BYD Kuasai 52 Persen Pasar EV, Pamer Teknologi e3 dan e4 yang Bisa Ubah Peta Industri
Rabu, 11 Februari 2026 - 18:35 WIB
loading...
A
A
A
Platform ini digunakan di model-model volume besar BYD yang menjadi tulang punggung penjualan di Indonesia. Karakternya bukan ekstrem, tetapi stabil, aman, dan mudah diadaptasi untuk berbagai segmen. Bahkan, Denza D9 pun memakai e-Platform 3.0.
Platform e3: Tiga Motor untuk Kemewahan dan Presisi
Lompatan besar dimulai di Platform e3. Platform ini dirancang untuk segmen luxury performance, dengan konfigurasi tiga motor listrik independen: satu motor di roda depan dan dua motor terpisah di roda belakang.
“Jika platform 3.0 maksimal dua motor, maka di e3, ada tiga motor independen,” kata Bobby Bharata, Head of Product BYD Motor Indonesia.
Platform ini salah satunya diwujudkan di Denza Z9 GT, yang menjadi etalase teknologi e3.
Secara teknis, motor depan menghasilkan 230 kW, sementara dua motor belakang masing-masing 210 kW. Total outputnya mencapai 710 kW, dengan torsi puncak 1.150 Nm—angka yang lazim ditemukan pada supercar.
Keunggulan e3 bukan hanya tenaga, tetapi juga kendali. Sistem Independent Rear Wheel Steering memungkinkan roda belakang berbelok secara aktif.
“Di kecepatan rendah, radius putarnya jadi lebih kecil. Di kecepatan tinggi, stabilitasnya meningkat,” ujar Bobby.
Seluruh sistem ini dikendalikan oleh Vehicle Motion Control (VMC) yang membaca data dari 33 sensor, termasuk LiDAR, dalam hitungan milidetik. Sistem ini secara aktif mengatur distribusi torsi untuk menjaga stabilitas dan keselamatan saat manuver ekstrem.
Platform e4: Wilayah Hypercar
Jika e3 masih berbicara tentang kemewahan, Platform e4 adalah dunia yang sama sekali berbeda. Platform ini dirancang khusus untuk performa ekstrem, dengan empat motor independen, masing-masing menggerakkan satu roda.
Platform ini menjadi basis Yangwang U9. Total outputnya mencapai 1.300 PS atau sekitar 950 kW, dengan torsi 1.680 Nm. Akselerasi dari 0–100 km/jam hanya 2,36 detik, sementara jarak 400 meter ditempuh di bawah 10 detik.
Platform e3: Tiga Motor untuk Kemewahan dan Presisi
![BYD Kuasai 52 Persen Pasar EV, Pamer Teknologi e3 dan e4 yang Bisa Ubah Peta Industri]()
Lompatan besar dimulai di Platform e3. Platform ini dirancang untuk segmen luxury performance, dengan konfigurasi tiga motor listrik independen: satu motor di roda depan dan dua motor terpisah di roda belakang.
“Jika platform 3.0 maksimal dua motor, maka di e3, ada tiga motor independen,” kata Bobby Bharata, Head of Product BYD Motor Indonesia.
Platform ini salah satunya diwujudkan di Denza Z9 GT, yang menjadi etalase teknologi e3.
Secara teknis, motor depan menghasilkan 230 kW, sementara dua motor belakang masing-masing 210 kW. Total outputnya mencapai 710 kW, dengan torsi puncak 1.150 Nm—angka yang lazim ditemukan pada supercar.
Keunggulan e3 bukan hanya tenaga, tetapi juga kendali. Sistem Independent Rear Wheel Steering memungkinkan roda belakang berbelok secara aktif.
“Di kecepatan rendah, radius putarnya jadi lebih kecil. Di kecepatan tinggi, stabilitasnya meningkat,” ujar Bobby.
Seluruh sistem ini dikendalikan oleh Vehicle Motion Control (VMC) yang membaca data dari 33 sensor, termasuk LiDAR, dalam hitungan milidetik. Sistem ini secara aktif mengatur distribusi torsi untuk menjaga stabilitas dan keselamatan saat manuver ekstrem.
Platform e4: Wilayah Hypercar
![BYD Kuasai 52 Persen Pasar EV, Pamer Teknologi e3 dan e4 yang Bisa Ubah Peta Industri]()
Jika e3 masih berbicara tentang kemewahan, Platform e4 adalah dunia yang sama sekali berbeda. Platform ini dirancang khusus untuk performa ekstrem, dengan empat motor independen, masing-masing menggerakkan satu roda.
Platform ini menjadi basis Yangwang U9. Total outputnya mencapai 1.300 PS atau sekitar 950 kW, dengan torsi 1.680 Nm. Akselerasi dari 0–100 km/jam hanya 2,36 detik, sementara jarak 400 meter ditempuh di bawah 10 detik.
Lihat Juga :