Road Trip Tanpa Capek: Siksa Hyundai Santa Fe Hybrid Tembus Hutan Way Kambas hingga Pulau Wayang
Selasa, 27 Januari 2026 - 20:20 WIB
loading...
A
A
A
Dengan ground clearance 177 mm dan velg 20 inci, Santa Fe melahap jalur semi off-road dengan percaya diri. Tidak ada gesekan pada bagian bawah mobil (gasruk) meski melewati gundukan tanah yang cukup tinggi.
![Road Trip Tanpa Capek: Siksa Hyundai Santa Fe Hybrid Tembus Hutan Way Kambas hingga Pulau Wayang]()
Yang paling mengejutkan adalah karakter suspensinya. Bisa dibilang, suspensi Santa Fe ini "cerdas". Saat melaju pelan di jalan rusak Way Kambas, bantingannya terasa lembut menyerap guncangan, menjaga kepala penumpang tidak terombang-ambing.
Namun, saat kembali ke aspal mulus dan dipacu kencang, suspensinya menegang (rigid) untuk memberikan stabilitas maksimal dan meminimalisir body roll.
Kami pun bisa menikmati interaksi dengan gajah tanpa keluhan mual atau pusing akibat guncangan mobil.
Etape 3: Menuju Surga Bahari Pesawaran
Petualangan berlanjut di hari ketiga. Dari rimbunnya hutan Way Kambas, kemudi diarahkan menuju pesisir Kabupaten Pesawaran.
Targetnya adalah eksplorasi pulau-pulau eksotis: Pulau Wayang (Kamintara) yang ikonik, Teluk Hantu, Pulau Pahawang, hingga Kelagian Kecil.
Perjalanan darat menuju dermaga penyeberangan menyajikan kontur jalan berliku dan naik-turun. Di sinilah fitur Drive Mode berperan. Mode 'Smart' menjadi pilihan favorit, karena komputer mobil secara otomatis menyesuaikan respons mesin dan transmisi sesuai gaya berkendara.
Saat turunan curam menuju pantai, fitur Regenerative Braking bekerja maksimal. Energi kinetik dari pengereman diubah menjadi listrik untuk mengisi baterai.
Hasilnya? Efisiensi bahan bakar yang mencengangkan untuk mobil seberat dan sebesar ini.
![Road Trip Tanpa Capek: Siksa Hyundai Santa Fe Hybrid Tembus Hutan Way Kambas hingga Pulau Wayang]()
Sepanjang perjalanan kombinasi (tol, macet, hutan, perbukitan), Santa Fe Hybrid mampu mencatatkan konsumsi BBM rata-rata di kisaran 18 km/liter. Angka ini jelas jauh lebih irit dibandingkan SUV ladder frame bermesin diesel 2.500cc sekalipun.
Meski mobil tidak ikut menyeberang ke pulau (diparkir di dermaga), kapasitas bagasi Santa Fe yang luas sangat membantu.
Saat baris ketiga dilipat rata lantai, seluruh perlengkapan snorkeling, koper besar, hingga oleh-oleh khas Lampung seperti keripik pisang dan kopi, tertelan habis tanpa sisa.
Fitur Smart Power Tailgate memudahkan akses bongkar muat barang saat tangan penuh membawa perlengkapan basah usai bermain air di Pulau Wayang.
Etape 4: Pulang Malam dan "Mata Ketiga" Hyundai SmartSense
Ujian fisik dan mental yang sesungguhnya terjadi pada etape terakhir: perjalanan pulang dari Lampung ke Bogor. Memulai perjalanan pukul 6 sore setelah seharian beraktivitas di laut, SindoNews dihadapkan pada tantangan mengemudi malam hari sejauh ratusan kilometer.
Di sinilah nilai uang Rp800 jutaan berbicara. Fitur keselamatan aktif Hyundai SmartSense seolah menjadi "mata ketiga" dan kopilot bagi SindoNews. Di Tol Trans-Sumatera yang gelap dan lurus monoton, fitur Smart Cruise Control (SCC) dengan Stop & Go sangat membantu.

Yang paling mengejutkan adalah karakter suspensinya. Bisa dibilang, suspensi Santa Fe ini "cerdas". Saat melaju pelan di jalan rusak Way Kambas, bantingannya terasa lembut menyerap guncangan, menjaga kepala penumpang tidak terombang-ambing.
Namun, saat kembali ke aspal mulus dan dipacu kencang, suspensinya menegang (rigid) untuk memberikan stabilitas maksimal dan meminimalisir body roll.
Kami pun bisa menikmati interaksi dengan gajah tanpa keluhan mual atau pusing akibat guncangan mobil.
Etape 3: Menuju Surga Bahari Pesawaran
![Road Trip Tanpa Capek: Siksa Hyundai Santa Fe Hybrid Tembus Hutan Way Kambas hingga Pulau Wayang]()
Petualangan berlanjut di hari ketiga. Dari rimbunnya hutan Way Kambas, kemudi diarahkan menuju pesisir Kabupaten Pesawaran.
Targetnya adalah eksplorasi pulau-pulau eksotis: Pulau Wayang (Kamintara) yang ikonik, Teluk Hantu, Pulau Pahawang, hingga Kelagian Kecil.
Perjalanan darat menuju dermaga penyeberangan menyajikan kontur jalan berliku dan naik-turun. Di sinilah fitur Drive Mode berperan. Mode 'Smart' menjadi pilihan favorit, karena komputer mobil secara otomatis menyesuaikan respons mesin dan transmisi sesuai gaya berkendara.
Saat turunan curam menuju pantai, fitur Regenerative Braking bekerja maksimal. Energi kinetik dari pengereman diubah menjadi listrik untuk mengisi baterai.
Hasilnya? Efisiensi bahan bakar yang mencengangkan untuk mobil seberat dan sebesar ini.

Sepanjang perjalanan kombinasi (tol, macet, hutan, perbukitan), Santa Fe Hybrid mampu mencatatkan konsumsi BBM rata-rata di kisaran 18 km/liter. Angka ini jelas jauh lebih irit dibandingkan SUV ladder frame bermesin diesel 2.500cc sekalipun.
Meski mobil tidak ikut menyeberang ke pulau (diparkir di dermaga), kapasitas bagasi Santa Fe yang luas sangat membantu.
Saat baris ketiga dilipat rata lantai, seluruh perlengkapan snorkeling, koper besar, hingga oleh-oleh khas Lampung seperti keripik pisang dan kopi, tertelan habis tanpa sisa.
Fitur Smart Power Tailgate memudahkan akses bongkar muat barang saat tangan penuh membawa perlengkapan basah usai bermain air di Pulau Wayang.
Etape 4: Pulang Malam dan "Mata Ketiga" Hyundai SmartSense
![Road Trip Tanpa Capek: Siksa Hyundai Santa Fe Hybrid Tembus Hutan Way Kambas hingga Pulau Wayang]()
Ujian fisik dan mental yang sesungguhnya terjadi pada etape terakhir: perjalanan pulang dari Lampung ke Bogor. Memulai perjalanan pukul 6 sore setelah seharian beraktivitas di laut, SindoNews dihadapkan pada tantangan mengemudi malam hari sejauh ratusan kilometer.
Di sinilah nilai uang Rp800 jutaan berbicara. Fitur keselamatan aktif Hyundai SmartSense seolah menjadi "mata ketiga" dan kopilot bagi SindoNews. Di Tol Trans-Sumatera yang gelap dan lurus monoton, fitur Smart Cruise Control (SCC) dengan Stop & Go sangat membantu.
Lihat Juga :