Teknik Eco Driving Ini bisa Bikin Mobil Anda Jauh Lebih Irit, Begini Caranya!
Senin, 06 April 2026 - 12:46 WIB
loading...
A
A
A
Mitos membuka kaca jendela untuk menghemat penggunaan penyejuk udara (AC) juga perlu diluruskan.
Saat mobil melaju di atas kecepatan 60 km per jam, jendela yang terbuka justru menciptakan turbulensi udara ekstrem ke dalam kabin yang menghambat laju mobil, memaksa mesin bekerja lebih keras.
Oleh karena itu, tutup rapat seluruh kaca saat melaju kencang. Jika terpaksa menggunakan AC, atur suhu di angka yang wajar (24-27 derajat Celcius) dan selalu aktifkan mode sirkulasi udara di dalam kabin (resirkulasi) untuk meringankan kerja kompresor.
Perawatan Mesin dan Fitur Pintar
Trik mengemudi sebaik apa pun akan percuma jika kesehatan mobil diabaikan. Pastikan tekanan angin ban selalu diukur sebulan sekali sesuai rekomendasi pabrikan (biasanya tertera di pilar pintu pengemudi).
Tekanan ban yang kempes—bahkan hanya kurang 56 kilopascal (sekitar 8 psi)—akan menciptakan hambatan gulir yang tinggi dan langsung memboroskan BBM hingga 4 persen, sekaligus memperpendek usia ban hingga 10.000 km.
Jangan lupa matikan mesin bila Anda berhenti lebih dari 60 detik (kecuali di tengah kemacetan parah), karena mesin 3.000 cc yang menyala diam (idle) selama 10 menit bisa membakar sia-sia 300 mililiter bahan bakar.
Pada akhirnya, semua trik teknis ini harus dibarengi dengan manajemen perjalanan yang baik—menggabungkan beberapa urusan dalam satu rute perjalanan, atau lebih baik lagi, beralih ke transportasi umum jika memungkinkan.
Saat mobil melaju di atas kecepatan 60 km per jam, jendela yang terbuka justru menciptakan turbulensi udara ekstrem ke dalam kabin yang menghambat laju mobil, memaksa mesin bekerja lebih keras.
Oleh karena itu, tutup rapat seluruh kaca saat melaju kencang. Jika terpaksa menggunakan AC, atur suhu di angka yang wajar (24-27 derajat Celcius) dan selalu aktifkan mode sirkulasi udara di dalam kabin (resirkulasi) untuk meringankan kerja kompresor.
Perawatan Mesin dan Fitur Pintar
![Teknik Eco Driving Ini bisa Bikin Mobil Anda Jauh Lebih Irit, Begini Caranya!]()
Trik mengemudi sebaik apa pun akan percuma jika kesehatan mobil diabaikan. Pastikan tekanan angin ban selalu diukur sebulan sekali sesuai rekomendasi pabrikan (biasanya tertera di pilar pintu pengemudi).
Tekanan ban yang kempes—bahkan hanya kurang 56 kilopascal (sekitar 8 psi)—akan menciptakan hambatan gulir yang tinggi dan langsung memboroskan BBM hingga 4 persen, sekaligus memperpendek usia ban hingga 10.000 km.
Jangan lupa matikan mesin bila Anda berhenti lebih dari 60 detik (kecuali di tengah kemacetan parah), karena mesin 3.000 cc yang menyala diam (idle) selama 10 menit bisa membakar sia-sia 300 mililiter bahan bakar.
Gunakan Mode ECO
Jika mobil Anda memiliki fitur modern, manfaatkanlah. Aktifkan tombol ECON Mode yang akan mengubah sistem kerja mesin agar lebih efisien secara otomatis. Perhatikan pula lampu indikator ECO Assist di dasbor; jika warnanya menyala (biasanya hijau), itu menandakan gaya menyetir Anda sudah pada level efisiensi tertinggi.Pada akhirnya, semua trik teknis ini harus dibarengi dengan manajemen perjalanan yang baik—menggabungkan beberapa urusan dalam satu rute perjalanan, atau lebih baik lagi, beralih ke transportasi umum jika memungkinkan.
(dan)
Lihat Juga :