Dua Logo Satu Mesin: Mungkinkan Strategi Mobil Kembar Hyundai-Kia Terwujud?

Rabu, 18 Februari 2026 - 13:14 WIB
loading...
Dua Logo Satu Mesin:...
Fasilitas manufaktur di Greenland International Industrial Center (GIIC) Cikarang bisa menjadi dapur pacu kolaborasi strategis antara raksasa otomotif Korea Selatan, Hyundai dan Kia. Foto: Hyundai/Kia Indonesia
A A A
JAKARTA - Bukan tidak mungkin dua raksasa Korea Selatan Hyundai dan Kia berkolaborasi untuk membuat mobil kembar seperti Avanza-Xenia untuk menguasai pasar domestik.

Hal tersebut disampaikan oleh Chief Operating Officer PT Hyundai Motors Indonesia (HMID), Fransiscus Soerjopranoto. Frans, sapaan akrabnya, mengakui bahwa peluang itu terbuka lebar.

“Tentu saja, kemungkinan untuk membuat produk kembar terbuka lebar. Sebab, Hyundai dan Kia berada di dalam satu grup Hyundai. Tapi, kita akan pelajari dulu seperti apa,” ungkap Frans.

Dua Logo Satu Mesin: Mungkinkan Strategi Mobil Kembar Hyundai-Kia Terwujud?

Hanya saja, Frans menyebut belum ada pembicaraan detail mengenai wacana untuk membuat produk kembar ini. Terlebih model spesifik. Ia hanya menegaskan bahwa status kepemilikan grup memudahkan koordinasi jika keputusan strategis diambil.

Seperti diketahui, Kia sendiri akan memanfaatkan fasilitas produksi Hyundai di Greenland International Industrial Center (GIIC), Cikarang, Jawa Barat, sebagai basis penguatan penetrasi pasar mereka. Ini semakin “membuka jalur” terwujudnya produk kembar.

Dalam peta persaingan otomotif nasional, konsep "mobil kembar" bukanlah hal asing.

Keberhasilan aliansi Toyota dan Daihatsu selama dua dekade terakhir menjadi cetak biru yang kini mulai dilirik oleh jenama Negeri Ginseng.

Secara teknis, Hyundai dan Kia memiliki modal kuat untuk melakukan rebadge atau pengembangan produk bersama, mengingat keduanya bernaung dalam satu grup global dan kerap berbagi basis mekanis (platform) yang sama.

Langkah ini juga bisa jadi bentuk efisiensi biaya produksi dan upaya optimalisasi kapasitas pabrik.

Jika Hyundai Stargazer Cartenz dan Kia Carens—yang saat ini sudah berbagi jantung mekanis serupa—benar-benar diproduksi di bawah satu atap yang sama di Cikarang, maka biaya logistik dan komponen dapat ditekan secara signifikan.

Logika produk kembar ini juga tercermin dari struktur harga kedua merek yang saling beririsan namun memiliki segmentasi karakter yang berbeda.

Sebagai gambaran, Hyundai Stargazer Cartenz 2026 menawarkan spektrum harga yang luas, mulai dari tipe Trend MT seharga Rp269.900.000 hingga varian tertinggi Prime HSS di angka Rp 350.400.000.

Untuk konsumen yang menginginkan gaya lebih maskulin, Stargazer Cartenz X dipasarkan mulai Rp 361.900.000 hingga Rp 391.900.000 (OTR Jakarta), dengan opsi tambahan captain seat senilai Rp 3.500.000.

Di sisi lain, Kia hadir dengan The All New Carens 2026 yang menyasar segmen sedikit lebih premium namun tetap kompetitif. Tipe Trendy dibanderol Rp319.000.000, diikuti tipe Motion seharga Rp 359.000.000, dan varian tertinggi Signature yang sudah dilengkapi fitur ADAS lengkap serta sistem audio Bose di harga Rp399.000.000.

Dengan rentang harga ini, kolaborasi produksi di Cikarang akan memungkinkan kedua merek saling mengisi kekosongan celah pasar tanpa harus saling "kanibal".

Kehadiran produk kembar di masa depan bisa jadi tidak terbatas pada mesin konvensional. Tapi juga hybrid.

Bagi Hyundai, tambahan volume produksi dari Kia akan mengoptimalkan utilisasi pabrik GIIC, sementara bagi Kia, ini adalah jalan tol untuk mempercepat distribusi tanpa harus membangun infrastruktur manufaktur dari nol.

Sinergi Cikarang ini bukan sekadar urusan teknis perakitan, melainkan pernyataan perang terbuka terhadap dominasi pabrikan Jepang.

Dengan teknologi AI dan elektrifikasi yang menjadi kartu as Korea, kembaran baru di jalur produksi ini bisa jadi adalah jawaban atas kejenuhan pasar terhadap model-model lama.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hyundai Hadirkan Powertrain...
Hyundai Hadirkan Powertrain Lengkap di GIIAS 2026
Lawan Toyota Yaris Cross,...
Lawan Toyota Yaris Cross, Hyundai i20 Berubah Ukuran
Hyundai SantaFe EREV...
Hyundai SantaFe EREV Kepergok Sedang Cas Baterai, Segini Jangkauannya
Hyundai dan KAI Bergabung...
Hyundai dan KAI Bergabung Hadirkan Taksi Terbang di Korea Selatan
Hyundai Pecah Rekor...
Hyundai Pecah Rekor Pendapatan Rp537 Triliun, tapi Kok Labanya Anjlok?
Kia K5 Facelift Terungkap,...
Kia K5 Facelift Terungkap, Bermesin Hybrid dengan Teknologi Premium
Hyundai Motor Siap Menjual...
Hyundai Motor Siap Menjual Bebas Robot Humanoid
IIMS Jakarta 2026 Selesai...
IIMS Jakarta 2026 Selesai Digelar, Hadirkan Solusi Finansial Holistik bagi Industri Otomotif
Tarik Magnet Pengunjung,...
Tarik Magnet Pengunjung, PLN Pamerkan Ekosistem EV Terintegrasi di IIMS 2026
Rekomendasi
Trump Sebut Wasit Piala...
Trump Sebut Wasit Piala Dunia 2026 Raphael Claus Mencurigakan, Begini Respons FIFA
Kapal Tanker Kembali...
Kapal Tanker Kembali Diserang di Selat Hormuz, Harga Minyak Langsung Terbang
Fenomena Super New Moon,...
Fenomena Super New Moon, BMKG: Waspadai Banjir Rob pada Hari Ini hingga 22 Juli 2026
Berita Terkini
Dituduh Meniru Porsche...
Dituduh Meniru Porsche Taycan, Bos MG Kehilangan Muka
Baojun Yep Plus: SUV...
Baojun Yep Plus: SUV Kotak Listrik Mirip Suzuki Jimny Harga Rp200 Jutaan
Baojun Huajing S: Wuling...
Baojun Huajing S: Wuling Bikin Kejutan dengan SUV yang Mendekati Kelas Range Rover
Melihat Langsung Dapur...
Melihat Langsung Dapur Perakitan Baterai Wuling di Liuzhou China!
Satu-satunya di China!...
Satu-satunya di China! Ini Isi Laboratorium Rahasia Wuling yang Jarang Dilihat Masyarakat Umum
Bukan Mobil Termahal,...
Bukan Mobil Termahal, tapi Inilah Kendaraan yang Paling Dibanggakan Wuling di Museumnya
Infografis
3 Pangdam Jebolan Akmil...
3 Pangdam Jebolan Akmil 1992 Teman Satu Angkatan KSAD Jenderal TNI Maruli
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved