Tidak Mau Mati Konyol, Renault Siap Menyatu dengan Industri Otomotif China

Minggu, 25 Januari 2026 - 11:28 WIB
loading...
Tidak Mau Mati Konyol,...
Renault Siap Menyatu dengan Industri Otomotif China. FOTO/ CNC
A A A
LONDON - CEO Renault, François Provost, mengatakan bahwa produsen mobil Prancis itu tidak akan menjual mobil di China dalam jangka pendek karena industri tersebut masih berkembang.



Sebaliknya, Renault akan berintegrasi ke dalam rantai pasokan China untuk menjual mobil di seluruh dunia.

François Provost menghadiri acara media dengan banyak awak media selama kunjungan pertamanya ke China sejak menjadi CEO pada Juli 2025. Ia memiliki pemahaman mendalam tentang pasar China karena sebelumnya menjabat sebagai Chief Operating Officer untuk Renault di China dan kawasan Asia-Pasifik. Media China, Late Post, melakukan percakapan dengan CEO Renault,yang mengungkapkanrencananya untuk China.

François Provost menyampaikan bahwa Renault tidak akan kembali ke China untuk menjual mobil dalam jangka pendek karena persaingan yang ketat dan perang harga "kalah-kalah" yang sedang berlangsung.

Produsen mobil Prancis itu menutup proyek bersama dengan Dongfeng dan Brilliance pada tahun 2020. Namun, manajer puncak tersebut menekankan bahwa Renault akan berintegrasi secara mendalam ke dalam rantai pasokan China.

Menurut CEO, Renault siap menginvestasikan dana yang cukup untuk memastikan diferensiasi produk dan mempertahankan aset merek teknologi bahkan setelah integrasi mendalam ke dalam ekosistem China.

Provost menyampaikan bahwa banyak perusahaan Tiongkok yang berkembang pesat di seluruh dunia untuk mengejar keuntungan yang lebih tinggi. Ini berarti produsen mobil Prancis tersebut harus siap menghadapi persaingan yang semakin ketat di luar China.

Salah satu mitra inti Renault di China adalahGeely. Provost berbagi bahwa kedua perusahaan memiliki visi yang kompatibel dan bekerja sama dalam mode saling menguntungkan.

CarNewsChina akan mengingatkan Anda bahwa Renault dan Geely saat ini menjalankanusaha patungan Horse Powertrainyang memiliki kapasitas produksi 5 juta unit powertrain per tahun.

Kedua pihak jugabersama-sama mengembangkan mobil bermerek Renaultyang diproduksi di Korea Selatan. Terakhir, Renault & Geely menjalinkerja sama di Brasil.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Persoalan Dana Talangan...
Persoalan Dana Talangan Membebani Industri Otomotif China
Teknologi Chery Super...
Teknologi Chery Super Hybrid Bikin Biaya Mobilitas hanya Rp13 Ribuan Sehari
JAECOO Catat 20.000...
JAECOO Catat 20.000 Pengiriman J5 EV di Indonesia, Ini Target Selanjutnya
Fakta Baru Pasar Mobil...
Fakta Baru Pasar Mobil Eropa: Mobil Bensin Turun, EV dan Merek China Melesat
Standar Keselamatan...
Standar Keselamatan Kendaraan Listrik Baru China Lebih Ketat!
Dorong Ekosistem EV,...
Dorong Ekosistem EV, Wuling Berkolaborasi dengan Grab
Menguji Performa BYD...
Menguji Performa BYD M6 DM Terabas Jalanan Ibu Kota Jateng hingga Tol Semarang-Salatiga
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
Purbaya Tunda Insentif...
Purbaya Tunda Insentif Pajak Kendaraan Listrik Satu Bulan
Rekomendasi
Jokowi Hadiri HUT Ke-80...
Jokowi Hadiri HUT Ke-80 Bhayangkara di Cikeas
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Tim Hukum Jokowi Endus...
Tim Hukum Jokowi Endus Strategi Pecah Sidang Roy Suryo dan Dokter Tifa
Berita Terkini
Mau Beli Mobil Baru...
Mau Beli Mobil Baru atau Bekas? OLX Kini Sediakan Keduanya dalam Satu Platform
Persoalan Dana Talangan...
Persoalan Dana Talangan Membebani Industri Otomotif China
Mengemudikan Mobil Manual...
Mengemudikan Mobil Manual Lebih Menyehatkan Otak Dibandingkan Otomatis
Mantan Karyawan Apple...
Mantan Karyawan Apple dan Audi Kembangkan Kendaraan Listrik Terinspirasi dari Armada Bulan
Toyota dan Nissan Sebut...
Toyota dan Nissan Sebut Mobil yang Diproduksi di AS Berkualitas Lebih Rendah dari Jepang
Minat Mobil Bekas Menurun,...
Minat Mobil Bekas Menurun, Opsi Pilihan Mobil Baru Naik
Infografis
5 Negara dengan Netizen...
5 Negara dengan Netizen Paling Tidak Sopan di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved