Empat Bulan Mengaspal, Demam BYD Atto 1 Belum Turun: Harga Naik, Pesanan Justru Membeludak!
Selasa, 25 November 2025 - 15:25 WIB
loading...
A
A
A
"Sampai hari ini saya lihat secara progress peningkatan penjualan. Relatively sama. Saya yakin masih sampai akhir tahun. Fenomena demand dari Atto 1 itu masih sama," ujar Luther saat ditemui di sela-sela pameran Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW) 2025 di ICE BSD City, Tangerang.
Kehadiran unit-unit Atto 1 yang mulai berseliweran di jalanan ibu kota menjadi "iklan berjalan" yang paling efektif, memberikan validasi sosial bagi calon pembeli yang sebelumnya masih ragu.
Luther menjelaskan fenomena psikologis ini sebagai karakter khas konsumen Indonesia. Keyakinan untuk meminang kendaraan baru sering kali berbanding lurus dengan seberapa sering mereka melihat unit tersebut digunakan orang lain.
"Ada karakternya masyarakat Indonesia, ketika sudah banyak di jalanan mereka baru lebih confidence. Nah sekarang ini belakangan dealer-dealer mengatakan malah lebih banyak (permintaan). Karena sudah lihat ada yang mungkin merasakan langsung, sudah ke dealer. Jadi kita confidence ini akan berjalan lebih panjang," papar Luther.
Efek Bola Salju "Test Drive" Jalanan
Tingginya permintaan ini bukan tanpa alasan. Analisis perilaku konsumen menunjukkan adanya pergeseran pola kepercayaan. Jika pada fase awal pembelian didorong oleh hype harga murah dan desain, kini gelombang kedua pembelian dipicu oleh bukti empiris di jalan raya.Kehadiran unit-unit Atto 1 yang mulai berseliweran di jalanan ibu kota menjadi "iklan berjalan" yang paling efektif, memberikan validasi sosial bagi calon pembeli yang sebelumnya masih ragu.
Luther menjelaskan fenomena psikologis ini sebagai karakter khas konsumen Indonesia. Keyakinan untuk meminang kendaraan baru sering kali berbanding lurus dengan seberapa sering mereka melihat unit tersebut digunakan orang lain.
"Ada karakternya masyarakat Indonesia, ketika sudah banyak di jalanan mereka baru lebih confidence. Nah sekarang ini belakangan dealer-dealer mengatakan malah lebih banyak (permintaan). Karena sudah lihat ada yang mungkin merasakan langsung, sudah ke dealer. Jadi kita confidence ini akan berjalan lebih panjang," papar Luther.
Tantangan Harga di Tengah Fluktuasi Kurs
Namun, popularitas ini datang dengan tantangan ekonominya sendiri. BYD Motor Indonesia terpaksa mengoreksi harga jual varian terendah, yakni tipe Dynamic, yang kini dibanderol Rp 199 juta, naik dari harga peluncuran awal sebesar Rp 195 juta. Kenaikan sebesar Rp4 juta ini tak lepas dari faktor eksternal, terutama nilai tukar rupiah yang berfluktuasi terhadap mata uang asing, mengingat unit ini masih berstatus impor utuh (CBU).Lihat Juga :