ismi, Deputy Sales and Marketing Managing Director PT SIS, memposisikan Grand Vitara sebagai SUV hybrid yang memanjakan.
.jpg)
4. Chery Tiggo 8 CSH: Chery merespons masukan pelanggan dengan menambah varian Comfort dan Premium AWD pada model Tiggo 8 CSH, melengkapi tipe FWD yang sudah ada. Budi Darmawan Jantania, Vice Country Director PT CSI, menyebutkan bahwa kini ada tiga pilihan yang berbeda, menandakan Chery berupaya menutup celah pasar di segmen SUV premium.
Vietnam Ikut Bertarung
![GJAW 2025: Geger Debut 10 Mobil Baru, Menguji Kesetiaan Hybrid Lokal dan Keberanian EV Harga Miring]()
Tak hanya China, Vietnam melalui VinFast juga ikut menguji nyali. Mereka memperkenalkan model beragam: Limo Green, VF Wild Concept (sebuah pickup futuristik), hingga Mini Green, mobil listrik kompak yang secara langsung akan bersaing dengan Geely dan Lumin di segmen entry-level.
Keseluruhan daftar peluncuran, termasuk facelift Wuling Alvez dan edisi terbatas Ford Everest 25th Anniversary Edition, menegaskan satu hal: pasar otomotif Indonesia di penghujung tahun 2025 telah memasuki fase hiper-kompetisi.
Konsumen tidak hanya disuguhi lebih banyak pilihan, tetapi juga dipaksa untuk cermat memilih: antara produk yang didukung basis produksi lokal, atau value agresif yang ditawarkanpendatangbaru.
(dan)
Lihat Juga :