Rolls-Royce Rayakan 10 Tahun Black Badge, Simbol Sisi Gelap Merek Ultra-Mewah

Rabu, 04 Maret 2026 - 10:45 WIB
loading...
Rolls-Royce Rayakan...
Rolls-Royce Rayakan 10 Tahun Black Badge,. FOTO/ CARSCOOPS
A A A
LONDON - Tahun 2026 menandai satu dekade seri Black Badge dari Rolls-Royce, lini model yang menampilkan citra yang lebih berani, lebih gelap, dan lebih kuat daripada varian standar.



Sejak diperkenalkan, Black Badge telah menjadi simbol sisi "pemberontak" dari merek ultra-mewah Inggris ini, dengan desain yang lebih agresif, performa yang ditingkatkan, dan pilihan personalisasi yang lebih berani.

Black Badge diciptakan untuk menarik generasi baru pelanggan Rolls-Royce yang menginginkan sesuatu yang lebih ekspresif dan tidak konvensional, sambil tetap mempertahankan tingkat kemewahan tertinggi yang identik dengan merek tersebut.

Hitam sebagai Simbol Kekuatan
Kendaraan yang dilapisi warna hitam sering dikaitkan dengan aura kecanggihan dan kekuatan. Kehadiran Rolls-Royce berwarna gelap, misalnya, dapat mencuri perhatian seperti halnya konvoi SUV berukuran besar.

Meskipun Rolls-Royce dikenal dengan lapisan krom mengkilap dan sentuhan klasiknya, merek ini juga memiliki identitas alternatif yang lebih gelap melalui lini Black Badge. Selama dekade terakhir, seri ini telah menjadi platform bagi Rolls-Royce untuk bereksperimen dengan interpretasi kemewahan yang lebih berani.

Jejak Awal Tema Gelap Sejak Tahun 1920-an
Konsep Rolls-Royce dengan lapisan hitam sebenarnya bukanlah hal baru. Catatan awal menunjukkan bahwa pada tahun 1928, sebuah Rolls-Royce 20 H.P. Brewster Brougham dipesan dengan radiator Spirit of Ecstasy dan gril depan yang seluruhnya dilapisi warna hitam.

Kemudian pada tahun 1964, pendekatan serba hitam juga muncul pada model Phantom V milik legenda musik John Lennon. Meskipun eksterior dan interior mobil dilapisi warna hitam, gril Pantheon dan patung Spirit of Ecstasy masih mempertahankan lapisan krom.

Namun, lini Black Badge modern secara resmi diperkenalkan pada tahun 2016 di Geneva Motor Show dengan model Ghost dan Wraith.

Proses Finishing yang Lebih Kompleks
Model Black Badge menjalani proses finishing yang jauh lebih kompleks daripada Rolls-Royce biasa. Untuk menciptakan warna hitam yang benar-benar pekat, sekitar 100 pon cat yang diatomisasi diaplikasikan dan disemprotkan secara elektrostatis ke bodi mobil sebelum dikeringkan dalam oven khusus.

Di dalam kabin, desainnya terinspirasi dari dunia penerbangan – sebuah penghormatan kepada kecintaan pendiri Rolls-Royce, Charles Stewart Rolls, terhadap penerbangan. Komponen serat karbon juga digunakan, tidak hanya untuk mengurangi bobot, tetapi juga untuk menambahkan elemen visual yang lebih modern.

Selain itu, model Black Badge juga menerima penyetelan sasis yang berbeda dan peningkatan daya dibandingkan dengan varian standar.

Tidak Semua Harus Hitam
Meskipun identitas Black Badge sering dikaitkan dengan finishing serba hitam, Rolls-Royce sebenarnya memberi pelanggan kebebasan untuk menyesuaikan spesifikasi mobil mereka. Ini termasuk pilihan warna yang lebih berani seperti Lime Rock Green, Eagle Rock Red, dan Mirabeau Blue, yang telah muncul dalam proyek khusus Neon Nights.

Di antara model Black Badge yang paling terkenal di dekade pertama adalah Ghost Ékleipsis, yang terinspirasi oleh fenomena gerhana matahari, dan Ghost Gamer – sebuah pesanan khusus yang dibuat untuk klien yang sangat tertarik pada video game.

Masa Depan Black Badge di Era Listrik
Rolls-Royce telah menyatakan bahwa lini Black Badge akan terus berkembang dengan interpretasi yang lebih ekspresif di dekade keduanya. Pergeseran merek menuju elektrifikasi juga membuka jalan bagi evolusi baru dari seri ini.

Model Spectre yang sepenuhnya elektrik diharapkan memainkan peran kunci dalam fase berikutnya, membawa identitas "alter ego gelap" Rolls-Royce ke era mobilitas listrik.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ford Gunakan Beruang...
Ford Gunakan Beruang Raksasa untuk Menguji Kualitas F150
Skoda Kodiaq RS 6 Habis...
Skoda Kodiaq RS 6 Habis Terjual dalam Waktu 6 Menit, Apa Keistimewaanya?
Citroen Berlingo Baru...
Citroen Berlingo Baru Akan Kembali dengan Desain MPV Kecil Praktis
Standar Keselamatan...
Standar Keselamatan Kendaraan Listrik Baru China Lebih Ketat!
Harga BBM Naik, Gunakan...
Harga BBM Naik, Gunakan iCAR V23 hanya Rp38 Ribu Seminggu
BMW Mengkonfirmasi M3...
BMW Mengkonfirmasi M3 Generasi Berikutnya Tidak Akan Gunakan PHEV
6 Fakta NATO Jelang...
6 Fakta NATO Jelang KTT Ankara, Memiliki 3,3 Juta Prajurit dan Anggaran Militer Terbesar di Dunia
Pengadilan Inggris Butuh...
Pengadilan Inggris Butuh 300 Tahun untuk Selesaikan Tumpukan Kasus
Ketika Paris Lebih Panas...
Ketika Paris Lebih Panas dari Makkah, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Rekomendasi
Hadiri Pekan Olahraga...
Hadiri Pekan Olahraga Polri dan CFD, Kapolri: Momentum Perkuat Kedekatan dengan Masyarakat
Jelang Hari Bhayangkara...
Jelang Hari Bhayangkara Ke-80, Polda Riau Tuntaskan 110 Jembatan Merah Putih Presisi
7 Pekerjaan Pertama...
7 Pekerjaan Pertama Para Pemimpin Dunia yang Tak Banyak Diketahui, Ada yang Jual Teh hingga Jadi Tukang Kayu
Berita Terkini
Flying Flea C6 Motor...
Flying Flea C6 Motor Listrik Pertama Royal Enfield Diperkenalkan
JAECOO Catat 20.000...
JAECOO Catat 20.000 Pengiriman J5 EV di Indonesia, Ini Target Selanjutnya
Ducati Kenalkan Panigale...
Ducati Kenalkan Panigale V4 Mrquez 2025 World Champion Replica
Honda BeAT 2026 Resmi...
Honda BeAT 2026 Resmi Berubah: Harga Mulai Rp19 Juta, Ini Daftar Lengkap Pembaruannya
Siapa Keiichi Tsuchiya?...
Siapa Keiichi Tsuchiya? Legenda yang Ubah Drifting dari Balapan Liar Jadi Kultur Global
Bukan Gelora E, Bukan...
Bukan Gelora E, Bukan Seres: E5 Plus Jadi Taruhan Terbesar DFSK Sepanjang Sejarah
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved