Banyak Pembiayaan Alergi Mobil Listrik, BYD Bikin Leasing Sendiri di 2026
Rabu, 17 Desember 2025 - 15:30 WIB
loading...
A
A
A
"Yang penting juga adalah untuk menjaga resale value. Sebab finansial yang kuat dan kokoh memberikan confidence level kepada pembeli kendaraan dalam jangka panjang," tambah Luther. Strategi ini mirip dengan apa yang dilakukan pabrikan premium Eropa untuk menjaga prestise dan nilai aset konsumen mereka.
Sebagai pemilik produk sekaligus pemberi kredit, BYD memiliki keleluasaan untuk memberikan promo bunga rendah, tenor panjang, atau paket bundling yang tidak masuk akal bagi hitungan komersial bank biasa, namun menguntungkan bagi penetrasi pasar BYD.
Luther menekankan adanya hak eksklusivitas dalam skema ini. "Mungkin lembaga pembiayaan lain berpikir dalam konteks komersial saja. Namun jika dimiliki BYD, kami bisa memberikan support-support yang mungkin tidak diberikan lembaga lain. Ini akan lebih nyaman buat customer," tuturnya.
Langkah BYD ini menjadi sinyal keras bagi industri otomotif nasional: bahwa untuk memenangkan pasar mobil listrik di Indonesia, produsen tidak cukup hanya menjual teknologi baterai canggih, tetapi juga harus berani menjamin isi dompet konsumen hingga bertahun-tahun ke depan.
Privilese Eksklusif bagi Konsumen
Kehadiran captive finance ini juga menjanjikan fleksibilitas yang tidak bisa ditawarkan oleh lembaga keuangan umum.Sebagai pemilik produk sekaligus pemberi kredit, BYD memiliki keleluasaan untuk memberikan promo bunga rendah, tenor panjang, atau paket bundling yang tidak masuk akal bagi hitungan komersial bank biasa, namun menguntungkan bagi penetrasi pasar BYD.
Luther menekankan adanya hak eksklusivitas dalam skema ini. "Mungkin lembaga pembiayaan lain berpikir dalam konteks komersial saja. Namun jika dimiliki BYD, kami bisa memberikan support-support yang mungkin tidak diberikan lembaga lain. Ini akan lebih nyaman buat customer," tuturnya.
Langkah BYD ini menjadi sinyal keras bagi industri otomotif nasional: bahwa untuk memenangkan pasar mobil listrik di Indonesia, produsen tidak cukup hanya menjual teknologi baterai canggih, tetapi juga harus berani menjamin isi dompet konsumen hingga bertahun-tahun ke depan.
(dan)
Lihat Juga :