Truk Medium Hino 600 Series Libas Lintasan Dakar Rally 2026
Selasa, 13 Januari 2026 - 15:03 WIB
loading...
Hino 600 Series. FOTO DOK SindoNews
A
A
A
RYADH - Hino Team Sugawara kembali beraksi dalam Dakar Rally 2026, yang berlangsung di Arab Saudi pada 3–17 Januari 2026.
Ajang reli lintas benua ini dikenal sebagai salah satu kompetisi paling berat di dunia, menempuh sekitar 8.000 km medan ekstrem yang menantang ketangguhan mesin maupun kemampuan kru yang terlibat.
Dakar Rally adalah ujian nyata dari ketahanan produk, keterampilan tim, serta semangat pantang menyerah. Dalam penampilan yang ke-35 ini, Hino kembali mengambil bagian bersama tim internasionalnya yang dikenal sebagai Hino Team Sugawara, sebuah kolaborasi antara Hino Motors Ltd. dan Japan Racing Management.
Menempati kategor kelas truk, Hino Team Sugawara mengandalkan kendaraan HINO 600 Series,medium duty truckyang dirancang bukan hanya untuk kompetisi, tetapi menampilkan ketangguhan aplikasi nyata dari teknologi yang dikembangkan Hino untuk kebutuhan logistik di seluruh dunia.
“Kami memulai reli ini dengan penuh fokus dan semangat sebagai satu tim,”ujarTeruhito Sugawara,Team DirectorsekaligusPembalap utama.
Dengan dukungannavigator,Hirokazu Somemiyadanmechaniconboard,Yuji Mochizuki, tim secara konsisten menjaga ritme stabil di berbagai permukaan lintasan yang berbeda.
Partisipasi Hino kali ini bukan sekadar ikut serta dalam reli besar, tetapi juga kesempatan untuk menunjukkan hasil pengembangan teknologi dan kesiapan sumber daya manusia Hino di bawah tekanan terbesar dalam medan yangextreme.
Sebagai satu-satunya truk yang bersaing dari Asia,Hino Team Sugawaramembuktikan bahwamedium-duty truckdengan mesininlineenam silinder berkapasitas 8.866 cc tetap mampu bersaing secara strategis di ajang global yang penuh tantangan.
Dakar Rally adalah tonggak perjalanan Hino selama lebih dari tiga dekade. Sejak debut sebagaipabrikan truk Jepang pertamadi ajang ini menegaskan nilai QDR yakni ketangguhan produk(quality), ketahanan (durability), dan keandalan (reliability).
Dimana DNA QDR ini yang selalu mencerminkan pendekatan Hino terhadap kendaraan yang diproduksi untuk selalu siap menghadapi kondisi ekstrem sekalipun demi memastikan pelanggan Hino di seluruh dunia mendapatkan produk yang andal dan terpercaya.
Saat ini, kompetisi memasuki tahap penuh (full-scale competition) denganSpecial Stagesepanjang305 kmdi sekitar Yanbu.
Pada babak ini,Hino Team Sugawara, yang berlaga di kategori truk dengan unitHINO 600 Series, menunjukkan performa yang stabil dan kuat.
Setelah memulai lomba dari posisi ke-13 berdasarkan hasil prolog sebelumnya, tim berhasil memperbaiki posisinya menjadiperingkat ke-9 di kelas truk.
HINO 600 Series yang digunakan menampilkan kemampuan adaptasi tinggi terhadap permukaan jalan yang sangat bervariasi.
Meski medan banyak ditemui kerikil berat dan batu besar di paruh pertama SS, tim mampu mempertahankan ritme stabil sepanjang 305 km tanpa kendala berarti seperti ban bocor atau masalah mekanis lainnya.
Ini terjadi berkatreview setelan suspensiyang berhasil meningkatkan kenyamanan berkendara pada permukaan kasar, serta manuver truk yang tetap terkendali di berbagai kondisi lintasan.
Rute Dakar Rally sendiri dirancang untuk meningkatkan tingkat kesulitan setiap harinya. Dari Yanbu, tim akan bergerak menuju Al-Ula bersama medan berbukit dan gurun yang lebih menantang, denganSSsepanjang 400 km pada etape berikutnya. Perjalanan total reli mencapai ribuan kilometer melalui gurun luas Arab Saudi,
Dari Yanbu menuju Al-Ula dan seterusnya, tim akan menghadapi kombinasi lanskap gurun yang luas, dataran berbatu, serta rute yang menguji kecepatan dan ketahanan mesin.
Ajang reli lintas benua ini dikenal sebagai salah satu kompetisi paling berat di dunia, menempuh sekitar 8.000 km medan ekstrem yang menantang ketangguhan mesin maupun kemampuan kru yang terlibat.
Dakar Rally adalah ujian nyata dari ketahanan produk, keterampilan tim, serta semangat pantang menyerah. Dalam penampilan yang ke-35 ini, Hino kembali mengambil bagian bersama tim internasionalnya yang dikenal sebagai Hino Team Sugawara, sebuah kolaborasi antara Hino Motors Ltd. dan Japan Racing Management.
Menempati kategor kelas truk, Hino Team Sugawara mengandalkan kendaraan HINO 600 Series,medium duty truckyang dirancang bukan hanya untuk kompetisi, tetapi menampilkan ketangguhan aplikasi nyata dari teknologi yang dikembangkan Hino untuk kebutuhan logistik di seluruh dunia.
“Kami memulai reli ini dengan penuh fokus dan semangat sebagai satu tim,”ujarTeruhito Sugawara,Team DirectorsekaligusPembalap utama.
Dengan dukungannavigator,Hirokazu Somemiyadanmechaniconboard,Yuji Mochizuki, tim secara konsisten menjaga ritme stabil di berbagai permukaan lintasan yang berbeda.
Partisipasi Hino kali ini bukan sekadar ikut serta dalam reli besar, tetapi juga kesempatan untuk menunjukkan hasil pengembangan teknologi dan kesiapan sumber daya manusia Hino di bawah tekanan terbesar dalam medan yangextreme.
Sebagai satu-satunya truk yang bersaing dari Asia,Hino Team Sugawaramembuktikan bahwamedium-duty truckdengan mesininlineenam silinder berkapasitas 8.866 cc tetap mampu bersaing secara strategis di ajang global yang penuh tantangan.
Dakar Rally adalah tonggak perjalanan Hino selama lebih dari tiga dekade. Sejak debut sebagaipabrikan truk Jepang pertamadi ajang ini menegaskan nilai QDR yakni ketangguhan produk(quality), ketahanan (durability), dan keandalan (reliability).
Dimana DNA QDR ini yang selalu mencerminkan pendekatan Hino terhadap kendaraan yang diproduksi untuk selalu siap menghadapi kondisi ekstrem sekalipun demi memastikan pelanggan Hino di seluruh dunia mendapatkan produk yang andal dan terpercaya.
Saat ini, kompetisi memasuki tahap penuh (full-scale competition) denganSpecial Stagesepanjang305 kmdi sekitar Yanbu.
Pada babak ini,Hino Team Sugawara, yang berlaga di kategori truk dengan unitHINO 600 Series, menunjukkan performa yang stabil dan kuat.
Setelah memulai lomba dari posisi ke-13 berdasarkan hasil prolog sebelumnya, tim berhasil memperbaiki posisinya menjadiperingkat ke-9 di kelas truk.
HINO 600 Series yang digunakan menampilkan kemampuan adaptasi tinggi terhadap permukaan jalan yang sangat bervariasi.
Meski medan banyak ditemui kerikil berat dan batu besar di paruh pertama SS, tim mampu mempertahankan ritme stabil sepanjang 305 km tanpa kendala berarti seperti ban bocor atau masalah mekanis lainnya.
Ini terjadi berkatreview setelan suspensiyang berhasil meningkatkan kenyamanan berkendara pada permukaan kasar, serta manuver truk yang tetap terkendali di berbagai kondisi lintasan.
Rute Dakar Rally sendiri dirancang untuk meningkatkan tingkat kesulitan setiap harinya. Dari Yanbu, tim akan bergerak menuju Al-Ula bersama medan berbukit dan gurun yang lebih menantang, denganSSsepanjang 400 km pada etape berikutnya. Perjalanan total reli mencapai ribuan kilometer melalui gurun luas Arab Saudi,
Dari Yanbu menuju Al-Ula dan seterusnya, tim akan menghadapi kombinasi lanskap gurun yang luas, dataran berbatu, serta rute yang menguji kecepatan dan ketahanan mesin.
(wbs)
Lihat Juga :