Di Beijing Auto Show 2026, Pabrikan Mobil China Pindahkan Otak Manusia ke Mobil
Jum'at, 01 Mei 2026 - 10:44 WIB
loading...
A
A
A
Raksasa teknologi seperti Huawei tidak mau ketinggalan. Mereka guyur investasi lebih dari USD 10 miliar—setara Rp 170 triliun—hanya untuk memperkuat tenaga komputasi mengemudi pintar dalam lima tahun ke depan.
Lalu bagaimana dengan Chery? Gao Xinhua, EVP Chery Automobile, buka kartu soal peta jalan mereka.
Chery sudah bukan lagi perusahaan otomotif biasa. Mereka sudah bermutasi menjadi ekosistem teknologi global berbasis AI.
Strateginya ngeri.
Di fase AI 2.0 ini, Chery membangun "otak" digital pusat bernama Chery AIOS.
Ini bukan sekadar perangkat lunak, tapi sistem yang punya memori seperti manusia.
Investasi risetnya gila-gilaan. AI digunakan untuk mempercepat segalanya.
Contohnya baterai Solid-State. Dengan bantuan simulasi AI yang melakukan 1 juta kali iterasi desain, Chery pede baterai ini bakal valid di tahun 2027.
Jarak tempuhnya? 1.000 KM. Sekali cas, Anda bisa lari dari Jakarta ke Banyuwangi tanpa mampir SPKLU.
Lalu bagaimana dengan Chery? Gao Xinhua, EVP Chery Automobile, buka kartu soal peta jalan mereka.
Chery sudah bukan lagi perusahaan otomotif biasa. Mereka sudah bermutasi menjadi ekosistem teknologi global berbasis AI.
Strateginya ngeri.
Di fase AI 2.0 ini, Chery membangun "otak" digital pusat bernama Chery AIOS.
Ini bukan sekadar perangkat lunak, tapi sistem yang punya memori seperti manusia.
Investasi risetnya gila-gilaan. AI digunakan untuk mempercepat segalanya.
Contohnya baterai Solid-State. Dengan bantuan simulasi AI yang melakukan 1 juta kali iterasi desain, Chery pede baterai ini bakal valid di tahun 2027.
Jarak tempuhnya? 1.000 KM. Sekali cas, Anda bisa lari dari Jakarta ke Banyuwangi tanpa mampir SPKLU.
Lihat Juga :