Ini Beda Spek dan Harga Motor Listrik Mahal BGN Emmo JVX GT vs JVH Max
Rabu, 08 April 2026 - 08:32 WIB
loading...
Perbandingan spesifikasi motor listrik yang memicu polemik, Emmo JVX GT vs JVH Max, milik perusahaan Kanada Emmo tapi buatan China. Foto: Emmo
A
A
A
JAKARTA - Video yang menampilkan deretan sepeda motor berlogo Badan Gizi Nasional (BGN) terparkir rapi menjadi viral, memicu rentetan spekulasi di tengah masyarakat terkait inefisiensi anggaran.
Kepala BGN, Dadan Hindayana, pada Selasa (7/4) di Jakarta, tampil memberi klarifikasi. Ia menegaskan bahwa pengadaan armada tersebut murni merupakan bagian dari perencanaan anggaran tahun 2025 yang lalu, ditujukan untuk mendukung operasional Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
"Pengadaan motor ini memang masuk dalam anggaran 2025. Fungsinya untuk mendukung operasional Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG)," tegas Dadan.
Ia juga menjamin bahwa ratusan motor yang proses realisasinya dimulai secara bertahap sejak Desember 2025 itu belum dibagikan secara serampangan. "Motor tersebut belum dibagikan. Setelah seluruhnya lengkap, akan dicatat terlebih dahulu sebagai Barang Milik Negara (BMN) sebelum didistribusikan," tambahnya.
Di situs resminya, Emmo hanya memajang 2 model. Yakni, Emmo JVX GT yang dibanderol Rp56.800.000 dan Emmo JVH Max yang harganya Rp48.800.000. Nah, berikut adalah perbandingannya:
Emmo JVX GT
Emmo JVX GT adalah motor trail dengan spesifikasi tinggi, yang tidak hanya bisa dipakai menembus pelosok desa. Bahkan, menghadapi medan off-road dan mendaki tanjakan curam.
Dihargai di angka Rp 56.800.000, motor listrik ber-DNA adventure ini membawa spesifikasi kelas berat. Dapur pacunya sangat gahar, dibekali transmisi bertenaga halus Dynamo BLDC bersistem Smart Gear Box. Sistem ini memanfaatkan rasio gigi optimal yang dipadukan dengan rantai dan gear tahan lama, khusus dirancang untuk ketahanan tinggi di medan berat.
Kombinasi tersebut menyemburkan daya terukur (rated) 3800 W dan tenaga puncak (peak) yang beringas hingga 7000 W.
Torsi raksasanya sanggup mendorong motor pada kecepatan maksimum 80 km/jam secara stabil, baik di aspal maupun tanah.
Secara postur, JVX GT didesain jangkung nan proporsional dengan dimensi panjang 2080 milimeter (mm), lebar 860 mm, dan tinggi 1150 mm. Syarat utama motor petualang dipenuhi lewat jarak pijak tanah (ground clearance) setinggi 320 mm, menjamin keamanan maksimal saat melibas batu dan rintangan alam.
Hebatnya, berat kosong motor ini tergolong ringan, hanya 110 kilogram (kg), dengan penanganan (handling) lincah namun tangguh memikul kapasitas angkut hingga 200 kg.
Kestabilan manuvernya dikawal oleh suspensi belakang adjustable (dapat disesuaikan) serta pengereman rem cakram hidrolik Double Disc Brake dengan fitur CBS yang sangat responsif. Kakinya berdiri kokoh di atas ban bertipe Dual Purpose, berukuran 19 inci di lingkar depan dan 18 inci di lingkar belakang.
Untuk menopang mobilitas jauh, JVX GT menggendong baterai terintegrasi yang mudah diakses berkapasitas 72v 31Ah (kompatibel untuk dua baterai). Daya ini ideal untuk jarak tempuh 70 km.
Kekhawatiran soal daya pun sirna lewat teknologi pengisian daya cepat (fast charging) yang mampu mengisi dari tingkat 30% hingga 80% hanya dalam waktu 1 jam. Segala informasi vital, mulai dari kecepatan, mode berkendara, hingga kapasitas baterai, tersaji modern pada panel instrumen digitalnya.
Emmo JVH Max
Berbanding terbalik, jika armada hanya digunakan membelah belantara beton perkotaan, ketangguhan off-road di atas akan menjadi sebuah inefisiensi yang mubazir. Di sinilah ada Emmo JVH Max.
Skuter listrik beraura elegan ini justru dibanderol lebih terjangkau, yakni Rp 48.800.000. Meski selisih harganya menyentuh angka Rp8 juta lebih murah, performa JVH Max lebih agresif di atas aspal mulus.
Transmisi Dynamo BLDC yang dimilikinya mampu memompa performa halus tanpa getaran dengan daya normal 4000 W yang sanggup meroket hingga batas puncak mematikan di 8500 W.
Lontaran tenaga instan ini melesatkan JVH Max hingga menyentuh kecepatan maksimum 90 km/jam. Skuter ini memiliki jarak sumbu roda
(wheelbase) 1470 mm dengan dimensi bodi 2120 × 711 × 1180 mm. Karena berhabitat di jalan raya perkotaan, ground clearance-nya diturunkan ke angka yang lebih nyaman, yakni 190 mm.
![Ini Beda Spek dan Harga Motor Listrik Mahal BGN Emmo JVX GT vs JVH Max]()
Secara bobot, skuter dengan bamper fungsional yang lebar ini sedikit lebih berat dari saudaranya, yakni 130 kg, namun memiliki kapasitas angkut tangguh untuk kebutuhan harian sebesar 180 kg.
Kenyamanan komuter menjadi sajian utama. Pengendara dimanjakan oleh kursi ergonomis berlapis kulit sintetis dengan jahitan merah premium nan sporty, serta suspensi belakang ganda yang andal meredam guncangan.
Sistem keselamatannya ditopang rem cakram depan dan belakang bersistem CBS. JVH Max meluncur di atas ban tubeless minim risiko bocor berukuran 16 inci di depan dan 14 inci di belakang.
Di sektor kelistrikan, baterai berdaya tahan tinggi berkapasitas 72v 30Ah ini menjanjikan jarak tempuh komuter yang sama, yakni 70 km. Selain fitur fast charging (30% – 80%), waktu pengisian daya normalnya sangat efisien, hanya membutuhkan waktu kurang lebih 2 jam.
Kepala BGN, Dadan Hindayana, pada Selasa (7/4) di Jakarta, tampil memberi klarifikasi. Ia menegaskan bahwa pengadaan armada tersebut murni merupakan bagian dari perencanaan anggaran tahun 2025 yang lalu, ditujukan untuk mendukung operasional Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
"Pengadaan motor ini memang masuk dalam anggaran 2025. Fungsinya untuk mendukung operasional Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG)," tegas Dadan.
Ia juga menjamin bahwa ratusan motor yang proses realisasinya dimulai secara bertahap sejak Desember 2025 itu belum dibagikan secara serampangan. "Motor tersebut belum dibagikan. Setelah seluruhnya lengkap, akan dicatat terlebih dahulu sebagai Barang Milik Negara (BMN) sebelum didistribusikan," tambahnya.
Polemik Salah Sasaran
Pengadaan motor listrik BGN ini memicu polemik, karena banyak sekali kejanggalan. Mulai dari website Emmo yang baru dibuat pada 2025, perusahaan yang tidak jelas secara merek dan brand, harga motor yang terlalu tinggi dibandingkan pemain yang sudah ada, produk yang terbatas hanya 2 model, dan masih banyak lagi.Di situs resminya, Emmo hanya memajang 2 model. Yakni, Emmo JVX GT yang dibanderol Rp56.800.000 dan Emmo JVH Max yang harganya Rp48.800.000. Nah, berikut adalah perbandingannya:
Emmo JVX GT
![Ini Beda Spek dan Harga Motor Listrik Mahal BGN Emmo JVX GT vs JVH Max]()
Emmo JVX GT adalah motor trail dengan spesifikasi tinggi, yang tidak hanya bisa dipakai menembus pelosok desa. Bahkan, menghadapi medan off-road dan mendaki tanjakan curam.
Dihargai di angka Rp 56.800.000, motor listrik ber-DNA adventure ini membawa spesifikasi kelas berat. Dapur pacunya sangat gahar, dibekali transmisi bertenaga halus Dynamo BLDC bersistem Smart Gear Box. Sistem ini memanfaatkan rasio gigi optimal yang dipadukan dengan rantai dan gear tahan lama, khusus dirancang untuk ketahanan tinggi di medan berat.
Kombinasi tersebut menyemburkan daya terukur (rated) 3800 W dan tenaga puncak (peak) yang beringas hingga 7000 W.
Torsi raksasanya sanggup mendorong motor pada kecepatan maksimum 80 km/jam secara stabil, baik di aspal maupun tanah.
Secara postur, JVX GT didesain jangkung nan proporsional dengan dimensi panjang 2080 milimeter (mm), lebar 860 mm, dan tinggi 1150 mm. Syarat utama motor petualang dipenuhi lewat jarak pijak tanah (ground clearance) setinggi 320 mm, menjamin keamanan maksimal saat melibas batu dan rintangan alam.
Hebatnya, berat kosong motor ini tergolong ringan, hanya 110 kilogram (kg), dengan penanganan (handling) lincah namun tangguh memikul kapasitas angkut hingga 200 kg.
Kestabilan manuvernya dikawal oleh suspensi belakang adjustable (dapat disesuaikan) serta pengereman rem cakram hidrolik Double Disc Brake dengan fitur CBS yang sangat responsif. Kakinya berdiri kokoh di atas ban bertipe Dual Purpose, berukuran 19 inci di lingkar depan dan 18 inci di lingkar belakang.
Untuk menopang mobilitas jauh, JVX GT menggendong baterai terintegrasi yang mudah diakses berkapasitas 72v 31Ah (kompatibel untuk dua baterai). Daya ini ideal untuk jarak tempuh 70 km.
Kekhawatiran soal daya pun sirna lewat teknologi pengisian daya cepat (fast charging) yang mampu mengisi dari tingkat 30% hingga 80% hanya dalam waktu 1 jam. Segala informasi vital, mulai dari kecepatan, mode berkendara, hingga kapasitas baterai, tersaji modern pada panel instrumen digitalnya.
Emmo JVH Max
![Ini Beda Spek dan Harga Motor Listrik Mahal BGN Emmo JVX GT vs JVH Max]()
Berbanding terbalik, jika armada hanya digunakan membelah belantara beton perkotaan, ketangguhan off-road di atas akan menjadi sebuah inefisiensi yang mubazir. Di sinilah ada Emmo JVH Max.
Skuter listrik beraura elegan ini justru dibanderol lebih terjangkau, yakni Rp 48.800.000. Meski selisih harganya menyentuh angka Rp8 juta lebih murah, performa JVH Max lebih agresif di atas aspal mulus.
Transmisi Dynamo BLDC yang dimilikinya mampu memompa performa halus tanpa getaran dengan daya normal 4000 W yang sanggup meroket hingga batas puncak mematikan di 8500 W.
Lontaran tenaga instan ini melesatkan JVH Max hingga menyentuh kecepatan maksimum 90 km/jam. Skuter ini memiliki jarak sumbu roda
(wheelbase) 1470 mm dengan dimensi bodi 2120 × 711 × 1180 mm. Karena berhabitat di jalan raya perkotaan, ground clearance-nya diturunkan ke angka yang lebih nyaman, yakni 190 mm.

Secara bobot, skuter dengan bamper fungsional yang lebar ini sedikit lebih berat dari saudaranya, yakni 130 kg, namun memiliki kapasitas angkut tangguh untuk kebutuhan harian sebesar 180 kg.
Kenyamanan komuter menjadi sajian utama. Pengendara dimanjakan oleh kursi ergonomis berlapis kulit sintetis dengan jahitan merah premium nan sporty, serta suspensi belakang ganda yang andal meredam guncangan.
Sistem keselamatannya ditopang rem cakram depan dan belakang bersistem CBS. JVH Max meluncur di atas ban tubeless minim risiko bocor berukuran 16 inci di depan dan 14 inci di belakang.
Di sektor kelistrikan, baterai berdaya tahan tinggi berkapasitas 72v 30Ah ini menjanjikan jarak tempuh komuter yang sama, yakni 70 km. Selain fitur fast charging (30% – 80%), waktu pengisian daya normalnya sangat efisien, hanya membutuhkan waktu kurang lebih 2 jam.
(dan)
Lihat Juga :