Neoplan Jumbocruiser, Leluhur Bus Tingkat Ganda Terbesar yang Ada

Senin, 15 Desember 2025 - 08:50 WIB
loading...
Neoplan Jumbocruiser,...
Neoplan Jumbocruiser. Super truk
A A A
BERLIN - Neoplan Jumbocruiser adalah salah satu kendaraan paling unik yang pernah muncul di industri bus dunia.

Dirancang sebagai bus tingkat ganda dengan bagian yang dapat disambung (bus gandeng), model ini dapat mengangkut lebih dari 100 penumpang sekaligus, menjadikannya salah satu bus penumpang terbesar yang pernah beroperasi.



Menurut laporan awal, hanya 11 unit yang pernah dibangun di Jerman.

Asal Usul Ide Jumbocruiser

Konsep Jumbocruiser bermula pada tahun 1970-an ketika perjalanan darat jarak jauh sedang booming di Eropa. Menurut majalah Jerman Omnibus Spiegel, Neoplan melihat peluang ekonomi yang besar: lebih banyak penumpang berarti biaya operasional per orang yang lebih rendah untuk operator tur.

Neoplan telah bereksperimen dengan ide bus tingkat ganda yang diperpanjang dengan sistem sambungan sejak akhir tahun 1960-an.

Akibatnya, Jumbocruiser secara resmi diperkenalkan di Pameran Frankfurt 1975 sebagai solusi mobilitas skala besar dengan ruang interior lebih luas daripada bus biasa.

Dimensi dan Kapasitas Tinggi

Mengemudikan Jumbocruiser bukanlah tugas yang mudah karena ukurannya yang sangat besar. Dalam konfigurasi standar, Jumbocruiser memiliki panjang 708 inci (sekitar 17,97 meter), lebar 98 inci (sekitar 2,49 meter), dan tinggi 157 inci (sekitar 3,99 meter).

Luas lantai mendekati 1.000 kaki persegi (sekitar 92,9 meter persegi), memungkinkan kapasitas teoritis hingga 144 penumpang. Namun, sebagian besar unit dibangun dengan sekitar 110 kursi untuk menyediakan ruang tambahan untuk bagasi dan bar di dalam bus.

Penjelasan Nama Jumbocruiser

Nama Jumbocruiser terinspirasi oleh pesawat Boeing Jumbo Jet. Namun, secara internal dikenal sebagai N 138/4, yang mengacu pada:

N: Neoplan

1: Status sebagai bus mewah

38: Jumlah maksimum baris kursi

4: Jumlah gandar

Mesin Mercedes-Benz V12

Untuk menggerakkan bus sepanjang ini, dibutuhkan mesin yang sesuai. Model-model awal ditenagai oleh mesin turbodiesel Mercedes-Benz OM404 V12 19,1 liter yang menghasilkan sekitar 400 hp dan torsi 948 lb-ft.

Mesin dipasang di dekat sambungan artikulasi dan menggerakkan gandar kedua melalui transmisi otomatis 5 kecepatan.

Pada saat itu, Neoplan belum dapat menemukan transmisi manual yang mampu menangani torsi tinggi mesin, sehingga transmisi otomatis adalah solusi yang paling praktis.

Penurunan Permintaan Akibat Perubahan Regulasi

Zaman keemasan bus jarak jauh berumur pendek. Pada akhir tahun 1970-an, permintaan untuk Jumbocruiser telah menurun. Salah satu faktor yang mengakhiri model ini adalah larangan

Prancis terhadap bus gandeng tertentu pada tahun 1980 karena alasan keselamatan. Larangan ini membuat perjalanan antara Jerman dan tujuan wisata populer seperti Spanyol dan Portugal menjadi lebih rumit karena pengemudi harus menghindari rute darat melalui Prancis atau menggunakan feri dari Italia. Hal ini tidak hanya memakan waktu tetapi juga meningkatkan biaya.

Unit Produksi Terakhir dan Nasib Jumbocruiser Saat Ini

Jumbocruiser terakhir dibangun pada tahun 1991 dan secara resmi terdaftar pada tahun 1992. Versi ini menerima beberapa peningkatan termasuk mesin turbodiesel Mercedes V8 yang dipasang di belakang dan transmisi otomatis 8 kecepatan.

Dari 11 unit yang diproduksi, sekitar 9 dikatakan masih ada hingga saat ini, meskipun sebagian besar tidak lagi mengangkut penumpang.

Beberapa diubah menjadi RV raksasa pada tahun 1990-an, beberapa digunakan sebagai bus wisata untuk The Kelly Family dan beberapa disimpan di museum. Beberapa di antaranya kini digunakan sebagai kendaraan untuk acara khusus.

Neoplan Jumbocruiser adalah simbol dari era ketika produsen bus mencoba ide-ide radikal untuk mengangkut lebih banyak penumpang dengan kenyamanan maksimal. Meskipun waktu tidak berpihak padanya karena perubahan peraturan dan biaya operasional, Jumbocruiser tetap menjadi salah satu inovasi paling mengesankan dalam sejarah transportasi umum.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Skoda Kodiaq RS 6 Habis...
Skoda Kodiaq RS 6 Habis Terjual dalam Waktu 6 Menit, Apa Keistimewaanya?
Citroen Berlingo Baru...
Citroen Berlingo Baru Akan Kembali dengan Desain MPV Kecil Praktis
Standar Keselamatan...
Standar Keselamatan Kendaraan Listrik Baru China Lebih Ketat!
Harga BBM Naik, Gunakan...
Harga BBM Naik, Gunakan iCAR V23 hanya Rp38 Ribu Seminggu
BMW Mengkonfirmasi M3...
BMW Mengkonfirmasi M3 Generasi Berikutnya Tidak Akan Gunakan PHEV
Volkswagen Memangkas...
Volkswagen Memangkas Produksi Pabriknya di Jerman, Ini Pertimbangan
Penemuan Mengejutkan...
Penemuan Mengejutkan dari Mumi Oezti Berusia 5.000 Tahun Dibeberkan
NASA Umumkan Akan Bangun...
NASA Umumkan Akan Bangun Kota di Bulan dalam Waktu 6 Tahun
Menuju Tujuh Dekade...
Menuju Tujuh Dekade Astra: Perkuat Fokus Strategis untuk Dorong Pertumbuhan Perusahaan
Rekomendasi
Buku Sang Arsitek Presisi...
Buku Sang Arsitek Presisi Polri Ulas Kepemimpinan Kapolri Listyo Sigit Prabowo
Lolos ke Jakarta, Peserta...
Lolos ke Jakarta, Peserta Liga Bintang Juara GTV Ungkap Pengalaman Seru dan Menegangkan
AS dan Israel Jadi Sumber...
AS dan Israel Jadi Sumber Kerusakan, Iran Serukan Tatanan Baru Negara Islam
Berita Terkini
Mobil Buatan Amerika...
Mobil Buatan Amerika Serikat Dapat Ujian Besar di Pasar Jepang
Skoda Kodiaq RS 6 Habis...
Skoda Kodiaq RS 6 Habis Terjual dalam Waktu 6 Menit, Apa Keistimewaanya?
Motor Listrik Rp32 Juta...
Motor Listrik Rp32 Juta yang Tak Takut Jalan Rusak: Tyranno X Hadir di Jakarta Fair
Digas Wapres Gibran...
Digas Wapres Gibran di Papua, Ini Spesifikasi Yadea Velax H
Mobil Jepang Lawas Tetap...
Mobil Jepang Lawas Tetap Rebut Perhatian Penggemar Modifikasi, Ini Alasannya!
Mengapa Batmobile Tumbler...
Mengapa Batmobile Tumbler Seharga Rp 53,5 Miliar Menjadi Mobil Terlangka di Dunia?
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved