Nyaris Nol Bintang ANCAP: Sabuk Pengaman Gagal, Suzuki Fronx Diguncang Skandal Keselamatan

Selasa, 23 Desember 2025 - 16:45 WIB
loading...
Nyaris Nol Bintang ANCAP:...
Mobil baru, dijual ke publik, lolos regulasi pemerintah—namun di ruang uji tabrak, sabuk pengamannya justru melepaskan penumpang. Di titik inilah Suzuki Fronx tersandung. Foto: ANCAP
A A A
JAKARTA - Suzuki Fronx, SUV kompak yang sangat populer di Indonesia, mendadak menjadi sorotan tajam setelah mendapat peringkat keselamatan satu bintang dari ANCAP.

Bukan sekadar nilai rendah, uji tabrak ini mengungkap temuan yang jarang terjadi dan dinilai serius: kegagalan sabuk pengaman kursi belakang.

Dalam uji tabrak frontal penuh, retractor sabuk pengaman kursi belakang kiri gagal berfungsi, menyebabkan pelepasan sabuk yang tidak terkendali.

Dummy penumpang belakang kehilangan penahan dan menghantam bagian belakang kursi penumpang depan.
ANCAP menyebut insiden ini sebagai “rare and serious seatbelt failure”—kasus langka dengan potensi konsekuensi fatal di dunia nyata.

Uniknya, kegagalan sabuk pengaman tersebut tidak memengaruhi nilai akhir. Alasannya ini: Suzuki Fronx sudah lebih dulu mendapatkan nol poin dalam uji frontal penuh akibat beban dada yang sangat tinggi pada dummy. Dengan kata lain, performa struktur dan sistem penahan sudah berada di titik terendah sebelum kegagalan sabuk terjadi.

Nyaris Nol, Bertahan di Angka Minimum
Nyaris Nol Bintang ANCAP: Sabuk Pengaman Gagal, Suzuki Fronx Diguncang Skandal Keselamatan

Suzuki Fronx hanya selangkah dari peringkat nol bintang. Mobil ini memperoleh 40 persen untuk Child Occupant Protection, tepat di ambang batas minimum untuk meraih satu bintang secara keseluruhan—menjadikannya nilai terendah dalam kategori perlindungan penumpang anak sejak 2017.

ANCAP menegaskan bahwa peringkat satu bintang ini mencerminkan performa keseluruhan struktur dan sistem keselamatan Fronx, bukan semata-mata akibat kegagalan komponen sabuk pengaman.

Namun bagi konsumen, perbedaan teknis tersebut nyaris tak berarti: hasil akhirnya sama-sama mengkhawatirkan.

Ditarik dari Penjualan, Dilaporkan ke Regulator
Nyaris Nol Bintang ANCAP: Sabuk Pengaman Gagal, Suzuki Fronx Diguncang Skandal Keselamatan

Menanggapi hasil ini, Suzuki menghentikan penjualan Fronx di Australia sembari melakukan investigasi internal. Dalam pernyataan resminya, Suzuki menyebut penilaian ANCAP telah “menjadi fokus perhatian yang mendesak.”

ANCAP melaporkan kegagalan sabuk pengaman tersebut kepada regulator keselamatan kendaraan Australia dan Selandia Baru, otoritas yang berwenang menangani penarikan kembali (recall) kendaraan baru.

Peringkat keselamatan ANCAP memang lebih ketat dibanding standar pemerintah, dan Fronx pada dasarnya memenuhi regulasi keselamatan nasional—kecuali pada komponen sabuk pengaman yang bermasalah itu.

Peringatan Keras: Kursi Belakang Sebaiknya Tidak Digunakan
Nyaris Nol Bintang ANCAP: Sabuk Pengaman Gagal, Suzuki Fronx Diguncang Skandal Keselamatan

CEO ANCAP, Carla Hoorweg, menyampaikan peringatan yang jarang terdengar untuk mobil baru yang masih beredar di pasar.

“Yang mengkhawatirkan kami adalah kendaraan ini bisa saja dibeli oleh konsumen biasa, dan dalam kecelakaan di jalan raya kegagalan ini dapat menimbulkan konsekuensi serius bagi penumpang di kursi belakang,” ujar Hoorweg.

ANCAP bahkan menyarankan penumpang dewasa dan anak tidak duduk di kursi belakang Suzuki Fronx sampai penyebab kegagalan dipastikan dan perbaikan dilakukan.

Recall Resmi: 324 Unit, Stop-Sale Berlaku
Nyaris Nol Bintang ANCAP: Sabuk Pengaman Gagal, Suzuki Fronx Diguncang Skandal Keselamatan

Kekhawatiran itu berujung pada penarikan kembali (recall) resmi. Pemerintah Australia mengeluarkan dua pemberitahuan recall untuk menutup dua distributor Suzuki:

75 unit di bawah Suzuki Queensland (Queensland dan NSW utara), 249 unit di bawah Suzuki Australia (wilayah lainnya), dengan total 324 unit terdampak.

Nyaris Nol Bintang ANCAP: Sabuk Pengaman Gagal, Suzuki Fronx Diguncang Skandal Keselamatan

Dalam dokumen recall tertanggal 23 Desember 2025, disebutkan bahwa cacat produksi menyebabkan mekanisme retractor sabuk pengaman kursi belakang kiri tidak bekerja sebagaimana mestinya.

Dalam kondisi kecelakaan atau pengereman keras, sabuk dapat melepas panjang berlebih, meningkatkan risiko cedera serius hingga kematian.

Suzuki mengimbau pemilik kendaraan terdampak untuk segera menghentikan penggunaan kursi belakang hingga perbaikan selesai. Suzuki menyatakan telah mengidentifikasi rentang VIN tertentu yang berpotensi terdampak, dari total sekitar 1.447 unit Fronx yang terjual sejak peluncurannya awal tahun ini.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Suzuki Jimny Rhino 4x4...
Suzuki Jimny Rhino 4x4 Siap Diluncurkan Akhir Tahun Ini
Suzuki Swift dengan...
Suzuki Swift dengan Mesin Hidrogen Tanpa Emisi Diluncurkan
Suzuki GSX-8T dan GSX-8TT...
Suzuki GSX-8T dan GSX-8TT dengan Sentuhan Neo-Retro Diluncurkan
Dari Angkot hingga Ambulans,...
Dari Angkot hingga Ambulans, Suzuki Pamer 6 Kendaraan Niaga GIICOMVEC 2026
Beda Kelas Layanan Mudik:...
Beda Kelas Layanan Mudik: Suzuki Buka 71 Titik Bengkel, Chery Hanya Sanggup 22 Posko
5 Pilihan SUV Kompak...
5 Pilihan SUV Kompak untuk Harian di IIMS 2026, Banyak yang Turun Harga!
Presiden FIM Yakin Suzuki...
Presiden FIM Yakin Suzuki Bakal Kembali ke MotoGP
Perasaan Rins Campur...
Perasaan Rins Campur Aduk Jelang Balapan Terakhir Bersama Tim Suzuki di MotoGP Valencia
Alex Rins Pengin Koleksi...
Alex Rins Pengin Koleksi Motor Suzuki GSX-RR 2022, Berapa Tebusannya?
Rekomendasi
Rayakan 70 Juta Streaming...
Rayakan 70 Juta Streaming ‘Masa Ini, Nanti, dan Masa Indah Lainnya’, Nuca Adakan '[LAGI] Sama Nuca’
Inggris vs DR Kongo:...
Inggris vs DR Kongo: Gol Kilat Brian Cipenga Kejutkan The Three Lions
PN Jaktim Izinkan Siaran...
PN Jaktim Izinkan Siaran Langsung Sidang Dokter Tifa kecuali Tahap Pembuktian
Berita Terkini
Benedetto Vigna: Jika...
Benedetto Vigna: Jika Mobil Otonom Bisa Mengemudi Sendiri, Mengapa Membeli Ferrari
XPENG V1SION Night 2026,...
XPENG V1SION Night 2026, Tandai Babak Baru XPENG di Indonesia
Volkswagen Group Disinyalir...
Volkswagen Group Disinyalir Akan Menjual Ducati?
Ber-DNA Lancer, Mitsubishi...
Ber-DNA Lancer, Mitsubishi Attrage 2026 Dipastikan Siap Diluncurkan
Mau Beli Mobil Baru...
Mau Beli Mobil Baru atau Bekas? OLX Kini Sediakan Keduanya dalam Satu Platform
Bawa SIMC ke PRJ 2026...
Bawa SIMC ke PRJ 2026 Bisa Dapat Subsidi Harga Kendaraan Listrik
Infografis
11 Kombes Pol Pecah...
11 Kombes Pol Pecah Bintang usai Dapat Promosi Jabatan pada Juni 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved