China Tidak Tunduk, AS Pastikan TikTok Tinggal Kenangan

Minggu, 20 September 2020 - 20:06 WIB
loading...
China Tidak Tunduk,...
Aplikasi buatan China TikTok. FOTO/ IST
A A A
BEIJING - Pemblokiran TikTok di Amerika Serikat telah diberlakukan hari ini Minggu 20 September 2020, meskipun demikian AS masih memberikan tenggang waktu TikTok hingga hingga 12 November 2020 untuk berbenah namun jika belom ada kesepakatan maka TikTok akan hilang selamanya di dunia. BACA JUGA - Kuasai Data Base, China Bisa Bikin AS dan Indonesia Mati Kutu

Seperti dilansir dari situs resmi Departemen Perdagangan AS, App Store juga dilarang memasang TikTok dan WeChat. Namun demikian, pengguna TikTok yang ada masih dapat menggunakan aplikasi tersebut hingga 12 November 2020.

“Pada dasarnya TikTok masih utuh hingga 12 November,” kata kepala dagang AS Wilbur Ross kepada Fox Business.Baca Juga: TikTokpraktis akan ditutup. Hal demikian mengacu pada perintah eksekutif yang mengharuskan perusahaan induk TikTok di China untuk mendivestasi asetnya di AS pada 12 November 2020.

Departemen Perdagangan AS mengatakan, pembatasan terbaru akan terpisah dari peninjauan yang sedang berlangsung terkait solusi diusulkan TikTok untuk mengatasi masalah keamanan nasional AS.

ByteDance, pemilik TikTok yang berbasis di Beijing telah mengusulkan kesepakatan dengan perusahaan teknologi yang berbasis di California, Oracle.

Kini, kesepakatan tersebut sedang ditinjau oleh Committee on Foreign Investment in the United States -CFIUS- atau Komite Investasi Asing di Amerika Serikat, sebuah komite antar lembaga yang mengawasi transaksi yang melibatkan investasi asing.

Sejumlah pejabat AS meminta CFIUS untuk menolak kesepakatan itu. Pejabat AS mencatat kesepakatan itu seperti kerjasama partnership daripada kepemilikan penuh AS yang diminta oleh Trump. Walmart dilaporkan bersaing untuk mendapatkan kepemilikan saham jika perjanjian Oracle berhasil.

Mulai Minggu 20 September 2020, App Store tidak lagi diizinkan untuk mendistribusikan aplikasi atau mengeluarkan pembaruan untuk TikTok . Kemudian Transaksi di WeChat untuk mentransfer dana atau memproses pembayaran di Amerika Serikat juga akan dilarang.

Selain itu, menyediakan atau menghosting lalu lintas internet, jaringan pengiriman konten, transit internet, atau layanan peering yang terkait dengan WeChat mulai hari Minggu 20 September 2020 adalah tindakan ilegal.

Departemen Perdagangan AS mengatakan, dapat memberlakukan larangan tambahan terkait dengan aplikasi “seandainya Pemerintah AS menentukan bahwa perilaku ilegal WeChat atau TikTok direplikasi oleh aplikasi lain di luar cakupan perintah eksekutif ini”.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Siap Aliri Energi...
China Siap Aliri Energi dari Luar Angkasa ke Mobil Listrik
Merek China Zonsen Siap...
Merek China Zonsen Siap Selamatkan Aprilia RSV 1000
Gandeng DJI, BYD Hadirkan...
Gandeng DJI, BYD Hadirkan Lingyuan Sistem Drone Canggih
Mobil Terbang Listrik...
Mobil Terbang Listrik Mulai Melesat di Jalan California
BMW Siapkan Mesin V8...
BMW Siapkan Mesin V8 untuk Pasar Timur Tengah dan Amerika
GM Tumbang di China,...
GM Tumbang di China, Bisnis 100 Tahun Hancur Akibat Revolusi Mobil Listrik
Ford Mustang GTD Spirit...
Ford Mustang GTD Spirit Hadir dengan Desain Mempertahankan Sejarah
Wuling Resmi Produksi...
Wuling Resmi Produksi Baterai Canggih di Indonesia
China Sukses Tuntaskan...
China Sukses Tuntaskan Pembangunan Terowongan Terpanjang di Dunia 22,13 Km
Rekomendasi
2 Eks Juara Dunia Comeback:...
2 Eks Juara Dunia Comeback: Caleb Plant Pamer Kekuatan, Jermall Charlo Diragukan
26 Jenderal Baru Polri...
26 Jenderal Baru Polri Dilantik Sehari sebelum Lebaran, Lengkap dengan Jabatannya
Senator AS Pecahkan...
Senator AS Pecahkan Rekor Mencela Trump dengan Pidato 25 Jam Non-Stop
Kapal Feri Terbakar...
Kapal Feri Terbakar di Perairan Banten, 12 ABK Berhasil Dievakuasi
Listrik Padam di Jagakarsa...
Listrik Padam di Jagakarsa dan Ciputat Akibat Gangguan Jaringan dan Gardu
Dihantui Tarif AS, Rupiah...
Dihantui Tarif AS, Rupiah Terancam Tembus Rp17.000 - IHSG Rontok
Berita Terkini
Aksi Anti Tesla Meluas,...
Aksi Anti Tesla Meluas, Keamanan Pemilik dan Karyawan Semakin Terancam
1 jam yang lalu
BMW F 450 GS Concept...
BMW F 450 GS Concept Mulai Dibedah sebelum Dijual Bebas
2 jam yang lalu
Porsche Luncurkan Proyek...
Porsche Luncurkan Proyek Percontohan Daur Ulang Baterai Tegangan Tinggi
4 jam yang lalu
Seragam Baru Teknisi...
Seragam Baru Teknisi Suzuki: Bukan Sekadar Ganti Baju, Tapi Revolusi Layanan Purna Jual!
21 jam yang lalu
Elon Musk Minta Dalang...
Elon Musk Minta Dalang Pengrusakan Dealer Tesla Ditangkap, Sebut Aksi Protes Sebagai Terorisme Domestik Skala Luas!
1 hari yang lalu
Protes Anti-Elon Musk...
Protes Anti-Elon Musk Mengguncang Dealer Tesla di Seluruh Dunia!
1 hari yang lalu
Infografis
13 Rudal dan Drone Iran...
13 Rudal dan Drone Iran yang Bisa Hancurkan Pangkalan AS
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved