BBM Terancam Naik! Ini Cara Hemat Bensin hingga 30% Tanpa Harus Ganti Mobil Listrik
Senin, 06 April 2026 - 12:29 WIB
loading...
A
A
A
Kecepatan juga berperan besar. Berkendara pada kecepatan konstan, terutama di kisaran 60–80 km/jam untuk mobil, merupakan titik paling efisien dalam konsumsi bahan bakar.
Di atas itu, hambatan angin meningkat drastis dan membuat mesin membutuhkan lebih banyak energi.
Selain itu, kebiasaan sering mengerem dan kembali berakselerasi di lalu lintas padat juga menjadi penyumbang pemborosan. Teknik “anticipative driving” atau membaca kondisi jalan ke depan dapat mengurangi frekuensi pengereman mendadak.
Dari sisi kendaraan, tekanan ban menjadi faktor yang sering diremehkan. Ban dengan tekanan kurang dari standar dapat meningkatkan hambatan gulir hingga 10 persen, yang berdampak langsung pada konsumsi BBM.
Pemeriksaan rutin tekanan ban setidaknya seminggu sekali menjadi langkah sederhana namun efektif.
Beban kendaraan juga tidak kalah penting. Semakin berat kendaraan, semakin besar tenaga yang dibutuhkan mesin. Mengurangi barang tidak perlu di bagasi bisa memberikan efisiensi tambahan, terutama untuk penggunaan harian.
Di atas itu, hambatan angin meningkat drastis dan membuat mesin membutuhkan lebih banyak energi.
Selain itu, kebiasaan sering mengerem dan kembali berakselerasi di lalu lintas padat juga menjadi penyumbang pemborosan. Teknik “anticipative driving” atau membaca kondisi jalan ke depan dapat mengurangi frekuensi pengereman mendadak.
Dari sisi kendaraan, tekanan ban menjadi faktor yang sering diremehkan. Ban dengan tekanan kurang dari standar dapat meningkatkan hambatan gulir hingga 10 persen, yang berdampak langsung pada konsumsi BBM.
Pemeriksaan rutin tekanan ban setidaknya seminggu sekali menjadi langkah sederhana namun efektif.
Beban kendaraan juga tidak kalah penting. Semakin berat kendaraan, semakin besar tenaga yang dibutuhkan mesin. Mengurangi barang tidak perlu di bagasi bisa memberikan efisiensi tambahan, terutama untuk penggunaan harian.
Lihat Juga :