Empat Bulan Mengaspal, Demam BYD Atto 1 Belum Turun: Harga Naik, Pesanan Justru Membeludak!

Selasa, 25 November 2025 - 15:25 WIB
loading...
Empat Bulan Mengaspal,...
Meski harga varian terendah terkerek naik menjadi Rp 199 juta akibat fluktuasi kurs, animo masyarakat terhadap mobil listrik kompak BYD Atto 1 justru kian tak terbendung setelah empat bulan peluncuran. Foto: BYD Indonesia
A A A
ICE BSD - Empat bulan sudah berlalu sejak selubung BYD Atto 1 dibuka, namun euforia terhadap mobil listrik mungil ini bukannya mereda, malah kian menggila.

Di tengah pasar otomotif yang kerap lesu pasca-peluncuran, BYD Atto 1 justru melawan arus dengan mencatatkan angka penjualan fantastis lebih dari 9.000 unit per Oktober 2025.

Fenomena ini menjadi anomali menarik di saat harga varian terendahnya justru merangkak naik. Atto 1 bukan sekadar mobil; ia telah menjelma menjadi simbol baru mobilitas kaum urban yang sadar harga namun haus teknologi.

Head of Marketing PR and Government Relation BYD Motor Indonesia, Luther T. Panjaitan, mengungkapkan bahwa grafik permintaan Atto 1 terus menunjukkan tren positif yang stabil, bahkan cenderung meningkat.

Situasi ini memaksa manajemen putar otak untuk menyusun strategi distribusi agar masa tunggu (inden) konsumen tidak mengular panjang dan menggerus kesabaran.

"Sampai hari ini saya lihat secara progress peningkatan penjualan. Relatively sama. Saya yakin masih sampai akhir tahun. Fenomena demand dari Atto 1 itu masih sama," ujar Luther saat ditemui di sela-sela pameran Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW) 2025 di ICE BSD City, Tangerang.

Efek Bola Salju "Test Drive" Jalanan

Tingginya permintaan ini bukan tanpa alasan. Analisis perilaku konsumen menunjukkan adanya pergeseran pola kepercayaan. Jika pada fase awal pembelian didorong oleh hype harga murah dan desain, kini gelombang kedua pembelian dipicu oleh bukti empiris di jalan raya.

Kehadiran unit-unit Atto 1 yang mulai berseliweran di jalanan ibu kota menjadi "iklan berjalan" yang paling efektif, memberikan validasi sosial bagi calon pembeli yang sebelumnya masih ragu.

Luther menjelaskan fenomena psikologis ini sebagai karakter khas konsumen Indonesia. Keyakinan untuk meminang kendaraan baru sering kali berbanding lurus dengan seberapa sering mereka melihat unit tersebut digunakan orang lain.
"Ada karakternya masyarakat Indonesia, ketika sudah banyak di jalanan mereka baru lebih confidence. Nah sekarang ini belakangan dealer-dealer mengatakan malah lebih banyak (permintaan). Karena sudah lihat ada yang mungkin merasakan langsung, sudah ke dealer. Jadi kita confidence ini akan berjalan lebih panjang," papar Luther.

Tantangan Harga di Tengah Fluktuasi Kurs

Namun, popularitas ini datang dengan tantangan ekonominya sendiri. BYD Motor Indonesia terpaksa mengoreksi harga jual varian terendah, yakni tipe Dynamic, yang kini dibanderol Rp 199 juta, naik dari harga peluncuran awal sebesar Rp 195 juta. Kenaikan sebesar Rp4 juta ini tak lepas dari faktor eksternal, terutama nilai tukar rupiah yang berfluktuasi terhadap mata uang asing, mengingat unit ini masih berstatus impor utuh (CBU).

Sebagai model entry level, Atto 1 memang sangat sensitif terhadap perubahan harga. Kenaikan sekecil apa pun berpotensi menggoyahkan segmen pasar yang sangat price-sensitive.

Namun, data di lapangan menunjukkan bahwa elastisitas permintaan terhadap Atto 1 cukup kuat; kenaikan harga tersebut tampaknya belum mampu memadamkan minat beli konsumen yang sudah kepincut.

"Sudah naik ya yang (trim) bawah. Salah satunya memang karena kita masih berbasis impor itu adalah fluktuasi kurs. Nah kita harus pertimbangkan karena ini adalah model entry level. Kita juga harus sangat sensitif terhadap perubahan harga," pungkas Luther.

Dengan harga yang kini nyaris menyentuh angka psikologis Rp200 juta untuk varian termurahnya, BYD Atto 1 tetap melaju kencang, membuktikan bahwa kombinasi harga yang pas dan kepercayaan pasar adalah resep ampuh menaklukkan aspalIndonesia.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perbandingan Spesifikasi...
Perbandingan Spesifikasi BYD Atto 1 STD, Dynamic, dan Premium Terbaru 2026
Siasat Rp 415 Juta:...
Siasat Rp 415 Juta: Mampukah Varian Advanced Plus Mengubah Nasib Atto 3 di Indonesia?
82 Ribu Mobil Listrik...
82 Ribu Mobil Listrik Serbu Pasar Nasional, BYD M6 dan Atto 1 Bikin Kompetitor Gigit Jari
Hegemoni Jepang Runtuh,...
Hegemoni Jepang Runtuh, BYD Atto 1 Rebut Mahkota Penjualan Mobil Nasional
Daftar 10 Mobil Terlaris...
Daftar 10 Mobil Terlaris Oktober 2025: BYD Atto 1 Geser Dominasi Innova Zenix
BYD Atto 1 Meluncur...
BYD Atto 1 Meluncur di GIIAS Bandung, Siapkah Pasar Priangan Beralih ke Listrik?
Kaleidoskop 2025: 10...
Kaleidoskop 2025: 10 Fenomena Otomotif Sepanjang 2025
BYD Tunjukkan Taring...
BYD Tunjukkan Taring di GJAW 2025
Menjajal Kelincahan...
Menjajal Kelincahan BYD ATTO 1 Terabas Jalan Tol hingga Jalur Pegunungan di Jateng
Rekomendasi
Polda Metro Jaya: Korban...
Polda Metro Jaya: Korban Penipuan Hanania Travel Capai 1.430 Orang
Minat Gen Z Meningkat,...
Minat Gen Z Meningkat, Diaspora RI Hadirkan Ruang Belajar tentang Jepang
Golkar: Capres-Cawapres...
Golkar: Capres-Cawapres Jangan Terlalu Sedikit dan Jangan juga Terlalu Banyak
Berita Terkini
Benedetto Vigna: Jika...
Benedetto Vigna: Jika Mobil Otonom Bisa Mengemudi Sendiri, Mengapa Membeli Ferrari
XPENG V1SION Night 2026,...
XPENG V1SION Night 2026, Tandai Babak Baru XPENG di Indonesia
Volkswagen Group Disinyalir...
Volkswagen Group Disinyalir Akan Menjual Ducati?
Ber-DNA Lancer, Mitsubishi...
Ber-DNA Lancer, Mitsubishi Attrage 2026 Dipastikan Siap Diluncurkan
Mau Beli Mobil Baru...
Mau Beli Mobil Baru atau Bekas? OLX Kini Sediakan Keduanya dalam Satu Platform
Bawa SIMC ke PRJ 2026...
Bawa SIMC ke PRJ 2026 Bisa Dapat Subsidi Harga Kendaraan Listrik
Infografis
Pemerintah Bocorkan...
Pemerintah Bocorkan Soal Potensi Harga BBM Naik per 1 Juli Nanti
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved