Penjualan Motor 2025 Tembus 6,41 Juta Unit, 65 Persen Beli Secara Kredit

Sabtu, 10 Januari 2026 - 15:01 WIB
loading...
Penjualan Motor 2025...
Pasar motor Indonesia masih raksasa, namun tantangan 2026 justru datang dari kredit, pajak daerah, dan runtuhnya minat motor listrik. Foto: AISI
A A A
JAKARTA - Penjualan motor Indonesia pada 2025 tembus 6.412.769 unit—angka besar yang terdengar “aman”, tetapi diam-diam menyimpan sinyal bahaya: daya beli melemah, ketergantungan kredit kian tinggi, dan motor listrik justru ambruk hingga 80 persen.

Awal 2026, Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) merilis rapor pasar roda dua sepanjang 2025. Angka akhirnya: 6.412.769 unit sepeda motor terjual di pasar domestik. Secara tahunan, pasar tumbuh 1,3 persen (juga disebut 1,25 persen pada data tambahan)—tipis, tetapi tetap naik.

Di permukaan, ini kabar baik. Namun jika dibedah lebih dalam, pertumbuhan tipis di tengah tekanan ekonomi mengindikasikan hal yang lebih kompleks: sepeda motor bukan lagi sekadar barang konsumsi, melainkan alat bertahan hidup.

Ketua Bidang Komersial AISI Sigit Kumala menyebut pasar 2025 relatif stabil karena pelaku industri mampu memenuhi kebutuhan masyarakat atas transportasi yang “efisien dan efektif”.

Ia mengingatkan, proyeksi awal AISI adalah 6,4 juta–6,7 juta unit, dan realisasi akhirnya mendarat tepat di batas bawah: 6.412.769 unit.

“Rata-rata per bulan penjualan sepeda motor domestik di angka 535.000 unit. Ini menggambarkan sepeda motor memang sangat dibutuhkan karena efisien dan efektif dipakai untuk memenuhi kebutuhan ekonomi maupun untuk leisure dan gaya hidup masyarakat kita,” ujar Sigit.

Kalimat ini penting, tetapi juga memunculkan kritik yang perlu ditegaskan: ketika sepeda motor tetap laku saat ekonomi melemah, itu bukan semata bukti “pasar sehat”.

Bisa jadi itu sinyal bahwa transportasi publik belum cukup mengangkat beban mobilitas ekonomi masyarakat, sehingga motor tetap menjadi jalan keluar paling murah, paling praktis, sekaligus paling “terpaksa”.

Dominasi Skutik Makin Mutlak: Pasar Kian Seragam, Risiko Kian Besar

Komposisi pasar 2025 memperlihatkan satu kecenderungan yang makin ekstrem: skutik mendominasi 91,7% permintaan motor baru. Sisanya:

Underbone: 4,46%
Sport: 3,51%
Motor listrik: masih di bawah 1%

Jika industri otomotif roda dua ingin disebut “maju”, semestinya diversifikasi meningkat. Yang terjadi justru sebaliknya: pasar makin seragam pada skutik.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Populasi Motor Tembus...
Populasi Motor Tembus 112 Juta Unit: Indonesia Nomor 2 Dunia, Kalahkan China dan Vietnam
Pasar Sepeda Motor Nasional...
Pasar Sepeda Motor Nasional Kirim Sinyal Bahaya, Penjualan Kumulatif 2025 Terkoreksi di Tengah Tekanan Ekonomi
Pasar Motor Lesu, Suzuki...
Pasar Motor Lesu, Suzuki Beri Kode ke Pemerintah: Turunkan Bunga, Penjualan Bisa Melesat 10%!
Pesta Rakyat Roda Dua:...
Pesta Rakyat Roda Dua: IMOS 2025 Diserbu 103 Ribu Pengunjung, Motor Listrik Hanya Jadi Pemanis
Pameran IMOS 2025 Dihantui...
Pameran IMOS 2025 Dihantui Ancaman Rohana & Rojali, AISI Siapkan Jurus Jitu Konversi Penonton Jadi Pembeli
Pasar Motor Terbukti...
Pasar Motor Terbukti Melemah, AISI Tetap Pede Target 6,7 Juta Unit: Harapan atau Khayalan?
Kepala BGN: Program...
Kepala BGN: Program MBG Bikin Penjualan Motor Naik 4,9 Juta Unit di 2025
Polresta Malang Kota...
Polresta Malang Kota Ungkap Modus Baru Penjualan Motor Hasil Curian
Viral! Nenek di Malang...
Viral! Nenek di Malang Beli Motor Pakai Uang Receh Rp10 Juta, Hitungnya 5 Jam
Rekomendasi
PM Pakistan: Perjanjian...
PM Pakistan: Perjanjian Damai Iran dan AS Terwujud dalam 24 Jam Mendatang
Polri Gelar Nobar Piala...
Polri Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Pakar Hukum: Mendekatkan Polisi dengan Masyarakat
Gempa Magnitudo 5,1...
Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Bitung Sulawesi Utara, Dirasakan di Manado dan Ternate
Berita Terkini
Ferrari Dicemooh, BMW...
Ferrari Dicemooh, BMW Dipuja: Menguak Rahasia Sangar M Concept Neue Klasse!
Jetour T1 Hadir Dua...
Jetour T1 Hadir Dua Rasa, Mana yang Lebih Layak Dibeli: ICE Rp388 Juta atau PHEV Rp538 Juta?
Adu Kuat SUV Pintar:...
Adu Kuat SUV Pintar: Jetour T1 Hybrid Tantang Dominasi Merek Jepang
PHEV Indonesia 2026:...
PHEV Indonesia 2026: Tahun Ketika BYD Memangkas Harga, Pasar Berlipat Ganda
Perbandingan 5 Varian...
Perbandingan 5 Varian BYD M6 DM: Mana yang Pas untuk Kebutuhan Anda?
BYD M6 DM Diklaim Irit...
BYD M6 DM Diklaim Irit 65 Km/Liter, Sudah Diuji 150 Km Nyaris Tanpa Minum Bensin
Infografis
Harga Emas Menggila,...
Harga Emas Menggila, Kini Tembus Rp1,9 Juta Per Gram
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved