Penjualan Kendaraan Listrik di 37 Negara Efek Melonjaknya Harga BBM
Selasa, 02 Juni 2026 - 13:01 WIB
loading...
A
A
A
Asia Tenggara mengalami peningkatan penjualan sebesar 40% menjadi 90.000 unit, dengan kendaraan listrik menyumbang 16% dari pangsa pasar otomotif di kawasan tersebut.
Penjualan kendaraan listrik di Uni Eropa (UE) pulih dari penurunan sebelumnya, meningkat sebesar 40%. Sebaliknya, Tiongkok mengalami penurunan sebesar 8% menjadi 1,33 juta unit karena pengurangan insentif pajak untuk pembelian kendaraan mulai Januari.
Penjualan kendaraan listrik di AS, di mana subsidi akan dihapuskan secara bertahap pada September 2025, juga mengalami penurunan tajam sebesar 20%.
Pertumbuhan penjualan global hanya mencapai 8% karena penurunan di dua pasar besar, yaitu AS dan Tiongkok. Namun, penjualan kendaraan listrik melonjak 50% di 148 negara lainnya, di mana tingkat adopsi kendaraan listrik mencapai rekor tertinggi sebesar 12%.
Proporsi kendaraan listrik dalam penjualan mobil baru telah melampaui 10% di 38 negara, sementara 28 negara telah melampaui ambang batas 16% yang dianggap sebagai titik balik untuk adopsi secara luas.
Di Jepang, di mana harga bensin tetap rendah berkat subsidi, penjualan kendaraan listrik meningkat sebesar 50% pada bulan Maret dan April.
Penjualan kendaraan listrik di Uni Eropa (UE) pulih dari penurunan sebelumnya, meningkat sebesar 40%. Sebaliknya, Tiongkok mengalami penurunan sebesar 8% menjadi 1,33 juta unit karena pengurangan insentif pajak untuk pembelian kendaraan mulai Januari.
Penjualan kendaraan listrik di AS, di mana subsidi akan dihapuskan secara bertahap pada September 2025, juga mengalami penurunan tajam sebesar 20%.
Pertumbuhan penjualan global hanya mencapai 8% karena penurunan di dua pasar besar, yaitu AS dan Tiongkok. Namun, penjualan kendaraan listrik melonjak 50% di 148 negara lainnya, di mana tingkat adopsi kendaraan listrik mencapai rekor tertinggi sebesar 12%.
Proporsi kendaraan listrik dalam penjualan mobil baru telah melampaui 10% di 38 negara, sementara 28 negara telah melampaui ambang batas 16% yang dianggap sebagai titik balik untuk adopsi secara luas.
Di Jepang, di mana harga bensin tetap rendah berkat subsidi, penjualan kendaraan listrik meningkat sebesar 50% pada bulan Maret dan April.
Lihat Juga :