Pertaruhan Pabrik Onderdil: Siasat Toyota Selamatkan 760 Pemasok Lokal dari Tsunami Mobil Listrik
Selasa, 21 April 2026 - 11:34 WIB
loading...
A
A
A
Total tenaga kerja yang menggantungkan periuk nasinya dari rantai pasok Toyota—dari hulu ke hilir—mencapai lebih dari 360.000 orang! Ini industri padat karya yang menyangga stabilitas ekonomi negara.
Uang yang disetorkan ke negara pun tak main-main. Dari pusat ditarik Pajak Penghasilan (PPh), Pajak Pertambahan Nilai (PPN), dan Pajak Barang Mewah (PPnBM). Di daerah, menyumbang Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama (BBNKB). Tanpa industri otomotif, Pendapatan Asli Daerah (PAD) provinsi di Indonesia pasti langsung kurus kering.
Kualitas onderdil bikinan anak bangsa ini juga tidak memalukan. Buktinya, Toyota Indonesia sudah mengekspor total 3 juta unit kendaraan utuh ke lebih dari 100 negara.
Bahkan di era elektrifikasi ini, gabungan ekspor hybrid Innova Zenix dan Yaris Cross sudah menembus 56.000 unit hingga kuartal pertama 2026. Ini tanda dunia percaya pada kualitas rakitan tangan orang Indonesia.
"Industri otomotif memiliki kontribusi besar terhadap ekspor dan penyerapan tenaga kerja nasional. Momentum ini perlu terus dijaga," tegas Wakil Presiden Direktur TMMIN, Bob Azam.
Uang yang disetorkan ke negara pun tak main-main. Dari pusat ditarik Pajak Penghasilan (PPh), Pajak Pertambahan Nilai (PPN), dan Pajak Barang Mewah (PPnBM). Di daerah, menyumbang Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama (BBNKB). Tanpa industri otomotif, Pendapatan Asli Daerah (PAD) provinsi di Indonesia pasti langsung kurus kering.
Kualitas onderdil bikinan anak bangsa ini juga tidak memalukan. Buktinya, Toyota Indonesia sudah mengekspor total 3 juta unit kendaraan utuh ke lebih dari 100 negara.
Bahkan di era elektrifikasi ini, gabungan ekspor hybrid Innova Zenix dan Yaris Cross sudah menembus 56.000 unit hingga kuartal pertama 2026. Ini tanda dunia percaya pada kualitas rakitan tangan orang Indonesia.
"Industri otomotif memiliki kontribusi besar terhadap ekspor dan penyerapan tenaga kerja nasional. Momentum ini perlu terus dijaga," tegas Wakil Presiden Direktur TMMIN, Bob Azam.
(dan)
Lihat Juga :