Jaecoo J7 Ditarik dari Pasaran karena Sistem Kelistrikan Bermasalah
Kamis, 16 April 2026 - 19:52 WIB
loading...
A
A
A
Skenario terburuknya adalah kerusakan ini menyebabkan hilangnya koneksi sinyal antara ECU dan sistem kendaraan lainnya. Hal ini menyebabkan mesin tiba-tiba mati atau kehilangan tenaga tanpa peringatan sebelumnya kepada pengemudi.
Menurut pabrikan, total 19.758 kendaraan Jaecoo J7 terkena dampak penarikan kembali ini. Kendaraan tersebut diproduksi antara 1 April dan 8 Desember 2025.
Pada awal Januari 2026, Omoda Jaecoo Australia juga melakukan penarikan kembali terhadap 1.028 kendaraan Jaecoo J7 karena alasan yang sama.
Menurut Carexpert, Jaecoo Australia menekankan dalam pemberitahuan penarikan kembali tersebut: "Kehilangan daya secara tiba-tiba dan/atau matinya mesin saat mengemudi dapat meningkatkan risiko kecelakaan, menyebabkan cedera pada penumpang kendaraan dan/atau pengguna jalan lainnya."
Perlu dicatat, penarikan kembali ini hanya berlaku untuk model Jaecoo J7 yang dilengkapi dengan mesin bensin 1.6L, 4 silinder turbocharged. Versi plug-in hybrid (PHEV) yang menggunakan sistem SHS tidak terpengaruh oleh cacat ini.
Menurut pabrikan, total 19.758 kendaraan Jaecoo J7 terkena dampak penarikan kembali ini. Kendaraan tersebut diproduksi antara 1 April dan 8 Desember 2025.
Pada awal Januari 2026, Omoda Jaecoo Australia juga melakukan penarikan kembali terhadap 1.028 kendaraan Jaecoo J7 karena alasan yang sama.
Menurut Carexpert, Jaecoo Australia menekankan dalam pemberitahuan penarikan kembali tersebut: "Kehilangan daya secara tiba-tiba dan/atau matinya mesin saat mengemudi dapat meningkatkan risiko kecelakaan, menyebabkan cedera pada penumpang kendaraan dan/atau pengguna jalan lainnya."
Perlu dicatat, penarikan kembali ini hanya berlaku untuk model Jaecoo J7 yang dilengkapi dengan mesin bensin 1.6L, 4 silinder turbocharged. Versi plug-in hybrid (PHEV) yang menggunakan sistem SHS tidak terpengaruh oleh cacat ini.
Lihat Juga :