Ford Desak Inggris Mengikuti Eropa Melonggarkan Aturan Emisi Kendaraan

Minggu, 21 Desember 2025 - 07:49 WIB
loading...
A A A
Perubahan ini memberi ruang bagi sejumlah kecil kendaraan ICE untuk terus dijual setelah tahun 2035, selama emisinya dikontrol ketat atau digunakan sebagai penambah jangkauan.

Namun, situasi di Inggris sangat berbeda, karena negara tersebut telah menetapkan jadwal elektrifikasi paling agresif di kawasan ini.

Mulai tahun 2030, semua mobil baru setidaknya harus hibrida, sementara tahun 2035 tetap menjadi batas akhir penjualan kendaraan bermesin pembakaran internal (ICE) sepenuhnya. Meskipun pemerintah telah dikritik karena terlalu ketat, beberapa pelonggaran terbaru telah memberikan sedikit kelegaan bagi para produsen.

Badan otomotif utama Inggris, SMMT, menegaskan bahwa negara tersebut perlu menilai kemajuannya sendiri. Namun, mereka juga menunjukkan bahwa Eropa adalah pasar ekspor terbesar Inggris, sehingga setiap perubahan kebijakan di Uni Eropa pasti akan berdampak langsung pada industri lokal.

Oleh karena itu, tinjauan ZEV (Zero Emission Vehicle) yang lebih awal diperkirakan akan dimulai tahun depan dan dapat membentuk kembali jalur elektrifikasi Inggris agar lebih selaras dengan Uni Eropa.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Fakta Baru Pasar Mobil...
Fakta Baru Pasar Mobil Eropa: Mobil Bensin Turun, EV dan Merek China Melesat
Ford Gunakan Beruang...
Ford Gunakan Beruang Raksasa untuk Menguji Kualitas F150
Skoda Kodiaq RS 6 Habis...
Skoda Kodiaq RS 6 Habis Terjual dalam Waktu 6 Menit, Apa Keistimewaanya?
Citroen Berlingo Baru...
Citroen Berlingo Baru Akan Kembali dengan Desain MPV Kecil Praktis
Standar Keselamatan...
Standar Keselamatan Kendaraan Listrik Baru China Lebih Ketat!
Dorong Ekosistem EV,...
Dorong Ekosistem EV, Wuling Berkolaborasi dengan Grab
Blok M Jadi Lokasi Awal...
Blok M Jadi Lokasi Awal Penerapan Kawasan Rendah Emisi Jakarta
Pusat Studi Kepolisian...
Pusat Studi Kepolisian ULM Inisiasi Deklarasi Bersama Anti-ODOL di Kalsel
Menguji Performa BYD...
Menguji Performa BYD M6 DM Terabas Jalanan Ibu Kota Jateng hingga Tol Semarang-Salatiga
Rekomendasi
Jokowi Pede PSI Masuk...
Jokowi Pede PSI Masuk Parlemen Senayan di Pemilu 2029
Prabowo Singgung Pihak...
Prabowo Singgung Pihak Bikin Gaduh usai Pemilu: Kapan Kita Mau Menuju Kesejahteraan untuk Rakyat?
Kinerja Solid, Laba...
Kinerja Solid, Laba Bersih MSIN Melonjak 140% Jadi Rp985 Miliar di 2025
Berita Terkini
Bukti Geely Serius di...
Bukti Geely Serius di Indonesia: Kapasitas Produksi EX2 Dilipatgandakan!
T1, Inikah Mobil Listrik...
T1, Inikah Mobil Listrik Pertama BAIC di Indonesia?
Polytron Wujudkan Desain...
Polytron Wujudkan Desain Pemenang FOX Berkreasik: Dari Konsep Basket hingga Sneaker Culture
Ini Alasan Harga Lepas...
Ini Alasan Harga Lepas E4 Belum Juga Diumumkan
DFSK E5 Plus: Pre-Booking...
DFSK E5 Plus: Pre-Booking Dibuka, Ratusan Unit Ludes di Hari Pertama
Lepas E4 vs Jaecoo J5:...
Lepas E4 vs Jaecoo J5: Perbandingan SUV EV Rp300 Jutaan Terbaik
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved