Pengguna Mobil Diesel Beruarai Air Mata: Sekali Isi Pajero-Fortuner Tembus Rp1,9 Juta!

Senin, 20 April 2026 - 12:33 WIB
loading...
Pengguna Mobil Diesel...
Kenaikan drastis harga Pertamina Dex hingga Rp23.900 per liter membuat biaya full tank SUV bermesin diesel tembus nyaris Rp2 juta, memaksa para komuter Jabodetabek memutar otak menata pengeluaran bulanan mereka. Foto: Pertamina
A A A
JAKARTA - Mengisi BBM kini seperti membayar cicilan motor. Terutama bagi pemilik mobil diesel. Ini gara-gara Pertamina menaikkan harga BBM nonsubsidi. Dexlite kini dipatok Rp23.600 per liter. Pertamina Dex lebih mahal lagi: Rp 23.900 per liter.

Bagi pemilik SUV bermesin diesel, ini bukan sekadar rentetan angka. Ini teror nyata di depan mesin pompa SPBU.

Mari kita hitung dengan nalar.

Pemilik Toyota Innova Diesel memiliki kapasitas tangki 55 liter. Kalau diisi penuh dari kosong, butuh uang Rp1.298.000 untuk Dexlite. Atau Rp 1.314.500 jika memilih Pertamina Dex.

Pengguna Mobil Diesel Beruarai Air Mata: Sekali Isi Pajero-Fortuner Tembus Rp1,9 Juta!

Mengisi Pertadex tak sampai 50 liter sudah tembus Rp1,1 juta. Foto: dok Threadsherri_permana74

Itu baru Innova. Bagaimana dengan kelas SUV menengah? Mitsubishi Pajero Sport dan Ford Ranger (F150) sama-sama dibekali tangki 68 liter.

Sekali minta diisi penuh Dexlite, kantong akan terkuras Rp 1.604.800. Kalau pakai Pertamina Dex, struk tagihannya mencapai Rp 1.625.200.

Ada lagi jagoan baru asal China, GWM Tank 500 Diesel. Tangkinya lebih besar: 75 liter. Tagihan full tank Dexlite untuk mobil ini mencapai Rp 1.770.000. Sedangkan Pertamina Dex menembus Rp 1.792.500.

Yang paling membuat dahi berkerut adalah kelompok tangki 80 liter. Kasta ini dihuni oleh Toyota Fortuner Diesel, Toyota Land Cruiser 300, dan Isuzu MU-X.

Sekali bilang "penuh, Mas" kepada petugas SPBU, Anda harus rela digesek kartunya sebesar Rp 1.888.000 untuk Dexlite. Atau Rp 1.912.000 untuk Pertamina Dex.

Nyaris Rp 2 juta! Hanya untuk sekali ke pom bensin.

Kini kita bawa angka-angka fantastis itu ke jalanan nyata.

Orang-orang yang tinggal di pinggiran Jakarta—seperti Depok atau Bekasi—biasanya berkomuter setiap hari. Jarak tempuh harian mereka rata-rata 50 hingga 60 kilometer.

Dalam sebulan, dengan asumsi 20 sampai 25 hari kerja, jarak tempuh kendaraan mereka akan mencapai 1.200 hingga 1.800 kilometer.

Mari pakai hitungan kasar. Anggaplah rata-rata konsumsi bahan bakar SUV diesel meminum 1 liter untuk 10 kilometer. Artinya, dalam sebulan mereka butuh 120 hingga 180 liter BBM. Kita ambil titik tengahnya: 150 liter.

Jika 150 liter itu dikalikan harga Pertamina Dex (Rp23.900), maka sebulan mereka harus bakar uang Rp3.585.000. Ini yang paling moderat. Jika kebutuhan Anda lebih tinggi, misalnya sepekan sekali mengisi BBM, bisa-bisa hampir Rp7 juta per bulan.

Dulu, solusinya gampang. Sembunyi-sembunyi ikut antrean panjang bersama truk ekspedisi. Membeli Biosolar subsidi yang harganya cuma Rp6.800 per liter.

Tapi pemerintah kini bertindak tegas. Barcode MyPertamina untuk mobil-mobil diesel mewah itu dihapus dan diblokir massal.

Jalan pintas sudah ditutup rapat. Pemilik "cumi darat"—sebutan populer untuk SUV diesel bongsor—kini dihadapkan pada realitas yang tak bisa ditawar. Mobil bernilai ratusan juta hingga miliaran rupiah, mutlak butuh makanan mewah.

Di grup-grup komunitas media sosial, kepanikan itu begitu nyata. Ada yang berurai air mata mengeluhkan barcode-nya mati. Ada yang mulai memilih memarkir mobilnya di garasi dan naik transportasi umum. Ada pula yang mulai melirik mobil listrik.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini Penyebab Mitsubishi...
Ini Penyebab Mitsubishi Pajero Sport Diesel Efisien Dipakai Perjalanan Jauh
Setelah Lima Tahun Hilang,...
Setelah Lima Tahun Hilang, Mitsubishi Pajero Akhirnya Kembali di Akhir 2026
Derita Pemilik Fortuner:...
Derita Pemilik Fortuner: Ngisi Full Tank Tembus Hampir Rp2 Juta, Pilih Jual atau Masuk Garasi?
BBM Nonsubsidi Naik...
BBM Nonsubsidi Naik Drastis per 18 April 2026, Mobil Premium dan Pajero-Fortuner Paling Boncos!
Toyota Fortuner 2027...
Toyota Fortuner 2027 Terbaru Mulai Terlihat di Jalan, Begini Desainnya
Lupakan Range Rover!...
Lupakan Range Rover! Ini 8 Mobil Off-Road Mewah yang Bisa Bikin Anggaran Daerah Hemat Triliunan
Inflasi Juni 2026 Capai...
Inflasi Juni 2026 Capai 3,34%, Harga BBM dan Tiket Pesawat Jadi Pendorong
Daftar Lengkap Harga...
Daftar Lengkap Harga BBM di SPBU Pertamina! Pertamax Tetap, Turbo Turun Jadi Rp19.300/Liter
Resmi! Harga BBM Nonsubsidi...
Resmi! Harga BBM Nonsubsidi Pertamina Turun per 1 Juli 2026, tapi Pertamax Tetap
Rekomendasi
Tim Hotman 911 Laporkan...
Tim Hotman 911 Laporkan Oknum Aparat yang Siksa Perempuan ke Bareskrim
Hadir Kembali, Mandiri...
Hadir Kembali, Mandiri Donor Darah Gerakkan 280 Pendonor di 12 Region: Satu Langkah Darimu, Sejuta Harapan Untuknya
Iran Tegaskan Inspektur...
Iran Tegaskan Inspektur IAEA Tak akan Diberi Akses Apa pun ke Lokasi Nuklir yang Dibom
Berita Terkini
Jelajahi Dataran Tinggi...
Jelajahi Dataran Tinggi dan Perkotaan, BYD M6 DM Media Challenge Buktikan Efisiensi Teknologi Dual Mode
Hadirkan BRUSKY 125,...
Hadirkan BRUSKY 125, MODENAS Siap Banjiri Indonesia dengan Motor Malaysia
Ternyata Ini Alasan...
Ternyata Ini Alasan Koenigsegg Tidak Mau Bikin Mobil Listrik
Sistem Isi Daya Dua...
Sistem Isi Daya Dua Arah Memicu Persaingan antara BMW, VW, dan BYD
Honda Terbitkan Obligasi...
Honda Terbitkan Obligasi Rp44 Triliun: Bukan Ekspansi, tapi Ganti Rugi
Kenapa CEO Honda Toshihiro...
Kenapa CEO Honda Toshihiro Mibe Minta Maaf ke Pemegang Saham?
Infografis
Penjualan Mobil Murah...
Penjualan Mobil Murah LCGC Anjlok, Daya Beli Kelas Menengah Terancam?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved