Lamborghini Patenkan Sistem Aerodinamika Aktif Berbasis Magnet

Minggu, 28 Desember 2025 - 06:52 WIB
loading...
Lamborghini Patenkan...
Lamborghini patenkan teknologi baru. FOTO/Lamborghini
A A A
MILAN - Lamborghini telah mengungkapkan konsep aerodinamika baru yang unik melalui pengajuan paten di Eropa, yang melibatkan penggunaan sistem magnetik untuk mengurangi hambatan pada supercar masa depan.



Teknologi ini dipandang sebagai alternatif untuk sistem aerodinamika aktif konvensional yang biasanya menggunakan aktuator hidrolik.

Fokus pada Pengurangan Bobot

Dalam dokumen paten, Lamborghini menjelaskan bahwa sebagian besar sistem spoiler aktif yang ada dianggap terlalu berat dan kompleks, terutama ketika ukuran sayap meningkat untuk menghasilkan downforce yang lebih tinggi. Situasi ini membutuhkan aktuator hidrolik yang lebih besar, sehingga meningkatkan bobot dan ukuran komponen pada kendaraan performa tinggi.

Sebagai solusi, Lamborghini mengusulkan sistem aerodinamika aktif yang lebih ringan dan lebih kompak, menggunakan setidaknya satu aktuator elektromagnetik. Pergerakan komponen aerodinamika ini bergantung pada daya tarik dan tolak magnet, baik menggunakan polaritas yang sama atau berlawanan.

Desain Sayap dan Mekanisme Operasi

Ilustrasi paten menunjukkan konfigurasi sayap utama tetap yang dikombinasikan dengan flap internal yang dapat digerakkan. Elektromagnet ditempatkan di dalam struktur sayap utama, sementara magnet lain dipasang pada flap.

Saat sistem diaktifkan, flap dapat dinaikkan atau diturunkan untuk mengubah aliran udara di atas bagian tengah sayap. Perubahan ini menciptakan permukaan yang terganggu yang membantu mengendalikan gaya aerodinamis, mirip dengan fungsi rem kecepatan atau spoiler pada pesawat komersial, tetapi secara khusus diterapkan pada penggunaan otomotif.

Fungsi Ganda untuk Performa

Dalam penggunaan di dunia nyata, sistem ini berpotensi berfungsi sebagai aerodinamika aktif dengan dua peran. Saat mengerem atau menikung, sistem ini dapat meningkatkan downforce untuk stabilitas dan cengkeraman yang lebih baik. Sebaliknya, pada kecepatan tinggi di jalan lurus, sistem ini dapat mengurangi hambatan untuk membantu akselerasi dan kecepatan tertinggi.

Meskipun konsep sayap aktif bukanlah hal baru dan telah digunakan oleh beberapa produsen supercar lainnya, pendekatan penggunaan energi magnetik sebagai inti mekanisme pergerakan aerodinamis dipandang sebagai konsep yang jarang dieksplorasi di industri otomotif.

Potensi Penggunaan pada Model Masa Depan

Saat ini, Lamborghini belum mengkonfirmasi kapan teknologi ini akan diterapkan pada model produksi sebenarnya. Namun, ada spekulasi bahwa sistem ini berpotensi diperkenalkan pada supercar generasi baru seperti Revuelto atau Temerario, sejalan dengan fokus Lamborghini pada pengurangan bobot dan efisiensi aerodinamis.

Seperti halnya sebagian besar pengajuan paten, tidak semua ide akan terwujud, tetapi pengungkapan ini memberikan gambaran yang jelas tentang arah Lamborghini dalam mengembangkan teknologi aerodinamis aktif yang lebih ringan, lebih sederhana, dan lebih inovatif.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tesla Cybercab, Mobil...
Tesla Cybercab, Mobil Listrik Tanpa Setir Mulai Mengaspal
Ber-DNA Lancer, Mitsubishi...
Ber-DNA Lancer, Mitsubishi Attrage 2026 Dipastikan Siap Diluncurkan
Mau Beli Mobil Baru...
Mau Beli Mobil Baru atau Bekas? OLX Kini Sediakan Keduanya dalam Satu Platform
Persoalan Dana Talangan...
Persoalan Dana Talangan Membebani Industri Otomotif China
Mantan Karyawan Apple...
Mantan Karyawan Apple dan Audi Kembangkan Kendaraan Listrik Terinspirasi dari Armada Bulan
Toyota dan Nissan Sebut...
Toyota dan Nissan Sebut Mobil yang Diproduksi di AS Berkualitas Lebih Rendah dari Jepang
Penampakan Lamborghini...
Penampakan Lamborghini hingga Aset Mewah Tersangka Aseng yang Disita Kejagung
Penemuan Mengejutkan...
Penemuan Mengejutkan dari Mumi Oezti Berusia 5.000 Tahun Dibeberkan
NASA Umumkan Akan Bangun...
NASA Umumkan Akan Bangun Kota di Bulan dalam Waktu 6 Tahun
Rekomendasi
Sambangi RS IHC Perkebunan...
Sambangi RS IHC Perkebunan Jember Klinik, Komut Pertamina Tekankan Inovasi dan Empati
Inggris vs Meksiko Terancam...
Inggris vs Meksiko Terancam Ditunda akibat Badai Petir
Andi Azwan: Sikap Roy...
Andi Azwan: Sikap Roy Suryo Tempuh Praperadilan Tindakan Pengecut
Berita Terkini
Rapor Penjualan Wuling...
Rapor Penjualan Wuling 1 Dekade Terakhir, Mampukah Aira Mengembalikan Takhta?
Tesla Cybercab, Mobil...
Tesla Cybercab, Mobil Listrik Tanpa Setir Mulai Mengaspal
Perempuan Indonesia...
Perempuan Indonesia 27 Tahun Jadi Sopir Bus di Jepang: Bagaimana Ia Lolos Seleksi Ketat Tokyu Bus?
Modifikator Indonesia...
Modifikator Indonesia Ini Dapat Penghargaan Tertinggi IMI, Ini Sosoknya!
Ironi Polestar: Dirakit...
Ironi Polestar: Dirakit di Amerika, tapi Tetap Dilarang Karena Software China
Hyundai Hadirkan Powertrain...
Hyundai Hadirkan Powertrain Lengkap di GIIAS 2026
Infografis
Sistem Perang Elektronik...
Sistem Perang Elektronik Rusia Bikin Senjata NATO Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved